SOREANG, balebandung.com – Memasuki tahun baru dan memperingati satu dasawarsa eksistensinya, Balebandung di bawah naungan PT Balebandung Mayapada Media resmi meluncurkan Bale Advisory, sebuah firma advisory strategis yang bergerak di bidang komunikasi publik dan public affairs.
Mengusung tagline Decision. Direction. Protection., Bale Advisory yang diluncurkan Kamis 1 Januari 2026 hadir sebagai rumah pertimbangan strategis yang mendampingi pimpinan dan institusi pada tahap pengambilan keputusan, khususnya ketika isu publik, pemberitaan media, dan tekanan eksternal berpotensi berkembang menjadi risiko institusional.
Principal & Founding Partner Bale Advisory, Iwa Ahmad Sugriwa, menjelaskan bahwa Bale Advisory tidak bergerak pada ranah teknis atau operasional, melainkan fokus pada penajaman arah dan pengamanan keputusan sejak tahap awal.
“Fokus kami adalah membantu menentukan arah respon yang paling aman dan terukur sebelum keputusan diambil, serta menjaga stabilitas narasi publik tanpa mengambil alih fungsi operasional,” ujar Iwa.
Secara fungsional, Bale Advisory menyediakan pendampingan strategis yang meliputi pendampingan strategis dinas/PPID/BUMD dan isu media, decision advisory untuk situasi sensitif, serta penajaman narasi kebijakan dan pernyataan pimpinan.
Pengalaman langsung Balebandung di lapangan selama lebih dari satu dasawarsa, yang dibangun melalui dedikasi, profesionalisme, dan integritas kerja, telah membentuk pemahaman mendalam terhadap dinamika komunikasi publik dan kebijakan di tingkat daerah.
“Rekam jejak tersebut menjadi modal kuat bagi Bale Advisory untuk terlibat secara strategis dalam tahap pengambilan keputusan kebijakan, dengan fokus pada penajaman arah, mitigasi risiko, dan perlindungan kepentingan institusi,” kata Iwa.
Ia menambahkan, Bale Advisory hadir untuk mendampingi proses pengambilan keputusan secara strategis agar kebijakan yang diambil tetap jernih, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan di ruang publik.
“Sebagai Principal, saya berharap Bale Advisory menjadi ruang (bale) pertimbangan strategis yang membantu institusi mengambil keputusan secara tenang, bertanggung jawab, dan terlindungi legitimasi kebijakannya,” pungkas Iwa.***













