Bale Jabar

Wagub Minta Kemendagri Prioritaskan Pemekaran 3 DOB Jabar

×

Wagub Minta Kemendagri Prioritaskan Pemekaran 3 DOB Jabar

Sebarkan artikel ini

pemekaranBANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyampaikan harapannya kepada Kementerian Dalam Negeri agar mendahulukan pemekaran tiga Daerah Otonom Baru (DOB) di Jawa Barat yaitu pemekaran Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Sukabumi Utara dan Kabupaten Bogor Barat. Seperti diketahui Kemendagri hanya akan menyetujui untuk pemekaran daerah di seluruh Indonesia yaitu sebanyak 50 daerah pertahunnya.

“Bisa 20 tahun yang akan datang nih kalau seperti ini. Semestinya Kemendagri mendahulukan tiga daerah di Jawa Barat,” kata Wagub usai beraudiensi dengan DPD RI Komite I di Gedung Sate, Senin (18/4/16).

Deddy beralasan, tiga daerah yang diusulkan jadi DOB ini berpenduduk banyak dan wilayah yang luas. Hal ini semata-mata hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bukan untuk bagi-bagi kekuasaan.

“Untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di tempat penduduk yang luas dan padat penduduk, semestinya DOB di tiga daerah ini didahulukan,” tandasnya.

Saat ini Provinsi Jawa Barat hanya memiliki 27 kabupaten dan kota, padahal jumlah penduduknya merupakan yang terbesar di Indonesia yaitu mencapai 46 juta jiwa.

“Dengan jumlah seperti ini pemekaran kita harus lebih ditingkatkan jangan sampai ketinggalan supaya pembangunan merata di setiap daerah. Jateng saja ada 35 kabupaten kota apalagi Jatim, padahal jumlah penduduknya di bawah kita,” ungkapnya.

Namun Deddy menyebut ada dua hal penting yang harus diperhatikan bila akan mengusulkan jadi DOB, yaitu batas wilayah dan aset hasil dari pemekaran harus benar-benar jelas dan terperinci.

“Jangan sampai setelah diputuskan jadi DOB, masalah aset bertahun-tahun masih belum selesai, masih berbuntut sampai sekarang. Aset yang tadinya diperebutkan jadi mubazir tidak digunakan untuk kepentingan masyarakat, jangan seperti itu. Perlu digarisbawahi juga batas wilayah harus betul-betul konkrit, harus jelas batas daerahnya,” tutur Deddy.

Sampai saat ini ketiga berkas usulan DOB Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Sukabumi Utara dan Kabupaten Bogor Barat yang telah diusulkan sejak tahun 2014, masih berada di Komisi II DPR RI untuk pembahasan.

Sementara Ketua Komite I DPD RI Ahmad Muqowam mengatakan, pihaknya bersama Komite I akan terus mengawal usulan tiga DOB ini agar cepat disetujui. Muqowam pun mengusulkan daerah yang akan dimekarkan membuat satu pemerintahan yang sifatnya sementara. Bila sudah kurang lebih tiga tahun menjadi pemerintahan sementara dan dinyatakan lulus, maka daerah tersebut akan langsung jadi DOB. Mekanisme ini menurutnya sangat efektif untuk menilai suatu pemerintahan yang baik dan diharapkan sampai tahun 2019 metode seperti ini sudah bisa diterapkan.

“Kita sepakat ada satu pemerintahan yang sifatnya sementara. Daerah sementara itu sampai tiga tahun. Nah, selama tiga tahun itu apakah dia lulus atau tidak. Kalau lolos ya, langsung jadi DOB dan waktunya sekarang ini tahun 2016 sampai 2019 atau 2020, saya kira harus sudah ada DOB dengan mekanisme itu tadi,” terang Muqowam.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]