Bale Bandung

Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan ke-119 Diresmikan

×

Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan ke-119 Diresmikan

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 H.M. Jusuf Kalla (kiri) saat menghadiri peresmian Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan di Jalan Raya Laswi Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Kamis (3/11/bb2/bbcom/.

CIPARAY,balebandung.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr. Haedar Nashir, M.Si., menyatakan akhirnya Pimpinan Pusat Muhammadiyah dapat meresmikan gedung Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan di Jalan Raya Laswi Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Kamis (3/11/2022). Rumah Sakit Muhammadiyah itu merupakan rumah sakit ke-119 yang dibangun oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan itu diberi nama Gedung H. Nafli Munaf dan pada kesempatan yang sama, juga turut meresmikan masjid di lingkungan rumah sakit tersebut yang diberi nama Masjid Nyi Ayu Adjrijanti.

“Rumah sakit ini dibangun di atas lahan 1,2 ha,” kata Haedar dalam sambutannya pada kegiatan peresmian Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan dan masjid.

Haedar berharap rumah sakit dan masjid itu kedepannya terus dirawat supaya semakin maju. Untuk kelangsungan rumah sakit itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyediakan alat kesehatan.

“Sesuai dengan harapan banyak pihak, bahwa rumah sakit ini betul-betul berkemajuan,” katanya.

Haedar juga turut mengucapkan terima kasih kepada Kapolri atas bantuan dan dukungannya, terutama dalam pelaksanaan vaksinasi secara nasional. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Bupati, Kapolda, Pangdam, yang sudah ikut mendukung dan membantu dalam pembangunan rumah sakit tersebut.

“Muhammadiyah selalu hadir dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, karena kita ingin mewujudkan bahwa Islam sebagai nilai dan ajaran dan membawa kebaikan untuk alam semesta,” katanya.

Menurutnya, kebaikan itu bukan hanya hubungan dengan Allah SWT, juga dengan sesama insan dan alam semesta.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengucapkan terima kasih karena hubungan Polri dan Muhammadiyah semakin kuat.

“Rumah sakit itu fokus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penyediaan fasilitas kesehatan, selain pendidikan dalam mewujudkan SDM unggul,” kata Listyo.

Menurut Kapolri, negara maju dengan tingkat keamanan terjamin, dan rendahnya pengangguran. Disamping itu, negara maju dengan kemajuan saint dan teknologi.

“Tak kalah penting fasilitas kesehatan yang memadai. Muhammadiyah mengawal dan memberikan kontribusi dan menjadi Indoenaia yang maju pada 2045,” katanya.

Kapolri pun mengungkapkan, Indonesia masih membutuhkan 1000 rumah sakit, sehingga ditunggu karya besar Muhammadiyah. Ia berharap Muhammadiyah bisa bangun rumah sakit internasional.

“Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan salah satu kebutuhan yang sangat penting dan vital untuk pelayanan kesehatan, apalagi RS masih kurang,” Listyo.

Ia pun menyebutkan di rumah sakit itu tentunya ada fasilitas lengkap, mulai dari dokter umum, dokter spesialis, dan bisa menolong masyarakat disaat menghadapi krisis. Keberadaan rumah sakit itu, bisa menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 HM. Jusuf Kalla mengungkapkan, terkait dengan beramal dan ekonomi umat harus semakin baik.

“Amal manusia sangat penting, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan amal ibadah yang lainnya. Upaya kita memajukan masyarakat secara keseluruhan,” kata Jusuf Kalla.

Ia pun melihat rumah sakit makin berkembang. Baik itu rumah sakit milik pemerintah, Polri, TNI maupun pemerintah daerah, selain rumah sakit swasta.

“Dulu rumah sakit dibangun tujuan sosial. Sekarang rumah sakit jadi jaringan bisnis, bagian industri kesehatan. Berkembang jaringan rumah sakit,” katanya.
Menurut Jusuf Kalla, rumah sakit jadi jaringan bisnis sehingga menimbulkan pertumbuhan. Hal penting rumah sakit itu, tenaga media, dokter, dan teknologi.
“Jaringan rumah sakit di luar pemerintah, paling luas Rumah Sakit Muhammadiyah,” katanya.

