Bale Bandung

Perlu Musyawarah Nasional Bahas Masalah Citarum

×

Perlu Musyawarah Nasional Bahas Masalah Citarum

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Yadi Srimulyadi
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Yadi Srimulyadi dan pengerukan Sungai Citarum. by iwa/bbcom

MAJALAYA – Sungai Citarum perannya yang besar bagi denyut perekonomian nasional, tak sebanding dengan kondisinya saat ini. Sungai terpanjang di Jawa Barat ini mengalami krisis, aliran airnya tercemari berbagai limbah, yang paling berbahaya adalah limbah kimia beracun dari industri.

Kendati kerap menjadi sorotan, seiring waktu berjalan kondisi Citarum tak urung membaik. Krisis yang dialami Citarum bahkan menjadikannya menyandang predikat sebagai salahsatu sungai paling tercemar di dunia.

“Citarum ini menyangkut peradaban nasional. Ada hajat hidup orang banyak didalamnya, apakah itu untuk pertanian maupun konsumsi air. Jadi pencemaran yang ditimbulkan dampaknya sangat serius,” kata Yadi Srimulyadi, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, saat kunjungan kerjanya di Jl Rancajigang, Desa Padaulun, Kec Majalaya, Kab Bandung, Minggu (18/9/16). Kunker dilakukan dalam rangka mengetahui proses pengolahan limbah dengan metode penggunaan bakteri.

Yadi menilai problema Citarum sangat komplek. Selain polusi, luapan Citarum sering menimbulkan banjir yang cukup parah di wilayah Bandung Selatan. Sementara penanganan yang dilakukan tidak konsisten dan menyentuh akar persoalan. Menurutnya untuk menyelesaikan masalah Citarum perlu ada semacam sharing yang melibatkan semua pihak yang memiliki kepentingan dengan Citarum.

“Saya pikir perlu ada semacam musyawarah nasional yang melibatkan semua pihak, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan Citarum. Dari musyawarah ini kita urai jalan keluar dari masalah Citarum dari hulu sampai hilir dan prosesnya harus konsisten hingga tuntas. Sepanjang pengamatan saya, banyak upaya dan program yang melibatkan banyak pihak untuk mengatasi masalah Citarum, tapi berakhir nggak jelas,” ujarnya.

Menurut Yadi upaya menyelesaikan masalah Citarum sejalan dengan amanat kosntitusi karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Untuk itu Yadi berharap di samping melakukan pendekatan kultural, pemerintah harus melakukan penegakan hukum.

“Sekali lagi kita sepakat persoalan Citarum ini persoalan bangsa. Untuk itu mutlak perlu adanya penegakan hukum. Kalau ada pihak-pihak yang melanggar peraturan apakah itu soal limbah dan sebagainya harus ditindak tegas. Contol soal limbah tegakan peraturan mengenai Amdal dan Undang-undang No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan.Lingkungan Hidup. Jika tidak disertai penegakan hukum, akan sulit mengawal penyelesaian masalah Citarum,” tuturnya.

Pemanfaatan Sungai Citarum dari hulu hingga hilir sangat bervariasi. Mulai dari memenuhi kebutuhan rumah tangga, irigasi, pertanian, peternakan hingga industri. Sungai citarum mengaliri 12 wilayah administrasi kabupaten/kota. Citarum merupakan sumber air minum untuk masyarakat di Jakarta, Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Bandung.

Dengan panjang sekitar 269 km mengaliri areal irigasi untuk pertanian seluas 420.000 hektar. Tak hanya itu, peran strategis Citarum juga terkait dengan suplai air untuk waduk Jatiluhur, Saguling dan Cirata untuk kebutuhan listrik pulau Jawa, Madura dan Bali.

Saat ini terdapat sekitar 500 pabrik terdapat di daerah hulu Citarum, dan hanya sekitar 20% saja yang melakukan pengelolaan limbah. Pabrik di luar itu membuang limbah langsung ke anak Sungai Citarum dan ke Citarum.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wartawan sekaligus Redaktur Jurnal Soreang Pikiran Rakyat Media Network (PRMN), Rustandi, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung periode 2026–2029. Dalam pencalonannya, Rustandi mengusung visi memperkuat persatuan, profesionalisme, kemandirian organisasi, dan kesejahteraan anggota melalui tujuh program unggulan. Rustandi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia pada Rabu (28/10/2026). Ia […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Telkom University (Tel-U) mengukuhkan dua guru besar baru dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Telkom di Auditorium Gedung Damar, Bandung, Kamis (29/10/2026). Pengukuhan ini memperkuat pengembangan riset di bidang industri kreatif berbasis tradisi dan sistem rekomendasi berbasis kecerdasan buatan. Dua akademisi yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Fajar Ciptandi, S.Ds., M.Ds., sebagai Guru Besar bidang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung turut mendukung keberangkatan 25 siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir. Dukungan tersebut diserahkan secara simbolis bersama Bupati Bandung KDS dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, berharap para siswa dapat menjalani pendidikan dengan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mendorong pemuda tidak sekadar menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai pencipta lapangan kerja, penggerak ekonomi, dan mitra strategis pemerintah daerah. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Bupati Sapa Pemuda Seri 2 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kabupaten Bandung periode 2026–2029 di Gedung Budaya […]

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat mendorong perluasan akses pembiayaan bagi petani kopi untuk mengembangkan perkebunan kopi arabika di kawasan Perhutani Kamojang, Kabupaten Bandung, dari sekitar 136 hektare menuju target 1.000 hektare. Dengan asumsi kebutuhan modal Rp50 juta per hektare, pengembangan tersebut memiliki potensi kebutuhan pembiayaan hingga Rp50 miliar. Kepala OJK Jawa […]

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Direktur Utama Bank bjb Ayi Subarna menyatakan kesiapan bank bjb mendukung pembiayaan pengembangan perkebunan kopi hingga 1.000 hektare di kawasan Perhutani Kamojang, Kabupaten Bandung. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat produktivitas petani, meningkatkan pendapatan, serta memperluas akses pasar kopi spesialti Java Preanger hingga mancanegara. Komitmen itu disampaikan Ayi dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Kopi Speciality […]