Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaBale BandungSeni Tradisional Sambut Kang DN dan Kang 3G di Bale Rame

Seni Tradisional Sambut Kang DN dan Kang 3G di Bale Rame

Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol. dan H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., usai dilantik di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/2) by Ago Humas Pemkab Bandung
Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol. dan H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., usai dilantik di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/2) by Ago Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Sehari setelah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/2/16), H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol. dan H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., Kamis pagi (18/2/16) akan menandatangani berita acara serah terima jabatan dari Penjabat Bupati Bandung H. Perry Soeparman, S.H., M.M., M.Si. di Bale Rame Sabilulungan Soreang.

Sebelum melakukan penandatanganan berita acara sertijab, Dadang Mochamad Nasser (DN) dan Gun Gun Gunawan (3G) akan menerima ‘Pangbagea’ (penyambutan) dari warga Kabupaten Bandung. Berbagai kesenian tradisional seperti ‘Badawang’ dan ‘Liong’ dipastikan bakal turut menyemarakkan helaran penyambutan.

“Prosesi helaran pangbagea ini telah disusun secara lengkap oleh Dinas P dan K Kabupaten Bandung,” ucap Kabag Humas Setda Kabupaten Bandung Achmad Kosasih, S.Ip., M.Si.

Sebelum tiba di Bale Rame Sabilulungan, Kang DN dan Kang 3G dijadwalkan akan menaiki Kareta Kencana dari pelataran Rumah Dinas Bupati Bandung. Sementara di Bale Rame, panitia telah menyusun oratorium ‘Dalem Bandung’ dalam bentuk sendratari dan pagelaran sejarah serta kilas balik Dalem Bandung Dadang Naser.

Kabag Humas Akos, sapaan Achmad Kosasih menyebutkan, kegiatan pokok pada acara tersebut yaitu penandatanganan serah terima jabatan, penyerahan cindera mata, dilanjutkan dengan pemberian sambutan dari Penjabat Bupati Bandung H. Perry Soeparman dan Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Nasser.

“Setelah kegiatan pokok selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan sekaligus sebagai tanda syukuran,” terang Akos.

Dalam masa pemerintahannya lima tahun ke depan, Dadang Nasser dinilai oleh sebagian masyarakat akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Mulai dari bertambahnya jumlah penduduk, penataan Kota Soreang sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Bandung, revitalisasi pasar tradisional, penyediaan lapangan kerja, di samping tantangan dalam pengurangan angka kemiskinan.

“Pada periode lima tahun ke belakang, Pak Dadang cukup berhasil dalam penyediaan infrastruktur jalan, irigasi dan perbaikan rumah tidak layak huni. Saya yakin untuk lima tahun ke depan infrastruktur jalan ini masih tetap menjadi fokus Pak Dadang karena hal itu paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Koswara (46), seorang pedagang onderdil sepeda motor asal Majalaya.

Tersedianya jalan tol Soreang-Pasirkoja yang dijadwalkan selesai dibangun Juni 2016, dianggap bisa menjadi pemicu makin menggeliatnya dunia usaha di Kabupaten Bandung. Seperti diketahui, potensi ekonomi Kabupaten Bandung selama ini banyak bergerak di bidang produk tekstil, pertanian dan perkebunan disamping obyek wisata.

“Paling tidak obyek wisata di seputar Bandung Selatan akan semakin banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah, karena akses jalan tol Soroja sebentar lagi selesai dibangun,” harap Koswara.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI