Bale Bandung

Selai Pisang Cikancung Capai Omset Rp 15 Juta/Minggu

×

Selai Pisang Cikancung Capai Omset Rp 15 Juta/Minggu

Sebarkan artikel ini

Sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang selama ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bandung, telah mampu mendongkrak perekonomian masyarakat secara drastis di beberapa wilayah Kabupaten Bandung.

Salah satunya, seperti yang dirasakan oleh 520 orang pelaku usaha yang memproduksi selai pisang, di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung. Sebelum mendapatkan dukungan program pemerintah, para pelaku usaha yang tergabung dalam satu kelompok, yang tiap kelompoknya beranggotakan 10 orang ini, hanya bisa mendapatkan omset sebesar Rp 4 juta per minggunya.

Namun setelah mendapatkan dukungan berupa suntikan dana dari Program Sabilulungan Pemberdayaan Masyarakat(PSPM), sebagai pendamping Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), para pelaku usaha ini sekarang bisa mendapatkan omzet hingga Rp 15 juta bahkan lebih setiap minggunya.

Hal ini bisa terwujud tak lepas dari peran utama Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Mitra Sadaya Kecamatan Cikancung, sebagai pengelola program, serta dukungan penuh pihak Kecamatan Cikancung, sebagai perwakilan pemerintah Kabupaten Bandung.

Keberhasilan (UPK) Mitra Sadaya Kecamatan Cikancung, dalam mengelola program pemberdayaan ini, dihadiahi predikat “Unit Pengelola kegiatan terbaik se-Kabupaten Bandung” dari sisi administrasi dan manajemen pengembalian uang kredit dari para pelaku usaha, ke pihak pengelola.

Ketua UPK Mitra Sadaya, Asep Wikanda didampingi Sekretaris Kecamatan Cikancung Edi Kusnadi menjelaskan, pada awalnya UPK Mitra Sadaya dipercaya mengelola dana awal hanya sebesar Rp1,3 miliar pada tahun 2009.

“Sekarang dana serta aset yang kami kelola sudah mencapai Rp18.850.000.000, itu dihitung dari jumlah yang bergulir selama lima tahun dari tahun 2009 hingga 2014,” ungkap Asep kepada Balebandung.com, di Kantor Kecamatan Cikancung, Kamis (14/1/16).

Asep menambahkan, UPK Mitra Sadaya juga kini mendapatkan tambahan anggaran dari pemerintah sebesar Rp 187 juta dari total anggaran Rp 2,5 miliar untuk 13 kecamatan di Kab. Bandung. Pada awal pengembangan usaha, setiap warganya mendapatkan pinjaman modal usaha sebesar Rp 500 ribu per anggota atau Rp 5 juta per kelompok.

“Karena pada umumnya berhasil, maka setiap kelompok usaha diberikan peningkatan plafon kredit sebesar Rp 20 juta. Dengan adanya program ini sangat membantu masyarakat dalam peningkatan perekonomian,” kata Asep.

Oleh sebab itu pengurus UPK semakin giat melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha lainnya, agar bisa seperti pelaku usaha selai pisang, yang telah merasakan manfaatnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIWIDEY, balebandung.com – Warga Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung mengaku senang gembiri serta menggelar syukuran dengan berdo’a dan makan bersama di pinggir sebuah perkebunan teh dan pinus. Jalan perbatasan yang menghubungkan Kecamatan Ciwidey dan Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini kondisinya sudah mulus. Bupati Bandung Dadang Supriatna yang mengusulkan pembangunan jalan perbatasan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Bandung ditargetkan dihadiri hingga 20 ribu peserta. Kegiatan yang dipusatkan di Lapang Upakarti, Soreang, pada Kamis, 22 Oktober 2026, itu akan dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bandung. Ketua Panitia Peringatan HSN 2026, KH Aang Syamsul Ulum, mengatakan daftar kehadiran sementara […]

Bale Bandung

ARJASARI, balebandung.com –Kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat kembali diwujudkan. Danpussenif Letjen TNI H. Iwan Setiawan, S.E., M.M. melaksanakan peresmian Jembatan Gantung Perintis Garuda Citiis Desa Baros disertai pembagian sembako kepada masyarakat setempat. Peresmian jembatan yang menghubungkan Desa Baros dengan Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung tersebut berlangsung pada Rabu (14/10/2026) dan dihadiri Camat Arjasari, Kepala […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com — Komisioner Komisi Yudisial (KY) sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Prof. Dr. Andi M. Asrun, SH, MH, membantah tudingan mengintervensi perkara tanah di Pengadilan Negeri (PN) Labuan Bajo. Ia menegaskan, kunjungannya ke pengadilan tersebut pada April 2026 berkaitan dengan pengaduan mengenai hambatan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, bukan […]

Bale Bandung

SOREANG, Balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung meraih predikat “Sangat Baik” dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026. Dengan nilai 94,83, Kabupaten Bandung berada di peringkat kedua kategori kabupaten/kota se-Jawa Barat dan peringkat ke-14 kategori kabupaten se-Indonesia. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengikuti Wisuda Gelombang IV Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tahun 2026 yang berlangsung pada 13–16 Oktober 2026 di Gedung Gymnasium UPI, Bandung. Momentum ini menjadi penanda pencapaian akademik sekaligus awal tanggung jawab baru untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam perjalanan […]