Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaBale BandungGunakan Senpi Palsu, Komplotan Curanmor Gasak Puluhan Unit Motor

Gunakan Senpi Palsu, Komplotan Curanmor Gasak Puluhan Unit Motor

SOREANG, Balebandung.com – Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diciduk Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung. Dari tangan para tersangka Polresta Bandung berhasil mengamankan 30 unit sepeda motor.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, penangkapan komplotan spesialis pencurian sepeda motor ini berawal dari laporan korban pencurian.

Selanjutnya aparat kepolisian melakukan pendalaman, dan berhasil mengamankan 10 orang tersangka. Menurut Kapolresta Bandung, kejadian pencurian ini sempat viral di media sosial.

“Terlihat pelaku melakukan aksinya di Wisma Okke, salah seorang pelaku membawa senjata berjenis pistol dan berhasil membawa dua unit kendaraan yang terparkir di halaman Wisma Okke,” papar Kapolresta kepada wartawan di Mapolresta Bandung, Soreang, Rabu (22/9/21).

Petugas berhasil mengamankan 10 orang tersangka dan dua orang masih dalam pengejaran alias DPO. Modus yang mereka lakukan adalah dengan cara merusak kunci gembok pagar, kemudian mengambil sepeda motor dan membawanya.

“Mereka hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk melakukan aksinya. Kemudian barang hasil curian dijual ke penadah yang memang sudah bekerjasama dengan komplotan ini,” jelasnya.

Setelah berhasil merusak kunci gembok gerbang Wisma Okke dan menodongkan senjata berjenis pistol kepada korban, komplotan ini langsung membawa sepeda motor korban.

“Sedangkan penadah yang berhasil kami amankan adalah tersangka Abun. Adapun peran para tersangka Sandi Alias Jabrig berperan melakukan pencurian dan yang mana menodongkan korek api berbentuk senjata pistol untuk menakuti para korbannya,” tutur Hendra.

Sedangkan tersangka LKS berperan membantu mendorong untuk mengeluarkan kendaraan yang sudah di rusak kunci kontaknya. Kemudian tersangka AS beperan sebagai Joki dan mengamati daerah sekitar, dan menjual hasil barang curian. Sedangkan Odeng berperan sebagai Joki dan mengamati daerah sekitar, kemudian menjual hasil barang curian.

“Barang bukti yang berhasil kami amankan adalah 30 unit sepeda motor, dan mereka dijerat pasal 363 mengenai pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman di atas lima tahun kurungan penjara,” ucap Hendra Kurniawan.***(dr)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI