Bale Bandung

Disnaker Kab Bandung Gelar Job Fair Selama 3 Hari di Bandung Bedas Expo

×

Disnaker Kab Bandung Gelar Job Fair Selama 3 Hari di Bandung Bedas Expo

Sebarkan artikel ini

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung kembali mengggelar Job Fair dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung. Istimewanya, Job Fair kali ini digelar selama tiga hari di ajang Bandung Bedas Expo 2025, Jalan Al Fathu Soreang, mulai Kamis-Sabtu 24-26 April 2025.

Kali ini Disnaker berkolaborasi dengan 30 perusahaan yang bermitra dengan Pemkab Bandung. Para pencari kerja terlihat antusias untuk mendapatkan kesempatan bisa bekerja di sejumlah perusahaan tersebut.

Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Rukmana mengatakan, para pelamar kerja yang berkunjung ke Job Fair Bedas Expo rata-rata mencapai 300 orang per hari atau hampir 1.000 orang secara menyeluruh.

Meski sebenarnya, kata Rukmana, pelaksanaan Job Fair ini digelar secara hybrid. Artinya, para pencari kerja tak perlu lagi antri di lokasi Job Fair atau stand perusahaan, untuk melamar kerja yang diminati.

“Mereka cukup scan barcode, sudah itu selesai. Nanti tidak perlu lagi harus ngantri. Langsung wawancara juga bisa langsung dilaksanakan oleh pihak perusahaan tersebut,” ujarnya.

Rukmana menyebutkan, cukup banyak lowongan di bidang keahlian yang disiapkan sejumlah perusahaan untuk para pencari kerja. Di antaranya pada bidang teknik energi terbarukan, teknik geodesi, dan bidang lainnya. Termasuk di bidang tekstil, garmen maupun produk tekstil lainnya. Selain itu pada bidang geothermal. Ada pula yang menawarkan pelatihan kerja ke Jepang, Korea dan lain sebagainya.

“Pokoknya dari mulai lulusan SMP, SMA , dan Sarjana ada di Job Fair ini untuk para pencari kerja,” ujarnya.

Menurutnya, para pencari kerja itu, ada yang berpengalaman dan ada pula yang tidak berpengalaman atau fresh graduate (baru lulus kuliah/SMA).

“Ini salah satu bagian dari pada untuk pemenuhan penempatan para pencari kerja dengan perusahaan yang sudah punya komitmen dengan Pemerintah Kabupaten Bandung,” jelas Kadisnaker.

Rukmana mengungkapkan dalam Program 100 Kerja Bupati Bandung, juga sudah dapat terserap lapangan sekitar 8.000 orang.

“Nanti kita akan laporkan berapa orang yang sudah bekerja dan sudah diterima bekerja di perusahaan tersebut. Sampai saat ini sudah mencapai 1.500 orang, yang sudah ditempatkan dan nanti bisa sampai 8.000 orang targetnya dalam Program 100 Hari Kerja Bupati Bandung,” ungkap Rukmana.

Menurutnya, para pencari kerja bisa diterima di perusahaan itu, tidak hanya melalui Job Fair. Tetapi bisa dilaksanakan melalui perusahaan langsung yang sudah bekerja sama dengan Pemkab Bandung, khususnya dalam penempatan tenaga kerja dan lain sebagainya.

“Kita juga buat sistem baru, yaitu siap kerja bagi para pencari kerja. Di situ bisa masuk orang yang mau masuk kerja maupun pelatihan dan lain sebagainya. Target Pak Bupati Bandung, tahun ini 10.000 orang terkait lapangan kerja dan penempatan tenaga kerja,” jelasnya.

Lebih lanjut Rukmana mengatakan bahwa jumlah pengangguran di Kabupaten Bandung pada tahun 2024 mencapai 6,36 persen. Ia berharap pada tahun 2025 bisa turun menjadi 5 sampai 5,98 persen.

“Artinya, kalau targetnya 10 ribu orang penempatan tenaga kerja, hitungan matematikanya itu dengan 10.000 itu bisa mengurangi sekitar 0,8 persen angka pengangguran. Kalau 0,8 persen dari 1,8 sampai 1,9 persen, itu ada sekitar 10 ribu orang lebih penyerapan tenaga kerja. Sebanyak 10 ribu orang yang terserap di lapangan kerja itu bisa mengurangi secara angka pengangguran capai 0,8 persen,” jelasnya.

Rukmana mengatakan, pelaksanaan Job Fair pada Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dalam upaya untuk mengurangi angka pengangguran.

Ia mengatakan jika di antara pencari kerja yang belum memiliki keterampilan, pemerintah sudah menyiapkan cukup banyak tempat pelatihan.

“Kalau mereka ingin ditempatkan, pemerintah sudah bikin komitmen dengan perusahaan,” kata Kepala Disnaker.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabel bawah laut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang lalu lintas data kawasan Asia-Pasifik. Namun, penguatan jaringan tersebut tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Indonesia juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi, regulasi hingga pengelolaan jaringan subsea. Kebutuhan itu menjadi fokus Connexus 2026: Limitless Waves (Bandung Series) yang digelar Telkom University (Tel-U) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan belanja daerah Rp5,30 triliun dalam Rancangan APBD 2027. Angka tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi pendapatan daerah yang berada di level Rp5,16 triliun, sehingga APBD 2027 dirancang mengalami defisit Rp145 miliar. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ruang fiskal Kabupaten Bandung dalam menjalankan program pembangunan tahun depan. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tidak berhenti pada seremoni. Warga justru menjadikan malam puncak perayaan sebagai panggung budaya dengan menghadirkan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 5 dengan Dalang Kiki Mardani Subasrana Sunarya yang diselenggarakan Karang Taruna RW 03 Desa Sukamenak. Pagelaran tersebut digelar di Lapang RT […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti menilai Latihan Kader Dasar (LKD) menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kader sekaligus membangun organisasi yang lebih solid hingga tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan Susanti saat menghadiri LKD PC Fatayat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengajak jajaran MWC NU Rancaekek memperkuat gerakan berbagi dan mengedukasi masyarakat agar menjadi “tangan di atas”, yakni mereka yang mampu memberi dan membantu sesama. Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pimpinan Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, mendorong MWC NU Kecamatan Rancaekek tampil lebih responsif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Dai Nanang, NU tidak boleh hanya menjalankan pola organisasi yang sudah ada. Kader dan pengurus NU harus cepat membaca perubahan serta menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga. […]