Bale Bandung

Pimpinan Ponpes Badrul Ulum Sinapeul KH Masluh Sakandari Wafat, Bupati Kang DS Bertakziyah

×

Pimpinan Ponpes Badrul Ulum Sinapeul KH Masluh Sakandari Wafat, Bupati Kang DS Bertakziyah

Sebarkan artikel ini
insert foto alm KH Masluh Sakandari

PACET, balebandung.com – Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, telah wafat Pimpinan Pondok Pesantren Badrul Ulum Al Islami Sinapeul, KH Masluh Sakandari bin KH. Ahmad Iing, di Rumah Sakit Welas Asih Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung sekitar pukul 14.50 WIB, Senin 3 November 2025.

Almarhum yang juga Rois Syuriah Majlelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Pacet ini wafat setelah mendapat perawatan intensif IGD RS Welas Asih akibat terjatuh dari lantai 2 rumahnya.

Almarhum yang akrab disapa Ajengan Omas Masluh atau Akang Sinapeul ini disemayamkan di rumah duka, Komplek Ponpes Badrul Ulum, di Kampung Sinapeul, RT 01 RW 08, Desa Mekarjaya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Selanjutnya dishalatkan di Masjid Ponpes Sinapeul untuk melepas jenazah yang kemudian dimakamkan bada maghrib.

Kabar wafatnya almarhum yang mendadak ini tersebar luas di kalangan Nahdliyin Jawa Barat. Tampak bertakziyah ke rumah duka, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Tarya Witarsa, Pimpinan Ponpes Baitul Arqom Cep Aat, jajaran kiai kasepuhan Pacet, Ketua Tanfidziyah MWCNU Pacet KH. Abdul Ghoni, dan perwakilan Baznas Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan kesabaran dan melanjutkan perjugan almarhum dalam mengembangkan Ponpes Badrul Ulum Al-ISlami Sinapeul.

“Saya bersaksi, almarhum adalah orang yang shaleh, yakin diterima di surga-Nya Allah SWT. Juga atas nama pribadi, keluarga saya dan Pemkab Bandung menyampaikan duka cita yang mendalam dan merasa kehilangan seorang figur, seorang tokoh ulama yang luar biasa,” ucap Bupati Kang DS dalam sambutan pelepasan jenazah di Masjid Badrul Ulum.

Baca Juga  Cucun A Syamsurijal: Lanjutkan Perjuangan Alm KH Asep Besarkan NU

Kang DS lantas mengutip hadits Nabi Muhammad SAW, ada tiga amalan pengecualian atas terputusnya seluruh amal perbuatan lainnya setelah seseorang meninggal dunia.

“Ketiga amalan yang tidak akan terputus setelah seorang muslim meninggal dunia itu adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya. Insya Allah, pahala dari ketiga amalan yang tidak akan terputus dan terus mengalir kepada amarhum,” sebut Kang DS.

Ia pun mendoakan agar keluarga dan anak-anaknya dapat melanjutkan perjuangan almarhum dalam mengembangkan Ponpes Badrul Ulum Sinapeul.

“Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, semoga bisa melanjutkan perjuangan almarhum dalam mengembangkan Pesantren Sinapeul ini,” harap Bupati Kang DS.

Ketua Baznas Kabupaten Bandung KH Yusuf Ali Tantowi menyatakan dirinya bersaksi almarhum orang yang saleh. “Beliau orang yang saleh, pejuang NU, ahli surga biidznillah,” ucap Yusuf yang juga Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung.

“Insyaallah husnul khatimah, anjeuna jalmi alim..seorang ulama kharismatik,” ucap Ajengan Jujun Junaedi dari MWC NU Rancaekek.

***
Ponpes Sinapeul Badrul Ulum Al-Islami menjadi salah satu ponpes tertua di Kabupaten Bandung, bahkan di Indonesia. Usianya kini sudah 107 tahun. Didirikan tahun 1918 oleh KH. Muhammad Amin Siroj sepulang dari Ponpes Darussolihin Cibangban Kabupaten Garut Jawa Barat waktu itu.

Sepeninggal Muassis Awwal Sinapeul (alm.) KH. Amin Siroj yang wafat pada tahun 1973, Ponpes Sinapeul dilanjutkan oleh putra sulungnya yaitu (alm.) KH. Hasbulloh. Pada masa ini, Ponpes Sinapeul sempat berpindah lokasi ke Kampung Lembur Awi Pacet, karena kondisi waktu itu sedang tidak stabil dengan munculnya gerombolan DI/TII. Sampai KH Hasbulloh pun wafat pada tahun 1993, bertepatan 27 Syawal 1414H.

Baca Juga  Pemkab Bandung-Kemenko PPA Tangani Kasus PMI Asal Ciparay yang Sakit dan Terlantar di Oman

Dalam perjalanan sejarahnya ponpes ini berganti nama menjadi Ponpes Badrul Ulum Al-Islami pada Juli 1993, tepatnya 100 hari sepeninggal (alm.) KH Hasbulloh.

Ceritanya sampai berganti nama, Ponpes Sinapeul selanjutnya dikelola salah seorang cucu dari (alm.) KH. Amin Siroj yaitu KH. Masluh R Sakandari, putera ke-2 dari pasangan KH. Ahmad dan (almh.) Hj. Oom Rohmah.

KH Masluh Sakandari merintis lagi Ponpes Sinapeul. Dalam mengelola ponpes, KH Masluh dibantu oleh sanak saudara, keluarga, serta cucu dari keluarga besar Ponpes Sinapeul. Sampai dibangunkan asrama atau kobong untuk mondoknya para santri dan santriwati.

Atas kesepakatan dan persetujuan dari seluruh pihak keluarga besar beserta para alumni senior angkatan pertama Ponpes Sinapeul, pada tahun yang sama, tahun 1993 M / 1414 H, Ponpes Sinapeul berganti nama menjadi Ponpes Badrul Ulum Al-Islami.

Hingga akhirnya resmi berbadan hukum dengan terbentuknya Yayasan Pondok Pesantren Badrul Ulum Al-Islami pada tahun 1998. Dari sinilah, di bawah pimpinan KH Masluh, Ponpes Badrul Ulum mulai giat lagi merekrut para santri.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna senantiasa menyambut baik dan membuka sinergi dengan kalangan legislatif khususnya anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung, demi pembangunan di daerahnya. Salah satu yang intens yakni menjalin kolaboarsi yaitu dengan Wakil Ketua DPR RI KH Dr Cucun Ahmad Syamsurijal. Belakangan ini, Bupati Bandung mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih […]

Bale Bandung

SURABAYA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna sangat concern terhadap isu lingkungan yang ia jabarkan ke dalam salah satu misi Kabupaten Bandung yaitu penguatan lingkungan hidup. Dalam rangka kampanye perubahan iklim, Bupati Bandung yang juga menjabat Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) mengunjungi Kebun Raya Mangrove Surabaya Kamis, 12 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung kembali memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat melalui pelatihan Z-Cosmetic Beauty Class Facial, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Minggu 15 Februari 2026. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Marizk Cosmetics sebagai mitra pelatihan di bidang kecantikan. Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali […]

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Istighotsah, Doa Bersama sekaligus Munggahan yang digelar Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat, di Ponpes Darul Marif, Kecamatan Margaasih, Minggu 15 Februari 2026. Kegiatan Istighotsah ini dihadiri perwakilan Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah dari beberapa provinsi seperti Aceh, NTT, Bali, serta kabupaten/kota se-Jawa Barat. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

PACET, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pacet yang memiliki Kantor Sekretariat yang cukup megah di Komplek MWC NU Pacet, Kampung Salamnunggal Desa Pangauban, Kecamatan Pacet. Gedung MWC Pacet yang representatif ini menurutnya menjadi ikon NU Kabupaten Bandung dan menjadi simbol kolaborasi antara ulama dan umarah. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap agar Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC Muslimat NU) Kabupaten Bandung dapat berperan aktif dan menjadi penggerak dalam pelaksanaan program pembangunan Pemkab Bandung, bukan sekadar hanya jadi penonton. Selain itu, Muslimat juga diharapkan makin menggelorakan konsep atau ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), ke setiap kecamatan oleh PAC […]