Bale Bandung

Warga Majalaya Siap Rawat Alun-alun Majalaya

×

Warga Majalaya Siap Rawat Alun-alun Majalaya

Sebarkan artikel ini
Alun-alun Majalaya. ist by tj

MAJALAYA, Balebandung.com – Warga Majalaya menyayangkan kondisi Alun-alun Majalaya yang kini mulai tidak mendapat perhatian dalam perawatannya. Sangat disayangkan, padahal alun-alun itu baru saja direvitalisasi.

“Sekarang air mancur warna warni saja sudah tidak berfungsi, berganti dengan odong-odong. Fungsi alun-alun harus dikembalikan sebagai sarana publik dan ruang terbuka hijau, bukan malah jadi ajang bisnis,” sesal Asep Gunawan, salah seorang tokoh masyarakat Majalaya kepada Balebandung.com, Senin (7/1/19).

Kang Asgun, sapaan Asep Gunawan, mengakui revitalisasi Alun-alun Majalaya di masa kepemimpinan Camat Majalaya Adjat Sudrajat sudah berjalan.

“Sudah bertahun-tahun revitalisasi Alun-alun Majalaya direncanakan, baru di kepemimpinan Pak Camat Adjat teralisasi. Kita warga Majalaya khususnya, tinggal memeliharanya bersama. Mengembalikan fungsi alun-alun sebagaimana mestinya,” kata Asgun.

Menurutnya, alun-alun yang baru dibenahi itu kini kondisinya jadi kumuh. Alun-alun malah jadi tempat permainan anak, korsel, sewa mobil-mobilan.

“Karena itu, insya Allah kami sepakat untuk ngabebenah kembali alun-alun.Terkendala dengan tidak adanya anggaran serta kurangnya keberanian pemerintahan Majalaya, warga Majalaya dan sekitarnya siap tertibkan dan mengembalikan alun-alun pada fungsinya,” tandas Asgun.

Alun-alun Majalaya kini dilengkapi dengan taman dan tempat bermain anak-anak. Di samping ada air mancur berupa bloom bak dan empat tugu yang ditempatkan di tiap sudut alun-alun. Namun lapangan olahraga seperti basket dan voli tetap ada, termasuk jogging track.

Di malam hari penerangan pun ditambah dengan memasang lampu merkuri dan lampu gemerlap pendukungnya. Disediakan pula tempat duduk bagi warga untuk kongkow atau nongkrong dan bersantai.

Gorong-gorong di sekitar alun-alun pun diperdalam dan diperluas. Lebih dari itu lahan alun-alun juga ditinggikan menjadi 40 sentimeter, untuk menghindari terendam banjir. Dibuatkan pula trotoar yang representatif untuk pejalan kaki atau pedestrian.

Di setiap sudut alun-alun kini tampak empat tugu mesin tekstil yang di-cover kaca tebal sebagai simbol Majalaya sebagai pusat industri tekstil Bandung. Di tugu itu juga akan dipasang sarana informasi terkait Majalaya yang sempat mengenyam kejayaan sebaga “Kota Dollar” dengan industri tekstilnya sekitar tahun 1980-an silam.

Semua itu terwujud berkat buah karya Camat Majalaya sebelumnya, Adjat Sudrajat. Tinggal warga Majalaya sendiri, apalagi ebrsama pemerintahan setempat, yang harus tetap merawat dan memeliharanya. [iwa]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabel bawah laut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang lalu lintas data kawasan Asia-Pasifik. Namun, penguatan jaringan tersebut tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Indonesia juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi, regulasi hingga pengelolaan jaringan subsea. Kebutuhan itu menjadi fokus Connexus 2026: Limitless Waves (Bandung Series) yang digelar Telkom University (Tel-U) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan belanja daerah Rp5,30 triliun dalam Rancangan APBD 2027. Angka tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi pendapatan daerah yang berada di level Rp5,16 triliun, sehingga APBD 2027 dirancang mengalami defisit Rp145 miliar. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ruang fiskal Kabupaten Bandung dalam menjalankan program pembangunan tahun depan. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tidak berhenti pada seremoni. Warga justru menjadikan malam puncak perayaan sebagai panggung budaya dengan menghadirkan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 5 dengan Dalang Kiki Mardani Subasrana Sunarya yang diselenggarakan Karang Taruna RW 03 Desa Sukamenak. Pagelaran tersebut digelar di Lapang RT […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti menilai Latihan Kader Dasar (LKD) menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kader sekaligus membangun organisasi yang lebih solid hingga tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan Susanti saat menghadiri LKD PC Fatayat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengajak jajaran MWC NU Rancaekek memperkuat gerakan berbagi dan mengedukasi masyarakat agar menjadi “tangan di atas”, yakni mereka yang mampu memberi dan membantu sesama. Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pimpinan Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, mendorong MWC NU Kecamatan Rancaekek tampil lebih responsif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Dai Nanang, NU tidak boleh hanya menjalankan pola organisasi yang sudah ada. Kader dan pengurus NU harus cepat membaca perubahan serta menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga. […]