Dipati Ukur, Pahlawan Anti-Kolonisasi Tanah Pasundan [9] : Senapati dari Kesatuan Brajanata

Balebandung.com – Tetapi memang orang itu layak menjadi pemimpin kelompok kecil para durjana itu. Hanya dalam hitungan detik, setelah menggeleng-gelengkan kepala dan memperbaiki letak dagunya, orang itu kembali berdiri. Matanya sudah menunjukkan bahwa ia tak punya harapan. Namun tak punya harapan sama sekali membuat orang tak pernah berhitung lagi mau apa yang terjadi sedetik nanti. Orang … Lanjutkan membaca Dipati Ukur, Pahlawan Anti-Kolonisasi Tanah Pasundan [9] : Senapati dari Kesatuan Brajanata