Bale Bandung

Pekerja Sosial Masyarakat Harus Bisa Imbangi Cepatnya Pertumbuhan Permasalahan Sosial

×

Pekerja Sosial Masyarakat Harus Bisa Imbangi Cepatnya Pertumbuhan Permasalahan Sosial

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinsos Kab Bandung, Indra Respati saat HUT PSM ke-48, di Gedung M Toha, Soreang, Rabu (3/8/23). by bale1

SOREANG, Balebandung.com – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Indra Respati mengapresiasi eksistensi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang memiliki jiwa pengabdian sosial, kemauan dan kemampuan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Lebih dari itu mereka juga telah mengikuti bimbingan atau pelatihan di bidang kesejahteraan sosial.

“Pemkab Bandung mengapresiasi yang tinggi atas seluruh kontribusi dari PSM Kabupaten Bandung yang selama ini menjadi mitra dalam membantu masyarakat dalam mengentaskan berbagai macam persoalan sosial,” ucap Indra saat HUT PSM ke-48, di Gedung M Toha, Soreang, Rabu (3/8/2023).

Atas nama Bupati Bandung pihaknya pun menyampaikan ucapan terimaksih kepada PSM atas pengabdianya menjadi pejuang PSM, yang diberi tugas dan kewenangan oleh Menteri Sosial untuk membantu penyelenggaraan kegiatan di kecamatan dan di desa.

“PSM sudah menjadi mitra yang strategis dan sangat penting, baik untuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Kabupaten Bandung dalam menjalankan pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat,” tandas Kadinsos.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam penanganan masalah sosial dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan wujud memperkuat peran masyarakat sipil (civil society) pada pencapaian cita-cita bangsa untuk mencapai taraf kesejahteraan sosial yang diinginkan.

Salah satu pelaku penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang berasal dari unsur masyarakat secara perorangan adalah PSM. Keberadaan PSM telah diakui secara legal maupun formal melalui Peraturan Mensos Nomor 01 tahun 2012 tentang PSM.

Sebagai potensi dan sumber kesejahteraaan sosial, kata Indra, peran PSM perlu dioptimalkan. Khususnya dalam rangka penanganan masalah sosial, baik masalah kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, keterpencilan, bencana alam, ketunaan sosial, penyimpangan perilaku, akibat bencana sosial, tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi serta penyalahgunaan narkotika dan masalah kesejahteraan sosial lainnya.

“Hal ini agar mampu menghadapi kompleksitas permasalahan sosial dimaksud, maka PSM sebagai Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) perlu ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, demi mengimbangi cepatnya pertumbuhan permasalahan sosial,.

Baca Juga  Bupati, ”Manfaatkan Usia Pensiun untuk Terus Mengabdi”

PSM sebagai motor penggerak melakukan berbagai aktivitas penyelenggaraan kesejahteraan sosial tingkat akar rumput di wilayah pedesaan.

“Dengan demikian, jumlah PSM minimal satu setiap desa mengimbangi jumlah pedesaan yang ada dan diharapkan jumlah PSM di tingkat desa bahkan bisa terus meningkat lebih dari satu di tingkat desa atau diupayakan target lima orang PSM di satu desa,” kata Indra.

Mereka harus dapat melaksanakan tugas dan peran utamanya dalam memberikan penyuluhan/bimbingan sosial, menggerakkan dan mendampingi serta memberdayakan masyarakat desa dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Tentunya ketersediaan jumlah PSM juga harus diimbangi dengan penguasaan kompetensi yang dibutuhkan oleh PSM. Hal ini penting mengingat perkembangan permasalahan sosial semakin kompleks dan memerlukan SDM yang kompeten dalam penanganannya,” tandas Indra.

Berdasarkan data Dinsos Kabupaten Bandung, saat ini PSM kabupaten berjumlah 311 orang yang terdiri dari 31 orang Ketua PSM Kecamatan dan 280 orang Ketua PSM Desa/Kelurahan.

“Keberadaannya terus berkembang dan relatif sudah cukup besar. Namun diharapkan mereka tidak hanya menjadi “mayoritas diam (silent majority)” yakni bersifat pasif dan belum berfungsi optimal dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” tukas Indra.

Oleh karena itu perlu dilakukan upaya peningkatan kompetensi PSM, dengan menyinergikan dan mengintegrasikan gerak langkah PSM bersama PSKS lainnya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Dalam hal ini diharapkan PSM dapat lebih diberdayakan, diberikan penguatan kompetensi dari sisi keilmuan, keterampilan dan sikap yang dibutuhkan oleh PSM. Dalam rangka mengoptimalkan peran, tugas dan fungsi PSM dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, maka peningkatan kapasitas PSM sebagai individu maupun kelembagaan perlu terus ditingkatkan, salah satunya melalui pemberdayaan PSM,” tandas Indra.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]