Bale Bandung

Debat ke-3, Cabup Dadang Supriatna Singgung Refokusing Anggaran

×

Debat ke-3, Cabup Dadang Supriatna Singgung Refokusing Anggaran

Sebarkan artikel ini
Paslon Bupati/Wabup Bandung no 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan di Debat Publik ke-3, Sabtu (28/11/20). by PWI
Paslon Bupati/Wabup Bandung no 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan di Debat Publik ke-3, Sabtu (28/11/20). by PWI

SOREANG, Balebandung.com – Calon Bupati Bandung Nomor Urut 3 Dadang Supriatna menyoroti refokusing anggaran percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung dan kinerja Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung.

Menurut Dadang dana penanggulangan Covid-19 baik dari pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat maupun Pemkab Bandung sendiri harus transparan dan dibawa ke rapat paripurna DPRD untuk dibahas bersama.

Hal itu dilontarkan Dadang Supriatna dalam Debat Publik ke-2 Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung bertema Penanganan Pandemi Covid-19 di Sutan Raja Soreang, Sabtu (28/11/20).

“Seharusnya seperti di daerah lain maupun di DPRD Jabar, refokusing anggaran untuk percepatan penangan Covid itu dari awal seharusnya dibawa ke rapat paripurna untuk dibahas bersama antara eksekutif dan legislatif, agar tidak terjadi persoalan yang debatable seperti yang terjadi saat ini,” ungkap Dadang.

Bukan hanya soal anggaran, imbuh Dadang, tapi juga bantuan sosial lainnya berupa paket sembako. Menurutnya bansos tersebut harus setransparan mungkin disebutkan. Berapa pun jumlahnya, bantuan itu harus disampaikan secara terbuka ke masyarakat.

“Dalam bantuan itu pun harus dirinci disebut seperti Bansos dari Pemprov Jabar, bantuan non tunainya berupa semobako senilai Rp350 ribu, plus bantuan tunainya Rp150 ribu. Nah, untuk bantuan dari Pemkab Bandung ini saya sendiri tidak tahu berapa-berapanya,” ungkap Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Pernyataan Dadang tersebut terpicu polemik antara Pemkab Bandung dan DPRD Kabupaten Bandung yang meminta evaluasi atas kinerja Satgas Covid-19 Kabupaten Bandung dengan mengusulkan pembentukan Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Bandung.

Terlebih sejak Kabupaten Bandung ditetapkan Pemprov Jabar jadi salah satu daerah zona merah, empat fraksi DPRD Kabupaten Bandung akhirnya secara tertulis menyampaikan usulan pembentukan Pansus Covid-19 itu kepada pimpinan Dewan.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kab. Bandung, Osin Permana, bersama Ketua Fraksi NasDem, Toni Permana, Fraksi PKB, H. Uya Mulyana, dan Fraksi PKS, Maulana Fahmi, menyatakan sikap untuk dibentuknya Pansus Covid-19, dengan tujuan bisa mengawasi pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19, agar bisa lebih transparan dan tepat sasaran.

Osin dan lainnya merasa prihatin sehubungan dengan penangan Covid yang dirasakannya belum maksimal dilakukan Pemkab Bandung. Sehingga berdampak pada penerapan zona merah. Hal ini jelas menandakan kalau kinerja Satgas Penanggulangan Covid 19 belum terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

Sebagai anggota DPRD, Osin menegaskan, suatu kewajaran bila pihaknya mengusulkan dibentuk pansus untuk mengawasi penanganan dan penanggulangan bagi warga dampak terdampak Covid-19. Bisa saja salah sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan wewenang, dan korban yang terdampak tidak menerima jaringan pengamanan sosial.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat mendorong perluasan akses pembiayaan bagi petani kopi untuk mengembangkan perkebunan kopi arabika di kawasan Perhutani Kamojang, Kabupaten Bandung, dari sekitar 136 hektare menuju target 1.000 hektare. Dengan asumsi kebutuhan modal Rp50 juta per hektare, pengembangan tersebut memiliki potensi kebutuhan pembiayaan hingga Rp50 miliar. Kepala OJK Jawa […]

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Direktur Utama Bank bjb Ayi Subarna menyatakan kesiapan bank bjb mendukung pembiayaan pengembangan perkebunan kopi hingga 1.000 hektare di kawasan Perhutani Kamojang, Kabupaten Bandung. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat produktivitas petani, meningkatkan pendapatan, serta memperluas akses pasar kopi spesialti Java Preanger hingga mancanegara. Komitmen itu disampaikan Ayi dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Kopi Speciality […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlaltul Ulama (MWCNU) Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Addzimat Dai Indonesia, Jl Samsat Cipasir Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek, Sabtu 24 Oktober 2026 . Kegiatan yang bersinergi dengan Ansor Rancaekek diawali dengan pelaksanaan upacara Peringatan HSN dengan Ketua Tanfidziyah MWC NU Rancaekek […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung menunjukkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung. Dalam bahan evaluasi Pemkab Bandung, BUMD sektor perbankan tersebut disebut telah memenuhi 100 persen target setoran dividen dengan nilai sekitar Rp78 miliar. Capaian itu mendapat apresiasi Bupati Bandung KDS dalam rapat koordinasi pemerintah daerah di Gedung M. Toha, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – H. Asep Sahrial atau Asep Awing resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung periode 2026–2029. Ia menyerahkan formulir pencalonan kepada panitia di Sekretariat PWI Kabupaten Bandung, Jalan Ciloa, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Senin (26/10/2026). Asep Awing membawa visi mewujudkan PWI yang mandiri, profesional, berintegritas, dan berdaya saing di […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Telkom University (Tel-U) membekali 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner binaan Yayasan Al Mu’min Griya Bandung Indah dengan strategi pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan (AI) serta teknik produksi makanan yang efisien dan higienis. Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat daya saing produk sekaligus membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan pemasaran […]