Bale Jabar

Kopi Asal Pangalengan Jadi Juara Dunia

×

Kopi Asal Pangalengan Jadi Juara Dunia

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan petani kopi asal Pangalengan, Kab Bandung Ayi Suteja, di halaman belakang Gedung Pakuan, Kamis (21/4). by Humas Pemprov Jabar
Pertemuan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan petani kopi asal Pangalengan, Kab Bandung Ayi Suteja, di halaman belakang Gedung Pakuan, Kamis (21/4). by Humas Pemprov Jabar
Pertemuan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan petani kopi asal Pangalengan, Kab Bandung Ayi Suteja, di halaman belakang Gedung Pakuan, Kamis (21/4). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG, Balebandung.com – Kopi Java Preanger asal Jawa Barat yang dikembangkan petani kopi Ayi Suteja di Malabar Pangalengan, berhasil menjadi juara satu dalam festival kopi dunia yang digelar Atlanta Amerika Serikat Maret lalu.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta petani kopi juara dunia asal Jawa Barat kian mandiri dan meneguhkan skema bisnisnya. Dengan cara demikian, kata gubernur, petani kopi-lah yang pertama menikmati booming speciality coffee jenis Java Preanger. Bukan pihak ketiga, apalagi tengkulak, yang ditenggarai masih dominan menikmati ledakan harga komoditas tersebut.

“Ini luar biasa, kopi Jawa Barat menjadi juara satu dalam ajang festival kopi bergengsi itu. Bukan hanya juara satu, tetapi juara 1, juara 2 juara 4, juara 6, juara 9, juara 11 dan juara 15. Jadi ada 6 juara yang kita dapatkan,” ucap Aher saat menerima pengembang kopi asal Jawa Barat: Ayi Sutedja, Wildan Mustofa, Slamet Prayogo, Asep, Dedi Darmadi. Mereka mengembangkan enam juara dunia kopi asal Jawa Barat pada SCAA Expo di Atlanta, Amerika Serikat, 14-17 April 2016.

“Ini buktinya bahwa kopi kita memang unggul dibanding dengan kopi lain di dunia ini. Tinggal bagaimana kita bisa mengembangkan keunggulan ini bisa menjadi komoditi yang bisa diandalkan” terang Aher.

Pertemuan antara Gubernur dan petani kopi Ayi Suteja berlangsung di halaman belakang Gedung Pakuan dalam suasana santai sambil menikmati kopi juara itu. “Bersatu terus, saling meneguhkan sesama petani agar harga tak mudah dipermainkan. Dengan bersatu, petani bisa saling bantu, jangan malah mudah diijon para tengkulak ketika ada kendala finansial,” ujarnya.

Secara umum, terang Aher, petani kopi di Jabar tengah dalam gairah bertanam dalam beberapa tahun terakhir. Ini terjadi karena adanya kenaikan permintaan sekaligus rekognisi kualitas pada jenis kopi asal Jawa Barat tersebut. Raihan enam juara dalam ajang SCAA kian meneguhkan citarasa kopi asal Jawa Barat di tingkat nasional, regional, hingga global.

Baca Juga  Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Dongkrak Transaksi UMKM Jabar Lebih dari Dua Kali Lipat

“Petani kopi di Jawa Barat baru saja dinobatkan enam juara dalam kompetisi *speciality coffee* di Atlanta, Amerika Serikat. Juara kesatu dari Gunung Puntang (yang dikembangkan Ayi Sutedja), Jawa Barat,” sebut Aher.

Raihan tersebut menurutnya juga menciptakan efek rebound terhadap bibit kopi Jawa Barat yang sempat terpuruk, namun naik daun beberapa tahun terakhir. Aher mengatakan Java Preanger menonjol karena menjadi kopi yang bibitnya langsung dibawa dari induk terbaik di Kenya, tanpa tersebar dulu di lokasi lainnya. Sementara kopi jenis lain dari provinsi di luar Jawa Barat sempat tersebar dulu sebelum dibudidayakan di daerahnya.

“Itu membuat cita rasanya sudah tidak otentik lagi khas Kenya karena sempat ditanam dulu. Java Preanger diburu karena otentik sehingga harganya sekarang bisa Rp200 ribu per kg di Indonesia dan Rp600 ribu per kg kalau harga ekspor,” ungkapnya.

Aher menerangkan lonjakan tersebut menggugah kebijakan Pemprov Jabar. Karenanya, dalam dua tahun terakhir, sudah ribuan bibit diberikan pemprov kepada para pembudidaya lahan perkebunan di provinsi tersebut.

Kopi Gunung Puntang dinobatkan sebagai juara dalam SCAA Expo yang dikunjungi sekitar 12.000 para pemangku kepentingan kopi dari seluruh dunia. Sebelum dikirim sebagai perwakilan kriteria Potrait Country (negara yang dianggap memajukan kopi khas), kopi diuji dulu Caswells Coffee sebagai satu-satunya laboratorium kopi di Indonesia yang tersertifikasi standar SCAA.

Ajang kejuaraan cita rasa kopi yang pertama kali diikuti oleh Ayi adalah Jakarta International Expo pada Nopember 2015 di mana pada event tersebut kopi milik Ayi berhasil meraih nilai terbaik 1 (85,3) dan terbaik ke 2 (83,5). Dari hasil kejuaraan tersebut mulailah kopi milik Ayi dikenal secara luas di kalangan pencinta kopi.

Baca Juga  Faisal Radi: CoE Korporasi Kopi Harus Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Petani

Selanjutnya sekitar awal tahun 2016 pihak Kementerian Perdagangan yang di didukung *Caswells Coffee, *yaitu lembaga penjamin mutu produk kopi dengan sertifikat standar *Specialty Coffee Association of America* (SCAA), menyeleksi kualitas produk kopi dari berbagai daerah di Indonesia yaitu sebanyak 74 sampel kopi, yang hasilnya nanti akan diikutkan dalam *Specialty Coffee Association of America (SCAA) Expo 2016* Tanggal 14-17 April 2016 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS).

Dari 74 sample tersebut telah terpilih 20 besar sample dengan skor teratas akan dipergunakan di beberapa aktivitas di paviriun Indonesia dan S*tandar Specialty Coffee Association of America (SCAA) 2016,* yaitu kopi: 1. Gunun Puntang; 2. Mekarwangi; 3. Manggarai; 4. Malabar Honey; 5. Atulintang; 6. Toraja Sapan, 7. Bluemoon Organic, 8. Gayo Organic, 9. Java Cibeber, 10. Kopi Catur Washed; 11. West Java Pasundan Honey, 12. 12. Pantan Raya; 13. Arabica Specialty Gayo; 14. Arabica Toraja, 15. Golawa; 16. Redelong; 17. Andungsari; 18. Ende; 19. Kopi Catur Hinay; 20. Temanggung.

Dari 20 kopi terpilih itu, ternyata diantaranya terdapat 6 kopi yang berasal dari Jawa Barat, yaitu: No. 1. Gunung Puntang (Ayi); No.2. Mekarwangi (Wildan); No.4. Malabar Honey (Slamet P); No.9. Java Cibeber (Asep); No.11. West Java Pasundan Honey (Dedi Gunung Tilu); No.17. Andungsari (Wildan).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BALEPAKUAN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna dilantik menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) masa khidmat 2025-2030 di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026). Turut menyaksikan pelantikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Wagub Jabar Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman dan jajaran Forkompimda Jabar […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Peristiwa Malari (Malapetaka Lima Belas Januari 1974) bukan sekadar catatan kerusuhan yang tak bisa lepas dari sosok Hariman Siregar. Di balik itu ada pesan moral kuat yang masih relevan untuk saat ini. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menanggapi peringatan Malari yang digelar hari ini di Universitas […]

Bale Jabar

PANGANDARAN, balebandung.com – Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi dari nelayan Cilacap KM Murah Rezeki di Perairan Pangandaran atas ditemukannya jasad seorang atlet terjun payung, sekitar pukul 07.45 WIB, Jumat 2 Januari 2026. Jasad dengan tanda-tanda korban yang dicari atas nama almarhumah Purn Korpasgat Widiasih (58) ditemukan mengapung di Perairan Bagolo dengan jarak 9 Nautical Mile […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sepanjang tahun 2025, Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat telah menyelesaikan 503 permohonan sengketa informasi publik dari total 775 register sengketa yang ditangani. Ini bukan sekadar deret angka administratif. Ini adalah kesaksian tentang amanah kekuasaan dan keberanian negara untuk hadir ketika hak warga diuji. Angka ini bukan hanya indikator kinerja kelembagaan, melainkan potret […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ajakan rutin untuk sholat tahajud lewat whatsApp Grup keluarga besar alumni Pondok Pesantren Ibadurrahman YLPI Tegallega Sukabumi berbuah apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan. Apresiasi itu disampaikan Erwan secara spontan melalui Ketua Umum IKAL Pondok Pesantren tersebut, Toto Izul Fatah, di Bandung, Selasa (30/12/2025). Kegiatan dilakukan dalam rangkaian program […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Surat yang berisi intruksi DPD Gerindra Jawa Barat kepada seluruh DPC dan para kadernya untuk  tidak merayakan tahun baru dengan pesta pora dan menggantinya dengan Doa Bersama, sangat layak jadi inspirasi kebijakan nasional. Terutama, dalam suasana duka musibah banjir di wilayah Sumatra yang menelan banyak korban jiwa. “Instruksi Ketua Gerindra Jabar soal […]