Jumat, Oktober 29, 2021
BerandaBale JabarTertib Lantas Masih Kurang Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

Tertib Lantas Masih Kurang Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Moechgiyarto, SH.,M.Hum saat peluncuran Operasi Simpatik Lodaya 2016 di lapangan upacara Mapolda Jabar, Selasa (1/3). by TAM
Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Moechgiyarto, SH.,M.Hum saat peluncuran Operasi Simpatik Lodaya 2016 di lapangan upacara Mapolda Jabar, Selasa (1/3). by TAM

BANDUNG – Operasi Simpatik Lodaya 2016 resmi digelar pada upacara yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs Moechgiyarto, SH.,M.Hum di lapangan upacara Mapolda Jabar, Selasa (1/3/16).

Operasi penegakan hukum dalam merevitalisasi penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), guna menciptakan keamanan keselamatan dan ketertiban lalu lintas ini, digelar selama 21 hari mulai tanggal 1 Maret sampai dengan 21 Maret 2016 di seluruh wilayah Jawa Barat.

Adapun jumlah personel yang dilibatkan dalam Operasi Simpatik Lodaya 2016 tersebut, sebanyak 1.408 personel, yang terdiri dari 270 personel Polda Jabar, dan 1.138 personel dari Polres/Polrestabes di jajaran Polda Jabar.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs Condro Kirono,MM.,M.Hum, dalam amanatnya yang disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Moechgiyarto, SH.,M.Hum, mengatakan, konsep rencana operasi simpatik tahun 2016 ini adalah mengoptimalisasi penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) guna menciptakan lokasi penggal jalan yang tertib marka, tertib rambu, dan tertib parkir.

“Manfaat Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) saat ini masih kurang dirasakan oleh masyarakat, karena sentuhan dari stakeholder kurang optimal, sehingga pada Operasi Simpatik tahun 2016 kali ini, KTL yang sudah ada akan ditangani secara lebih terkoordinatif dan terprogram,” tegas Kakorlantas dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda Jabar. TAM

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI