Bale Bandung

Seni Tradisional Sambut Kang DN dan Kang 3G di Bale Rame

×

Seni Tradisional Sambut Kang DN dan Kang 3G di Bale Rame

Sebarkan artikel ini
Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol. dan H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., usai dilantik di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/2) by Ago Humas Pemkab Bandung
Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol. dan H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., usai dilantik di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/2) by Ago Humas Pemkab Bandung
Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol. dan H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., usai dilantik di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/2) by Ago Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Sehari setelah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/2/16), H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol. dan H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., Kamis pagi (18/2/16) akan menandatangani berita acara serah terima jabatan dari Penjabat Bupati Bandung H. Perry Soeparman, S.H., M.M., M.Si. di Bale Rame Sabilulungan Soreang.

Sebelum melakukan penandatanganan berita acara sertijab, Dadang Mochamad Nasser (DN) dan Gun Gun Gunawan (3G) akan menerima ‘Pangbagea’ (penyambutan) dari warga Kabupaten Bandung. Berbagai kesenian tradisional seperti ‘Badawang’ dan ‘Liong’ dipastikan bakal turut menyemarakkan helaran penyambutan.

“Prosesi helaran pangbagea ini telah disusun secara lengkap oleh Dinas P dan K Kabupaten Bandung,” ucap Kabag Humas Setda Kabupaten Bandung Achmad Kosasih, S.Ip., M.Si.

Sebelum tiba di Bale Rame Sabilulungan, Kang DN dan Kang 3G dijadwalkan akan menaiki Kareta Kencana dari pelataran Rumah Dinas Bupati Bandung. Sementara di Bale Rame, panitia telah menyusun oratorium ‘Dalem Bandung’ dalam bentuk sendratari dan pagelaran sejarah serta kilas balik Dalem Bandung Dadang Naser.

Kabag Humas Akos, sapaan Achmad Kosasih menyebutkan, kegiatan pokok pada acara tersebut yaitu penandatanganan serah terima jabatan, penyerahan cindera mata, dilanjutkan dengan pemberian sambutan dari Penjabat Bupati Bandung H. Perry Soeparman dan Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Nasser.

“Setelah kegiatan pokok selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan sekaligus sebagai tanda syukuran,” terang Akos.

Dalam masa pemerintahannya lima tahun ke depan, Dadang Nasser dinilai oleh sebagian masyarakat akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Mulai dari bertambahnya jumlah penduduk, penataan Kota Soreang sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Bandung, revitalisasi pasar tradisional, penyediaan lapangan kerja, di samping tantangan dalam pengurangan angka kemiskinan.

“Pada periode lima tahun ke belakang, Pak Dadang cukup berhasil dalam penyediaan infrastruktur jalan, irigasi dan perbaikan rumah tidak layak huni. Saya yakin untuk lima tahun ke depan infrastruktur jalan ini masih tetap menjadi fokus Pak Dadang karena hal itu paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Koswara (46), seorang pedagang onderdil sepeda motor asal Majalaya.

Tersedianya jalan tol Soreang-Pasirkoja yang dijadwalkan selesai dibangun Juni 2016, dianggap bisa menjadi pemicu makin menggeliatnya dunia usaha di Kabupaten Bandung. Seperti diketahui, potensi ekonomi Kabupaten Bandung selama ini banyak bergerak di bidang produk tekstil, pertanian dan perkebunan disamping obyek wisata.

“Paling tidak obyek wisata di seputar Bandung Selatan akan semakin banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah, karena akses jalan tol Soroja sebentar lagi selesai dibangun,” harap Koswara.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabel bawah laut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang lalu lintas data kawasan Asia-Pasifik. Namun, penguatan jaringan tersebut tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Indonesia juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi, regulasi hingga pengelolaan jaringan subsea. Kebutuhan itu menjadi fokus Connexus 2026: Limitless Waves (Bandung Series) yang digelar Telkom University (Tel-U) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan belanja daerah Rp5,30 triliun dalam Rancangan APBD 2027. Angka tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi pendapatan daerah yang berada di level Rp5,16 triliun, sehingga APBD 2027 dirancang mengalami defisit Rp145 miliar. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ruang fiskal Kabupaten Bandung dalam menjalankan program pembangunan tahun depan. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tidak berhenti pada seremoni. Warga justru menjadikan malam puncak perayaan sebagai panggung budaya dengan menghadirkan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 5 dengan Dalang Kiki Mardani Subasrana Sunarya yang diselenggarakan Karang Taruna RW 03 Desa Sukamenak. Pagelaran tersebut digelar di Lapang RT […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti menilai Latihan Kader Dasar (LKD) menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kader sekaligus membangun organisasi yang lebih solid hingga tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan Susanti saat menghadiri LKD PC Fatayat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengajak jajaran MWC NU Rancaekek memperkuat gerakan berbagi dan mengedukasi masyarakat agar menjadi “tangan di atas”, yakni mereka yang mampu memberi dan membantu sesama. Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pimpinan Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, mendorong MWC NU Kecamatan Rancaekek tampil lebih responsif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Dai Nanang, NU tidak boleh hanya menjalankan pola organisasi yang sudah ada. Kader dan pengurus NU harus cepat membaca perubahan serta menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga. […]