Selasa, Oktober 19, 2021
BerandaBale BandungTPT Ambruk Timpa Rumah Warga Ciparay

TPT Ambruk Timpa Rumah Warga Ciparay

ilustrasi TPT
ilustrasi TPT

CIPARAY – Derasnya hujan yang mengguyur kawasan Desa/Kecamatan Ciparay, Kab. Bandung, membuat tembok penahan tanah (TPT) ambruk akibat tak kuat menahan arus air hujan. Material tembok menimpa rumah semi permanen milik Suhara, (33) warga Kp. Ciheulang Tonggoh RT 03/RW 18, Desa Ciheulang, Kec. Ciparay, Kab. Bandung, sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (27/4) lalu.

Beruntung pada saat kejadian Suhara bersama istri dan anaknya sedang di rumah kakaknya yang tidak jauh dari lokasi. “Saat itu hujan begitu deras. Beruntung saat kejadian saya bersama keluarga sedang tidak di rumah,” ungkap Suhara kepada wartawan di kediamannya, Kamis (28/4/16).

Kerusakan rumahnya terjadi pada bagian belakang sampai kondisinya miring ke depan. Guna mengantisipasi terjadinya ambruk, ia dibantu tetangga menahan bagian atas rumah dengan beberapa kayu. Namun untuk perbaikan rumahnya tersebut harus direhab total. Sebab meski ditopang kayu, ada beberapa bagian yang sudah mengalami kerusakan.

Kini Suhara dan keluarganya tidak berani menempati rumah tersebut sebab kondisi rumah sudah miring. Jika hujan turun kembali, tidak menutup kemungkinan rumahnya bakal ambruk. “Alhamdulilah, pemerintah desa setempat sudah datang ke lokasi dan mau memberikan bantuan. Diharapkan bantuan tersebut secepatnya bisa terealisasi,” harapnya.

Kades Ciheulang Sahidin. S.Pd mengatakan, kejadian tersebut pertama kali terjadi di wilayahnya. Mendapatkan laporan kejadian itu pihaknya bersama warga langsung melakukan upaya-upaya, diantaranya melakukan pembersihan puing-puing TPT yang menimpa rumah warga, serta menopang atap rumah untuk sementara dengan menggunakan kayu agar rumah tersebut tidak ambruk dan menimpa rumah lainnya.

Sahidin menerangkan ambruknya TPT dipicu pergerakan tanah karena terdorong aliran arus air hujan yang besar. Langkah pertama yang dilakukan menurutnya yakni dengan terlebih dahulu mengevakuasi keluarga korban ke rumah saudara dan mengangkut barang-barang yang masih dan layak digunakan. Lantas pihak desa bersama warga secara bergotong-royong membersihkan puing-puing TPT yang ambruk.

“Untuk lebih lanjut, perbaikan akan segera dilakukan, dengan dimasukan ke program pemerintah rumah tidak layak huni. Kami dari pemerintah desa, akan membantu perbaikan rumah yang mengalami kerusakan,” kata Sahidin.

Selain perbaikan rumah yang rusak, selanjutnya ia bersama warga akan melakukan perbaikan dengan pelebaran drainase yang ada. Untuk resapan air, pihaknya terus melakukan penghijauan di sekitar wilayah kawasan tersebut. Terlebih di kawasan ini kondisi tanahnya lamping dekat dengan pegunungan.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI