Bale Jabar

Terduga Penyebar Video Porno Sumedang Terus Diburu

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo, saat ungkap kasus di Mapolres Sumedang, Rabu (11/9/19).

SUMEDANG, Balebandung.com – Polres Sumedang Melalui Sat Reskrim terus melakukan penyelidikan atas beredarnya video porno di Kabupaten Sumedang. Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Dede saat dihubungi menjelaskan pihaknya masih terus menyelidiki sejumlah orang terduga pemain dan penyebar video.

“Terduga pemain juga kita dalami, dan tentu penyebar video ini juga masih kita kejar,” paparnya, Rabu (11/9/19). Kasatreskrim menambahkan para terduga pelaku masih warga Kabupaten Sumedang. “Sejauh ini semuanya warga Sumedang,” jelasnya.

Saat ditanya apakah video yang beredar berjumlah banyak, Kasatreskrim menyatakan masih diselidiki. “Baru satu yang beredar di WhatsApp saja, belum ada video lain masih kita telusuri dulu,” tukas AKP Dede.

AKP Dede menyebut ada 25 adegan dalam video porno tersebut. “Ada 25 adegan dari dua video hasil penyelidikan kita,” sebutnya. Video pertama berdurasi 39 detik, yang kedua 3 menit.

Informasi yang dihimpun, video tersebut beredar di masyarakat sejak Sabtu 8 September 2019. Video porno yang berdurasi 39 detik itu, dilakukan di sebuah kamar yang diduga merupakan hotel atau tempat penginapan di wilayah Kabupaten Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBPA Hartoyo menjelaskan bahwa pelaku ini kesal karena YS menolak diajak menikah. “Pas mengajak menikah itu, sesudah membuat video tersebut. Karena menolak lalu disebarlah video tersebut,” jelas Kapolres di Mapolres Sumedang, Rabu (11/9).

Kapolres memastikan, video porno Sumedang ini hanya beredar di WhatsApp di Kabupaten Sumedang saja. “Saya udah cek, hanya di Sumedang saja nyebarnya, beda dengan kasus di Kabupaten Garut,” kata AKBP Hartoyo.

Sejauh ini, dari hasil penyelidikan tak ada unsur komersil. “Ga ada, hanya motif sakit hati saja,” jelasnya. Untuk YS sendiri, Polisi hanya menjadikan saksi Korban. Kapolres menegaskan bahwa YS sudah diperiksa, dan berstatus saksi. “Saksi korban statusnya,” jelasnya.

Kapolres memastikan video ini hanya menyebar di Sumedang saja. “Sudah kami lidik hanya menyebar viral di WhatsApp group wilayah Sumedang,” ujar Hartoyo.

Ia menegaskan, bagi yang meneruskan video tersebut akan dikenakan Sanksi. “Saya berharap masyarakat yang menerima video porno Sumedang stop dan tidak disebarkan kembali, karena akan ditindak secara pidana jika menyebarkan konten pornografi tersebut,” tandas AKBP Hartoyo.

Agus yang merupakan warga Kertajati Majalengka ini menjadi pelaku pembuat dan penyebar video porno bersama selingkuhannya YS. “Keduanya berkenalan di Jatigede, dan lalu berhubungan sejak April hingga Juli. Lalu putus dan Agus menyebarkam video mesumnya ke temannya dan bibi dari YS,” ungkapnya.

Agus dan YS sendiri, masing-masing sudah berkeluarga. Saat ditanya wartawan, Agus mengaku tak tahu jika YS sudah berkeluarga. “Ngakunya udah pisah, makanya saya ajak nikah,” ujar Agus. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close