Bale Bandung

Tidak Punya TPA Jadi Kendala Raih Adipura

×

Tidak Punya TPA Jadi Kendala Raih Adipura

Sebarkan artikel ini
TPA Sarimukti.ist
TPA Sarimukti.ist

SOREANG – Jelang penilaian Piala Adipura 2017 beberapa pekan mendatang, Pemkab Bandung menyiapkan lebih dari 60 titik pantau yang tersebar di empat kecamatan dan dinilai tim verifikasi Piala Adipura. Keempat kecamatan itu yakni Soreang, Katapang, Margahayu, dan Kecamatan Kutawaringin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandug, Asep Kusumah mengungkapkan penilaian dan pemantauan tahap 1 (P1) pada November 2016 sudah dilakukan kurang lebih di 60 titik pantau yang dianggap mewakili dari sisi kebersihan, sampah terolah, pengoperasian tempat pemprosesan akhir, dan RTH (ruang terbuka hijau).

Pada 2017 ini, kata Asep, tidak ada penilaian atau pemantauan tahap 2 (P2) tapi langsung ke verifikasi. Pendekatan verifikasi adalah bagi kabupaten atau kota yang sudah disiapkan menjadi kandidat berdasarkan hasil P1.

“Kalau kita lihat nilai, upaya masyarakat penanggung jawab titik pantau dan pemda sudah cukup baik, karena kita sudah punya nilai yang cukup besar hingga 66,30 poin,” ungkap Asep kepada wartawan, Jumat (25/3/17).

Menurutnya syarat meraih Adipura minimal mencapai 75 poin. “Nah, kita tanpa TPA nilainya sudah 75,52. Harusnya kita sudah dapat meraih Adipura,” imbuhnya.

Sayangnya sejak Juli 2016, Kabupaten Bandung bergabung menggunakan TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat, menyusul tidak diperpanjangnya TPA Babakan di Kecamatan Ciparay. Sementara TPA Sarimukti dinilai Kementerian Lingkungan Hidup sudah over kapasitas.

Bukan Kabupaten Bandung saja, semua pemda di Bandung Raya termasuk Kota Bandung dan Kota Cimahi, tanpa punya TPA memang drastis penurunannya hingga 66,30 poin karena salah satu komponen penilaian Adipura adalah tersedianya TPA. “Kalau tahun lalu kita dapat nilai 72 saat masih punya TPA Babakan,” kata Asep.

Ia menngungkapkan pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan dengan Badan Pengelolaan Sampah Regional (BPSR), Pemprov Jabar dan kabupaten kota di Bandung Raya, untuk memperbaiki kondisi di TPA Sarimukti agar bisa memenuhi standar Kementrian Lingkungan Hidup.

“Semoga di penilaian verifikasi kita ada peningkatan nilai yang bisa membantu kita mendapatkan motivasi baru, karena Adipura bukan sekedar sertifikat, tapi juga motivasi kita bahwa upaya ini sudah baik” ucap Asep.

Sebelumnya saat rapat koordinasi dan evaluasi Adipura, di Balesawala Soreang, Bupati Bandung Dadang Naser menyebutkan ada 60 orang kader lingkungan yang nantinya akan disebar di 4 kecamatan. Bupati berharap dengan dilakukannya program ini, peningkatan kinerja pengelolaan dan mekanisme mengenai lingkungan bisa berdampak bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung.

Penghargaan Adipura meliputi Adipura Buana untuk kabupaten/kota yang memiliki kinerja pengelolaan lingkungan yang baik. Penggabungan unsur sosial dengan lingkungan untuk membentuk wilayah layak huni, tercermin dari masyarakat yang peduli lingkungan.

Selanjutnya, kategori Adipura Kirana untuk kinerja pengelolaan yang menggabungkan lingkungan sosial, ekonomi, transparansi, akuntabilitas, mandiri, dan tanggungjawab. Sedangkan Adipura Paripurna diberikan pada kabupaten/kota yang memenuhi syarat sebagai wilayah berkelanjutan dan merupakan penghargaan tertinggi.

Yang ketiga yakni Bhakti Adipura diberikan pada tokoh perseorangan yang berkontribusi tinggi dalam pengembangan dan penerapan Adipura secara nasional. Sedangkan Sertifikat Adipura diberikan pada yang memiliki peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan yang signifikan. [iwa]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]