Bale Bandung

Duh, Kuda Ini Tenggelam di Jl Laswi Majalaya

×

Duh, Kuda Ini Tenggelam di Jl Laswi Majalaya

Sebarkan artikel ini

bb-banjir-mjlaya-1MAJALAYA – Baru saja surut beberapa jam, keesokan harinya Kecamatan Majalaya Kab Bandung banjir lagi. Banjir pada Senin (28/3) malam surut pada pukul 23.00 WIB, setelah titik muka air (TMA) mengalami puncak pukul 19.00 WIB di 480cm.

Tapi pada pukul 14.00 Selasa (29/3/16) hujan deras kembali mengguyur hulu Citarum dan pada pukul 14.45, banjir kembali menyergap Majalaya. Lebih parah dari Senin kemarin dengan daerah terdampak banjir lebih luas dan genangan banjir lebih dalam. Daerah yang tadinya tidak banjir pun sekarang ikut terendam. Kedalaman banjir mencapai 50 cm hingga 150 cm lebih.

Berdasar informasi Jaga Balai, pada pukul 16.00 TMA Citarum Majalaya bertahan di 484cm. Terdampak banjir meliputi; Jl. Laswi BNI off, Jl. Talun off, Jl. Babakanhanja off, Jl. Cidawolong off, Kp. Dangdeur Balekambang Sukamaju, Kp. Talun Tanggulun Ibun, Kp. Kondang dan Saparako Majalaya, Desa Majakerta, Desa Majasetra, Kp Rancabali

Tampak beberapa foto kejadian di saat banjir. Seorang anak memilih terjun bebas berenang di genangan banjir di Jl Cidawolong, Desa Biru, Majalaya.

Ada juga keretek yang karena diberi upah Rp 50 ribu, sang kusir delman nekad menerobos Jalan Laswi-MT. Di luar dugaan, kuda dari keretek itu nyaris tenggelam di pertigaan Jl Laswi-MT. Karena panik dan ketakutan terbawa arus banjir, kuda pun balik lagi memutar arah.

Halaman Mesjid Agung tampak tergenang banjir, juga Supermarket Griya Majalaya, dan tampak juga truk raskin terjebak banjir.

Hingga Pukul 20.00 TMA kembali naik ke 440cm akibat hujan di wilayah Kecamatan Kertasari yang merupakan hulu Citarum. Hingga kini jalan yang terdampak banjir masih off.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengungkap dugaan kejahatan lingkungan yang dilakukan sebuah perusahaan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Dalam kasus ini, polisi menetapkan PT TDP sebagai tersangka korporasi karena diduga mengelola limbah B3 tanpa fasilitas Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang berizin. Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan sejak Januari 2026 yang dilakukan Satreskrim […]

Bale Bandung

III Gambar Puteri Galuh Pagi itu Majapahit tampak berseri. Para hadirin berkumpul. Sang Prabu Tua, Prabu Daha, dan Sang Nalendra Majapahit duduk di tempat kehormatan. Sang Nalendra Majapahit tampil gagah tiada tanding. Cahayanya benderang terang. Gagah pembawaan, tampan dari kodrat, patut menjadi pengayom negara. Tajam pandang matanya yang elok, tanda berakal tajam. Busana Sang Hayam […]

Bale Bandung

Catatan Redaksi: Serial ini merupakan saduran prosa dari Kidung Sunda, karya sastra Jawa Pertengahan yang dikenal melalui tradisi manuskrip Bali/Jawa-Bali. Pengarangnya tidak diketahui secara pasti. Ada keterangan yang mengaitkan teks ini dengan kemungkinan pengarang berlatar Jawa yang pindah dan tinggal menetap di Bali, tetapi hal itu tetap perlu dibaca sebagai dugaan, bukan fakta final. Menariknya, […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas sebanyak 141 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung di Gedung Cenderawasih, Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (18/5/2026) pagi. Pelepasan Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung Tahun 1447 H/2026 M ini merupakan keberangkatan Kloter 38 yang didominasi jemaah lanjut usia dengan rentang usia 64 hingga 94 tahun. Kloter […]

Bale Bandung

CIMENYAN, balebandung.com – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak angin puting beliung di Kampung Cibanteng, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung yang terjadi pada Senin 11 Mei 2026. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada lebih dari 60 kepala keluarga yang rumah maupun penghidupannya terdampak bencana. Ketua PC Fatayat NU […]

Bale Bandung

balebandung.com – Perang Bubat bukan akhir Kerajaan Sunda. Yang gugur di Lapangan Bubat adalah rombongan kerajaan, bukan negara Sunda-Galuh. Setelah tragedi itu, Sunda-Galuh justru berlanjut di bawah Pangeran Niskala Wastu Kancana, Putra dari Prabu Wangi Linggabuana dan Kerajaan Sunda mencapai kegemilangan baru pada masa Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. Sebaliknya, Majapahit membawa noda politik […]