Bale Bandung

Kab Bandung Pemasok Komoditas Ubi Kualitas Ekspor

×

Kab Bandung Pemasok Komoditas Ubi Kualitas Ekspor

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang M. Naser saat mendampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Pelepasan Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong di Aula Desa Pinggirsari Kec Arjasari, Kab Bandung, Selasa (8/9/20). by Humas Jabar
Bupati Bandung Dadang M. Naser saat mendampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Pelepasan Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong di Aula Desa Pinggirsari Kec Arjasari, Kab Bandung, Selasa (8/9/20). by Humas Jabar

ARJASARI, Balebandung.com – Tren es krim varian rasa ubi (sweet potato) di Hongkong, menjadi salah satu alasan melonjaknya kebutuhan komoditas ubi di negeri tersebut. Kabupaten Bandung, yang sebagian besar wilayahnya terletak di daerah pegunungan, sangat potensial sebagai pemasok produk tani tersebut.

Hal itu dikarenakan sifat tanaman ubi jalar sangat adaptif, yang membuatnya dapat tumbuh subur di area pegunungan. Dari delapan kecamatan penghasil komoditas ubi di Kabupaten Bandung, Kecamatan Arjasari termasuk salah satu diantaranya.

“Hui (ubi) menjadi salah satu produk unggulan di Arjasari. Kampung hui di Desa Pinggirsari yang dikembangkan Kelompok Tani Bumi Asih, sangat potensial sebagai pemasok komoditas ekspor,” ungkap Bupati Bandung Dadang M. Naser dalam sambutannya di sela Pelepasan Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong di Aula Desa Pinggirsari Kecamatan Arjasari, Selasa (8/9/2020).

Kabupaten Bandung sebagai juara pangan dan penopang kekuatan pangan di Jawa Barat (Jabar), belum pernah tergeser daerah lainnya. Selain surplus beras, tutur bupati, wilayahnya juga dikenal sebagai penyedia protein hewani, perikanan air tawar dan aneka sayur mayur.

Khusus untuk komoditas ubi, bupati memandang perlu tersedianya resi gudang. Selain itu juga ke depan, ia berharap kegiatan ekspor dapat dikembangkan pada olahan komoditas tersebut.

“Ke depan, kalau bisa ubinya diolah dulu menjadi tepung. Agar ada yang hal yang dikerjakan dulu di sini, ini akan berimbas pada penyerapan tenaga kerja lokal. Kemudian, saat ini peminat ubi harus melihat produknya di kebun, tentu ini kurang efektif. Harus tersedia resi gudang, dan melibatkan anak-anak milenial untuk menopang penguatan ekonomi sektor pertanian di era 4.0,” harap bupati.

Sementara itu Gubernur Jabar Ridwan Kamil merasa bersyukur, karena ketahanan pangan menjadi salah satu sektor ekonomi yang cukup tangguh di masa pandemi Covid-19. Kegiatan ekspor ubi jalar tersebut, kata dia, merupakan bentuk dukungan terhadap Program Gerakan Ekspor Tiga Kali (Gratieks) dari Kementerian Pertanian RI.

“Kita akan mengekspor sebanyak 30 ton per bulan, jadi dalam setahun dibutuhkan sekitar 360 ton. Di Hongkong ubi jalar ini dijadikan tepung, untuk kue, es krim dan macam-macam. Nah, kalau hari ini kita ekspor ke Hongkong, maka tolong dicari negara lain yang punya gaya hidup dan kebutuhan ubi jalar seperti Hongkong. Hingga nantinya bisa ekspor ribuan ton. Namun saya titip kepada para petani, pertahankan kualitas produknya, jangan sampai ditolak karena ada serangganya,” imbau gubernur.

Di masa Covid-19, menurutnya lebih nyaman tinggal di desa yang jauh dari sumber penyakit. Karenanya ia mendorong para petani dan peternak muda, untuk mengembangkan bisnis ketahanan pangan berbasis digital. “Meskipun tinggal di desa, tapi kalau ingin rezeki kota maka harus kuasai digital,” kata Ridwan Kamil. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KATAPANG, Balebandung.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak khawatir maupun beranggapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menurun akibat kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam Program 3 Juta Rumah. Menurut Mendagri, kebijakan tersebut justru akan menggerakkan sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung,com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (25/7/2026). Peringatan HAN tahun ini berlangsung semarak dengan melibatkan sekitar 5.000 […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan Jawa Barat menjadi salah satu daerah prioritas Program 3 Juta Rumah. Hal itu ditandai dengan lonjakan kuota rumah subsidi melalu Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang meningkat dari sekitar 6.000 unit tahun sebelumnya menjadi 46.000 unit pada tahun ini. “Peningkatan kuota rumah […]

Bale Bandung

balebandung.com – Majalaya dikenal sebagai salah satu kawasan industri tekstil terbesar di Kabupaten Bandung. Julukan sebagai “Kota Dolar” pernah melekat karena geliat ekonominya yang tumbuh pesat sejak dekade 1960-an. Di balik deretan pabrik dan aktivitas industri yang tak pernah berhenti, ternyata masih hidup satu warisan budaya yang usianya jauh lebih tua dari mesin-mesin produksi itu: […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, Balebandung.com – Tabuhan rebana berpadu kembali menggema di sejumlah kampung di Kecamatan Rancaekek. Masyarakat setempat lebih akrab menyebut kesenian ini sebagai teureubangan atau terbangan. Teureubangan merupakan salah satu kesenian tradisional Islam yang telah lama berkembang di berbagai daerah di Jawa Barat. Terbangan adalah kesenian tradisional yang memakai tabuhan rebana atau terbang, di mana irama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan data resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp20.555.150.000. Laporan tersebut disampaikan kepada KPK pada 19 Maret 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024. Berdasarkan dokumen LHKPN, harta kekayaan Ketua DPRD […]