Bale Bandung

Berbela Sungkawa Atas Longsor KBB, Kang DS Waspadai Timbulnya Retakan Tanah di Kab Bandung

×

Berbela Sungkawa Atas Longsor KBB, Kang DS Waspadai Timbulnya Retakan Tanah di Kab Bandung

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan turut belasungkawa atas musibah longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Longsor terjadi Sabtu (24/1/2026) dini hari lalu yang hingga kini tercatat 38 jasad ditemukan dan 42 masih dalam pencarian. Bupati Bandung menyampaikan empatinya itu saat pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj, di Masjid Al Fathu Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Senin (26/1/2026).

“Kami merasa prihatin dengan kejadian bencana longsor itu. Saya sudah instruksikan dalam pelaksanaan rakor (rapat koordinasi bulanan Pemerintah Kabupaten Bandung), para ASN (Aparatur Sipil Negara) Kabupaten Bandung akan melakukan kegiatan peduli bencana longsor untuk KBB,” kata Bupati Kang DS.

Kejadian bencana longsor di KBB, kata Kang DS, tentunya dijadikan suatu gambaran bahwa sebelumnya pula telah terjadi bencana longsor di Arjasari Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

“Saya pun tadi dapat kabar dari Camat Ibun, bahwa di Kamojang sudah mulai ada retakan. Dan setelah di-assessment tadi sekitar kurang lebih 30 meter, harus segera di TPT (Tembok Penahan Tebing),” kata Kang DS.

Melihat kondisi di lapangan seperti itu, Kang DS menegaskan sejumlah rumah dan warung di sekitar kawasan retakan harus segera dievakuasi. “Ini langkah-langkah yang harus segera dilakukan,” kata dia.

Bupati Kang DS menginstruksikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, untuk segera melaksanakan mitigasi bencana di Kabupaten Bandung.

“Ini harus betul-betul segera dilakukan dan harus segera diedukasi dan disosialisasikan kepada masyarakat. Terutama daerah rawan bencana, kurang lebih di 15 kecamatan di Kabupaten Bandung. Tentunya ini harus menjadi perhatian khusus supaya tidak terjadi di Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Baca Juga  BPBD Kabupaten Bandung - Geo Dipa Gelar MoU Penguatan Kapasitas SDM

Dalam rangka mitigasi bencana, BPBD Kabupaten Bandung sudah melakukan pelatihan-pelatihan kepada warga sekitar. Terutama kita akan melihat juga di 15 kecamatan itu, apabila terjadi gempa dan sebagainya.

“Di lokasi area aman harus ada pelatihan-pelatihan yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat sekitarnya,” imbuhnya.

Kang DS kembali mengingatkan di daerah Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung ada lokasi dengan retakan hampir sekitar 50 sentimeter.

“Kami sudah memantau ke sana dan meninjau langsung. Saya sudah meminta kepada warga sekitar untuk pindah ke tempat yang lebih aman. Tetapi warganya masih bertahan, sehingga saat itu saya meminta kepada warga untuk membuat pernyataan. Jangan sampai menyalahkan pemerintah daerah,” tandasnya.

Hal-hal seperti itu, Kang DS berharap kepada masyarakat untuk kerjasamanya dan memohon kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan.

“Apabila menemukan lokasi-lokasi yang rawan, saya kira masyarakat harus paham dan juga harus mengikuti arahan dari Kalak BPBD. Hal ini untuk meminimalisir permasalahan yang bakal terjadi, apalagi sampai menimbulkan korban atau mengakibatkan jatuhnya korban. Saya berharap kepada masyarakat untuk kerjasamanya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat rapat koordinasi dengan para camat se-Kabupaten Bandung, harus standby di tiap-tiap wilayahnya dan harus turun ke lapangan untuk menyampaikan informasi yang utuh dan akurat.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN Pemkab Bandung fokus melaksanakan program yang berkaitan dengan visi misi dan 57 rencana aksi pada tahun 2026. Selain itu, Bupati mengumumkan rencana evaluasi menyeluruh terhadap setiap program atau belanja yang diusulkan oleh OPD. Ia menegaskan program-program yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Menteri Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) H. Ossy Dermawan, B.S., M.Sc. menekankan, seluruh Kantor BPN di Indonesia untuk menyelesaikan tunggakan layanan sejak 2015 sampai 2025. “Saat ini dari posisi tunggakan layanan yang kita kumpulkan dari 2015 sampai dengan 2025, di mana Pak Menteri Nusron sangat berkeinginan agar seluruh BPN, […]

Bale Bandung

ARJASARI. balebandung.com – Menyambut Hari Lahir (Harlah) NU ke-100 tahun Masehi yang diperingati setiap tanggal 31 Januari, Kantor Sekretariat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung diresmikan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Minggu 25 Januari 2026. Turut mendampingi peresmian Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Hijriah dan Harlah Pengurus Ranting (PRNU) Bojongloa ke-5 berlangsung khidmat dan semarak. Peringatan harlah digelar di Halaman Masjid Al Ikhlas, Kampung Tanggeung RW 15, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Ahad (25/1/2026). Bertema “Mengenal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, acara dihadiri jajaran pengurus NU, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebanyak 1.000 kader Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung turut menghadiri prosesi pelantikan Pengurus PC Fatayat Kabupaten Bandung masa bakti 2025–2030, di Gedung Budaya Soreang, Sabtu (24/1/2026) Pelantikan bertema “Digdaya Fatayat NU Menuju Kabupaten Bandung Hebat” ini menjadi momentum bagi organisasi pemudi NU tersebut untuk memperkuat peran strategisnya di […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan 5.000 unit rumah tidak layak huni direhabilitasi tahun 2026. Bupati Kang DS menyebut anggaran yang dibutuhkan kurang lebih sekitar Rp16,8 miliar dari APBD. Kang DS mengakui dalam program perbaikan rutilahu ini agak terkendala anggaran karena pedapatan Transfer ke Daerah (TKD) dikurangi pemerintah pusat. Akibatnya untuk saat ini […]