Bale Kota BandungPamong

Satpol PP Kota Bandung Kelabakan Urusan PKL

penataan_PKL_alun-alun1BANDUNG – Satpol PP Kota Bandung harus bekerja ekstra saat Ramadhan 2017 kemarin. Jumlah pedagang kaki lima (PKL) yang menyerbu Kota Bandung meningkat secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Satpol PP Kota Bandung Dadang Iriana, menjamurnya PKL terutama di kawasan Alun-alun Bandung mengakibatkan meningkatnya jumlah pelanggaran. Bahkan Satpol PP setiap hari selama bulan Ramadhan setidaknya menindak tiga pelanggaran yang terjadi.

“Dengan semakin banyaknya PKL tentu meningkat juga pelanggarannya. Bahkan setiap hari rata-rata ada tiga pelanggaran selama bulan Ramadhan,” ungkap Dadang, Selasa (4/7/17).

Mayoritas pelanggaran tersebut terjadi di zona merah atau area yang dilarang untuk berjualan. Bahkan Satpol PP pun tak segan untuk memberikan sanksi berupa denda kepada PKL mulai dari Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

“Tentu kita sanksi secara tegas. Karena kalau tidak begitu, nanti tidak akan terus berulang. Tapi alhamdulillah tahun ini kondusif tidak terjadi kericuhan seperti tahun lalu,” kata dia.

Bahkan Satpol PP pun kini tak hanya diam untuk menindak para PKL yang bandel. Petugas tersebut akan mengejar jika mendapati PKL yang mencoba untuk menghindari atau lari saat kedapatan berjualan di zona merah.

“Mulai sekarang kita akan mengejar pelanggar dan tidak akan ada lagi pembiaran. Biasanya kalau ada aparat Satpol PP mereka lari ke basement, sekarang kita kejar ke sana sampai dapat kami sita dan kami kenakan biaya paksa,” pungkasnya.

Dadang menyatakan hal itu dilakukan sebagai upaya implementasi atas Perda Kota Bandung No. 11 tahun 2005 tentang K3 (Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan).

Selain itu, Satpol PP pun memberikan penyuluhan terutama kepada para pengunjung Alun-alun Bandung yang kerap makan bersama atau botram. Pasalnya pada libur Lebaran kemarin, taman tematik yang berada di jantung Kota Bandung tersebut menjadi lautan sampah.

“Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak buang sampah sembarang usai makan atau minum. Karena di area sini juga telah disediakan tempat sampah yang bisa juga digunakan oleh PKL,” himbaunya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close