Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaBale KBBMinat Warga Bikin Akta Kematian Masih Rendah

Minat Warga Bikin Akta Kematian Masih Rendah

ilustrasi/net
ilustrasi/net

NGAMPRAH – Keinginan warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk membuat akta kematian masih minim. Bahkan dari data sepanjang tahun lalu hanya ada 60 orang yang mengajukan pembuatan akta kematian ini.

“Tahun lalu hanya ada 60 pemohon akta kematian. Itu menandakan jika akta kematian ini belum jadi prioritas bagi masyarakat, selain tentunya kesadaran mereka untuk membuat akta ini pun masih rendah,” ungkap Kepala Disdukcasip KBB, Wahyu Diguna, Selasa (29/3/16).

Wahyu menjelaskan Akta Kematian sama pentingnya dengan akta kelahiran. Sebab dengan memiliki akta kematian, maka akan menjadikan administrasi kependudukan lebih terdata. Karena warga yang sudah meninggal namun tidak dilaporkan, maka namanya akan tetap tercatat dalam data kependudukan.

Selama ini biasanya warga baru menguruskan akta kematian setelah dibutuhkan buat dokumen kelengkapan persyaratan pensiun baik PNS, dan TNI/Polri, pengurusan asuransi, maupun sebagai  pemberitahuan ke bank. Sementara bagi warga yang di luar profesi PNS, TNI/Polri, maupun instansi lainnya tidak mengganggap penting pembuatan akta kematian.

Warga yang berprofesi di luar itu baru akan mengurus akta kematian jika akan melengkapi dokumen ahli waris. Dan kalaupun dilakukan, paling hanya sebatas sampai desa atau kecamatan saja tidak hingga ke kabupaten. “Guna mendongkrak hal ini kami terus melakukan sosialisasi ke masyarakat, bahwa akta kematian pun sama pentingnya dengan akta kelahiran,” pungkasnya. (fik)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI