Bale CimahiHankam

Sopir Perkosa ABG di Dalam Angkot

 Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana saat ekspos pemerkosaan di Mapolres Cimahi, Kamis (14/9/17).
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana saat ekspos pemerkosaan di Mapolres Cimahi, Kamis (14/9/17).

CIMAHI – EN (15) warga Kota Bandung menjadi korban pemerkosaan sopir angkutan umum jurusan Cijerah-Sederhana berinisial RH, 23. Pemerkosaan itu terjadi di dalam angkot yang dikemudikan pelaku yang saat itu melintas di Jalan Tol Pasteur KM 4 yang mengarah ke Baros, Kota Cimahi, Selasa (12/9).

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana mengatakan, kasus ini terbongkar setelah petugas PJR melihat ada perempuan yang sedang berjalan di jalan tol. Saat didatangi ternyata dia mengaku jadi korban perkosaan dan langsung ditinggalkan begitu saja oleh pelaku.

“Jadi setelah diperkosa korban ini ditinggalkan di jalan tol,” kata Rusdy kepada wartawan di Mapolres Cimahi, Kamis (14/9/17).

Kejadian itu berawal saat korban hendak pulang ke rumahnya di wilayah Padalarang. Lalu korban yang tengah berada di Pasteur menaiki angkot jurusan Cijerah – Sederhana yang dikemudikan oleh pelaku RH. Setelah dalam perjalanan, korban ingin turun karena sudah sampai di tujuannya untuk berganti angkot. Namun pelaku tidak mengizinkan korban turun dan justru membawanya ke dalam Tol Pasteur Bandung.

Di KM 4, angkot berhenti dan pelaku mengajak korban bersetubuh. Mulanya korban menolak dengan cara menggigit tangan dan mendorong korban. Tapi karena diancam akan ditinggalkan di jalan tol korban takut dan akhirnya tak bisa melawan. “Korban diancam kekerasan oleh pelaku sehingga akhirnya takut dan menuruti kemauan pelaku,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 dan atau 82 Undang-Undang (UU) No 17 tahun 2017 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” tandas Kapolres. (dul)

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close