Jusuf Kalla pun mengungkapkan kenapa rumah sakit makin besar dan dibutuhkan. “Karena jumlah penduduk makin banyak. Kesadaran orang berobat lebih tinggi. Sistem pelayanan lebih baik,” katanya.

Menurutnya, Rumah Sakit Muhammadiyah memiliki kesempatan untuk maju. Apalagi saat ini teknologi berkembang cepat, dan rumah sakit tak memperbaiki, akan ketinggalan.

“Mudah mudahan ini akan berkembang kesejahteraan dan kebaikan kita semua,” katanya.

Ketua Panitia Pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah Dr H Agus Taufiqurrohman mengatakan rumah sakit ini diinisiasi langsung Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir atas kecintaan tanah leluluhur di mana ia dibesarkan di Bandung Selatan.

“Alhamdulillah pada 23 Januari 2022, rumah sakit ini dilaksanakan groundbreaking. Kurang lebih dalam kurun waktu 9 bulan 10 hari, bangunan rumah sakit ini siap diresmikan. Setelah peresmian dilanjutkan proses administrasi agar di awal tahun 2023 sudah beroperasi melayani masyarakat Bandung Selatan.

“Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan diproyeksikan terus dikembangkan dan disesuaikan dengan pelayanan masyarakat,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah berharap masyarakat di lingkungan menjadi bagian yang tak terpisahkan membesarkan Rumah Sakit Bandung Selatan. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Menanggapi informasi mengenai pemeringkatan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) pemerintah daerah yang dipublikasikan akun Instagram @jabarstat pada Rabu (16/9/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung perlu meluruskan informasi tersebut dengan merujuk pada hasil pengukuran resmi IKK Tahun 2025 yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 737/K.1/HKM.02.2/2025. Dalam publikasi @jabarstat tersebut, Kabupaten Bandung […]

Bale Bandung

ARJASARI, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Cimentrik Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Rabu (16/9/2026). Bantuan yang diberikan berupa logistik keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga setelah mengalami musibah tempat tinggalnya kebakaran. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bandung terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Penyaluran […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pemerintah Desa Sangiang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk periode Juli, Agustus dan September. Penyaluran berlangsung di Aula Desa Sangiang, Rabu 16 September 2026 yang dihadiri Camat Rancaekek Gugum Gumilar bersama jajaran pemerintah desa serta masyarakat penerima bantuan. Gugum mengatakan penyaluran BLT Dana […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Untuk membantu warga dan kader PKK yang rumahnya dalam kondisi tak layak huni, BAZNAS Kabupaten Bandung membantu rehab dua unit rumah. BAZNAS kabupaten Bandung juga memberikan 2.000 kupon diskon pembelian paket sembako murah untuk warga kurang mampu di Kelurahan Sulaiman dan sekitarnya Sebanyak 7.000 kader PKK Kabupaten Bandung berkumpul dalam Jambore Kader […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung ternyata tidak hanya bertumpu pada pajak yang dipungut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sejumlah layanan publik dan aset pemerintah yang dikelola organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi sumber penerimaan. Data Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kabupaten Bandung 2025 yang bersumber dari BKAD menunjukkan realisasi retribusi daerah mencapai 99,38 […]

Bale Bandung

balebandung.com – Bahasa Al-Qur’an tidak selalu menyampaikan hukum secara langsung. Ada ungkapan-ungkapan yang tampak halus dan tidak eksplisit, tetapi justru memiliki konsekuensi hukum yang penting. Dari persoalan inilah buku Dari Bahasa ke Hukum: Kinayah Al-Qur’an, Kognisi, dan Nalar Fikih karya Yusuf Ali Tantowi, Syihabuddin, dan Dadang Sudana bergerak. Buku ini mencoba mempertemukan kajian bahasa Al-Qur’an, […]