ARJASARI. balebandung.com – Menyambut Hari Lahir (Harlah) NU ke-100 tahun Masehi yang diperingati setiap tanggal 31 Januari, Kantor Sekretariat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung diresmikan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Minggu 25 Januari 2026.
Turut mendampingi peresmian Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Agus Qustholani.
Kantor MWC NU Arjasari berdiri di atas lahan 130 meter persegi di Desa Rancakole Kecamatan Arjasari ini memiliki sejarah tersendiri. Di lokasi ini dideklarasikan berdirinya NU Arjasari pada 1972 silam.
“Deklarasi berdirinya NU Arjasari pada tahun 1972 itu lokasi titiknya tepat di atas lahan Kantor MWC Arjasari ini,” kata Ketua MWC Arjasari H Agus Suhana.
Agus menyebut para deklarator NU Arjasari waktu itu antara lain KH Ali Imron, KH EZ Mutaqim, dan KH Khoiruman dari Solokanjeruk, KH Lukman dari Rancabogo, KH Haedar Hidayatulah Suta, KH Abdul Gani Rancakole. Turut hadir Mama Ajengan Rancakole Mama Ajengan Gobang, Ajengan Muchtar Desa Pinggirsari Pacet, dan Mama Adimijaya Rancakole.
“Kami menghaturkan terima kasih kepada Bapak Haji Cucun Ahmad Syamsurijal khususnya selaku donatur pertama tanah wakaf untuk modal pokok berdirinya Kantor MWC Arjasari ini,” ucap Agus.

Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan harapannya agar gedung baru ini menjadi pusat pergerakan NU yang membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi masyarakat di Kecamatan Arjasari.
“Semoga gedung baru MWC NU Arjasari ini membawa keberkahan dan menjadi sentral pergerakan NU dalam menjaga persatuan serta membangun kemandirian umat di Arjasari. Mabruk untuk seluruh warga Nahdhiyin,” ujar Kang Haji Cucun yang juga Wakil Ketua Umum DPP PKB saat peresmian.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap tempat Kantor MWC NU Arjasari dapat memberi kemaslahatan untuk umat dan bermanfaat, khususnya untuk kemajuan jamaah Nahdlatul Ulama di Kecamatan Arjasari.
Bupati Bandung berharap tempat itu dijadikan tempat untuk pengembangan ukhuwah Islamiah dan pusat dakwah selain tempat silaturahmi di antara sesama masyarakat dan warga NU Kecamatan Arjasari.
Pada kesempatan itu Kang DS mengungkapkan beberapa program pendidikan strategis yang tengah digulirkan di Kabupaten Bandung untuk mendapatkan dukungan dari NU. Antara lain, Program “Maghrib Mengaji” dan Program Sapa Bedas (Salam Sapa Pagi Anak Bedas Cerdas).
Dalam Sapa Bedas para guru dan kepala sekolah dihimbau hadir di sekolah pukul 06.00 WIB untuk menyambut siswa di depan gerbang sekolah dengan salam, sapa dan senyum.
“Sapa Bedas ini untuk mencegah bullying dan mempererat hubungan antara guru dan murid, sekaligus membentuk karakter anak bangsa,” jelasnya.(*)







