Bale JabarOlahraga

Tim Karate Jabar Kantongi Bekal Berharga dari Piala Kasad

Logo PON 2016BANDUNG – Karate Jawa Barat mengukir sejarah manis di perhelatan Piala Kasad 2016, yang berlangsung di Provinsi Jambi 28-30 April 2016. Untuk pertama kalinya, Intan Nurjanah dan kawan kawan itu, membawa pulang gelar juara umum yang dinanti selama 13 tahun, sejak single event tahunan ini digelar.

Pencapain ini diraih melalui perolehan empat medali emas nomor kumite (pertarungan) yang ditorehkan Intan Nurjanah (-61kg putri), Maruli Butar-Butar (-67 kg putra), Sandy Firmansyah (-75 kg putra), dan Romario Satiamu (-84 kg putra). Selain itu, Jabar juga meraih dua medali perak atas nama Rizal (kumite +84 kg putra) dan kata beregu putri atas nama Vega, Intan dan Ade Sendy. Sementara itu, tiga medali perunggu diraih Jihan Fitria (kumite -55 kg putri), Riska Anisa (kumite -50 kg putri), dan Kata beregu Putra atas nama Rivaldy, Kennedy dan Geovani.

Bukan hanya gelar juara umum, prestasi karate Jabar yang membanggakan ini dilengkapi dengan gelar Best of The Best kumite putra yang disandang Maruli Butar butar (-67 kg) setelah terjadi all Jabar final melawan Sandy Firmansyah (kelas 75 kg putra). Sebenarnya, Jabar bisa menambah pundi-pundi emas nya, jika menurunkan tim utama untuk kelas kata beregu putri yang kini berlabel atlet  Pelatnas dan Imam Tauhid (kelas -55 kg).

Namun, untuk tim utama kelas beregu putri urung diturunkan dengan pertimbangan strategi Jabar, sedangkan Imam Tauhid berhalangan tampil sebab dicekal Pengurus Besar (PB) Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI), karena dinilai bermasalah dalam hal administrasi. Ternyata dengan dicekalnya Imam Tauhid membakar semangat juang para karate Jawa Barat. Bahkan setelah karateka Jabar mendapatkan medali, mereka mendedikasikannya untuk Imam Tauhid. Ini dibuktikan dengan satu per satu karateka Jabar mengalungi Iman dengan medali yang diraih Maruli dan kolega.

“Ini gelar pertama Piala Kasad untuk Jabar, yang diraih dengan penuh semangat, amanah, dan soliditas yang kuat dari tim karate Jabar,” ucap Arif Hardiana, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi FORKI Jabar, ketika dihubungi wartawan via sambungan telepon, Minggu (1/5/2016).

Kendati berhasil membawa pulang gelar juara, namun tim karate Jabar tak lekas jumawa. Justru, kata Arif, arena sesungguhnya nanti di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang akan bergulir pada September tahun ini.  “Piala Kasad ini memang menjadi gambaran kekuatan PON, tapi kami jangan lengah, harus tetap dievaluasi,” ujarnya.

Menurut Arif, masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, yakni kepercayaan diri yang berlebihan.  “Juara di event ini memang menambah kepercayaan diri, tapi jangan berlebihan,” tegasnya.[bar]

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close