Bale Jabar

MUI Turun Derajat Jika Berperan Sebagai ‘Jubir’  Polri

×

MUI Turun Derajat Jika Berperan Sebagai ‘Jubir’  Polri

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan turun derajatnya jika berperan sebagai ‘juru bicara’ Polri. Sesuai dengan spirit didirikannya, MUI itu merupakan lembaga moral dan keagamaan, bukan lembaga politik praktis.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Alumni Pondok Pesantren Ibadurrahman YLPI Tegalega Sukabumi, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Toto menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud usai berjumpa dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Kamis (5/2/2026). Kepada pers, Marsudi mengatakan, bahwa Kapolri tegak lurus mendukung pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Toto yang juga Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA itu, pernyataan Marsudi tersebut telah menyeret MUI pada masalah yang bukan urusannya. Apalagi, hal itu disampaikan di tengah isu reformasi Polri yang menuai pro kontra.

Dalam penilaian Toto, apa yang disampaikan Marsudi itu, seolah menguatkan isu yang ramai diperbincangkan publik belakangan ini, bahwa Kapolri melakukan perlawanan kepada Presiden terkait reformasi Polri.

“Kalau Pak Marsudi bicara atas nama pribadi, tidak membawa lembaga MUI, mungkin wajar-wajar saja. Tapi membawa bendera MUI, Pak Marsudi sudah offside, karena tak ada urgensinya dia berbicara seperti jubir Polri,” kata Toto.

Ia mengaku tidak mempersoalkan MUI terkait kunjungannya ke Kapolri di Mabes Polri. Apalagi untuk tujuan memberi masukan, pandangan dan diskusi berbagai hal sejauh dalam koridor tugas dan fungsi MUI.

Toto mengingatkan, MUI itu lembaga moral  yang memayungi pandangan para ulama dalam memberi arahan dan panduan kepada umat Islam tentang aneka isu yang terkait dengan keagamaan.

Salah satunya, sebut Toto,  mengeluarkan fatwa soal halal haram, maslahat- mudhorat dan sejenisnya. Termasuk, menjadi bagian dari tugasnya, melakukan amar maruf nahi munkar.

Baca Juga  Wagub: YPK Akan Tetap Jadi Ruang Berekspresi Publik

“Jadi, bukan mengurus masalah teknis politik kenegaraan seperti hubungan Kapolri dengan Presiden. Itu urusan internal eksekutif, yang tak ada urgensinya dikomentari MUI, karena sudah ada aturannya, hirarkinya dan mekanismenya,” jelasnya.

Ditegaskan Toto, MUI harus menjaga independensinya sebagai lembaga moral yang harus tetap kritis, mengingatkan, mengarahkan, bahkan menegur atas berbagai masalah yang dianggap melenceng dari spirit moral keagamaan.

“Urusan Polri dengan segala hubungannya, termasuk dengan Presiden, sudah ada yang mengurus. Bisa jubir resmi negara, bisa kementerian Polhukam dan bisa Polri sendiri. Jika isu seperti itu juga diurus MUI, sudah pasti MUI akan kehilangan bobotnya,” tegasnya.

Toto mengaku khawatir, jika lembaga agama seperti MUI  ikut terlibat dan mengintervensi urusan teknis eksekutif, sangat potensial menimbulkan konflik horuzontal sesama umat Islam yang preferensi politiknya berbeda-beda.

“Janganlah MUI menjadi komentator politik partisan terhadap lembaga eksekutif yang bukan domainnya. Kembali saja ke khittah, agar MUI konsisten memberi pandangan moral soal penegakan hukum, etika publik, keadilan, dan kemanusiaan,” tandas Toto.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Sedikitnya tujuh usaha kecil menengah (UKM) asal Kabupaten Bandung ikut serta di ajang tahunan pameran kerajinan tangan terbesar se-Asia Tenggara INACRAFT 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jumat 6 Februari 2026. Ketujuh UKM tersebut antara lain Zelia (fashion muslim)-Lia; Decopage (produk kriya)-Dewi; Batiqyunik (produk bordir manual)-Safa; Florita (produk rajut)-Ririn; T’Qis […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Perwakilan Kemendukbangga/ BKKBN Jawa Barat melaksanakan Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), dengan membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Cikapundung Kolot, Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal Kota Bandung, Rabu 4 Februari 2026. Selain melibatkan seluruh ASN BKKBN Jabar, kegiatan bersih-bersih ini diikuti pula para penyuluh KB, kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Komunitas Gober […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sastra Rancagé 2026 mengumumkan para pemenang karya sastra berbahasa daerah se-Indonesia. Ketua I Yayasan Kebudayaan Rancagé, Etti ES mengatakan hadiah ini telah diberikan sejak tahun 1989 secara terus-menerus setiap tahun, sebagai bentuk apresiasi untuk pengembangan sastra daerah di Indonesia. Para Pemenang Hadiah Sastra Rancagé Etti ES menyebutkan ada tiga nominé Hadiah Sastera […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan konsumen dan peningkatan kesejahteraan ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan kembali Program Ngantri (Kunjungan Industri) yang memberikan akses edukasi keuangan langsung bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum. Sepanjang Januari 2026, OJK Provinsi Jawa […]

Bale Jabar

BALEPAKUAN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna dilantik menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) masa khidmat 2025-2030 di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026). Turut menyaksikan pelantikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Wagub Jabar Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman dan jajaran Forkompimda Jabar […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Peristiwa Malari (Malapetaka Lima Belas Januari 1974) bukan sekadar catatan kerusuhan yang tak bisa lepas dari sosok Hariman Siregar. Di balik itu ada pesan moral kuat yang masih relevan untuk saat ini. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menanggapi peringatan Malari yang digelar hari ini di Universitas […]