Bale Kota Bandung

Nih, 4 Pilar Perubahan Versi Ridwan Kamil

×

Nih, 4 Pilar Perubahan Versi Ridwan Kamil

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bandung Ridwan Kami saat "Ngariung Sareng Komunitas Bandung" di Tjendana Bistro, Sukajadi, Jumat (26/2). by Primanda Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kami saat "Ngariung Sareng Komunitas Bandung" di Tjendana Bistro,  Sukajadi, Jumat (26/2). by Primanda Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kami saat “Ngariung Sareng Komunitas Bandung” di Tjendana Bistro, Sukajadi, Jumat (26/2). by Primanda Humas Pemkot Bandung

SUKAJADI – Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil mengungkapkan Kota Bandung mendapatkan berkah bonus demografi, lebih dari setengah populasinya didominasi angkatan muda. Secara statistik angkatan di bawah 40 tahun lebih dari 60%.

“Itulah kenapa pemuda sebagai mayoritas harus kompak menyuarakan aspirasinya untuk mempunyai kekuatan menentukan arah negeri ini,” ucap walikota saat “Kang Emil Ngariung Sareng Komunitas Bandung” bersama puluhan komunitas dari berbagai hobi dan minat, di Tjendana Bistro, Jl. Sukajadi, Jumat (26/2/16).

Pada kesempatan itu Ridwan memotivasi anak-anak muda Bandung untuk lakukan kegiatan-kegiatan bermanfaat dengan cara berkomunitas. “Anak muda Bandung itu harus disibukkan kegiatan positif. Kehadiran komunitas-komunitas ini menyalurkan aspirasi untuk lebih berguna sibuk ke dalam kebermanfaatan yang positif, bisa bermanfaat seperti dalam bidang lingkungan, ekonomi, sosial apapun itu yang penting ada indeks kebermanfaatan,” kata Emil.

Pemuda sebagai agen perubahan memiliki peran dan fungsi yang strategis untuk akselerasi perubahan pola pikir masyarakat. “Salah satu permasalahan terbesar kota ini disebabkan pola pikir, buang sampah sembarangan pelanggaran aturan, kami sebagai pemerintah hanya sanggup membawa seperempat perubahan,” ungkapnya.

Untuk mengakselerasi perubahan yang bisa mengubah Kota Bandung dibutuhkan empat kekuatan kelompok. “Salah besar apabila untuk membuat perubahan yang cepat Kota Bandung hanya mengandalkan pemerintah saja. Butuh kekompakan pemerintah dengan kekuatan politiknya, pebisnis dengan capital power, civil society organization, komunitas termasuk di dalamnya dengan social power-nya, media dengan information power yang memberitakan hal positif juga mengedukasi masyarakat,” tandas Emil.

Sebagai salah satu jaringan kota kreatif (Creative Cities Network) dalam Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization- UNESCO), ke depan Emil bakal menghadiahkan proyek-proyek untuk memfasilitasi berkembangnya komunitas.

Baca Juga  Libatkan Pelaku UMKM, Ridwan Kamil Buka Bandung Bike Festival

“Akan dibangun Creative Center pertama di Indonesia di Jalan Laswi senilai Rp40 milIar, tempat anak-anak muda kumpul berdiskusi dengan fasilitas perpustakaan, studio seni, bioskop, cafe, design store untuk jualan hasil karya, ” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, “Kedua, kita akan membuat Inovation Center. Saya sudah siapkan untuk membeli 3D printer, mesin laser yang dapat memotong besi dan membeli mesin-mesin mahal lainnya untuk membuat prototipe apa saja di sana. Juga kita juga telah siapkan satu hektar untuk membuat pasar seni permanen di Jalan Jakarta agar seniman komunitas dapat menjual barang seni,” bebernya.

Dengan tangan terbuka Emil menawarkan apa yang bisa dibantu dirinya sebagai Wali Kota kepada komunitas Bandung, “Silahkan apa saja. Berikan aspirasinya untuk kebermanfaatan Kota Bandung. Apa yang bisa saya bantu sebagai walikota untuk komunitas. Karena saya sebelum menjadi walikota lahir dari komunitas,” tawarnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Wahana Bina Insani bekerjasama dengan Tim Dosen DKV FIK Telkom University menggelar pelatihan bagi 20 guru TK dan TA se-Kota Bandung, di PUSDAI Kota Bandung ?Jumat, 28 November 2025. “Pelatihan komprehensif bertujuan memperkuat peran guru di kelas. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi penguatan kualitas pengajaran para guru di […]

UJUNGBERUNG, balebandung.com- Gelaran Sasihung Fest 4 kembali mengguncang Alun-alun Ujungberung, Jumat 28 November 2025. Festival yang mengusung semangat kolaborasi dan pelestarian budaya ini menghadirkan ragam kesenian tradisi hingga modern, dengan nafas kuat dari para seniman lokal Bandung Timur. Ketua Sasihung Ujungberung sekaligus pemerhati budaya, Dadang Hendra menjelaskan, Sasihung, singkatan dari Sayunan Seniman Hurip Ujungberung hadir […]

Bale Kota Bandung

LENGKONG, balebandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam penyelesaian berbagai persoalan kota melalui sikap peduli dan kebersamaan. “Lawan dari cinta bukan benci, tapi tidak peduli. Kalau sudah tidak peduli, berarti sudah tidak ada rasa. Bandung membutuhkan rasa dan karsa,” kata Farhan saat meresmikan Masjid Al-Ikhlas PC Nahdlatul Ulama Kota […]

Kota Bandung, Balebandung.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Pemkot Bandung akan terus mengawal berlangsungnya renovasi Teras Cihampelas. Hal itu ia sampaikan di tengah-tengah kunjungannya, Jumat 11 Juli 2025. Farhan menyebut, pembenahan kawasan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi bentuk amanat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Ini bukan cuma proyek renovasi biasa. Teras Cihampelas […]

KOTA BANDUNG, Balebandung.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung menggelar rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah sebagai momentum spiritual dan sosial untuk memperkuat soliditas umat sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat. Dengan mengangkat tema “Hijrah Menuju Kemandirian Umat: Meneguhkan Nilai Keislaman, Membangun Kekuatan Ekonomi”, kegiatan digelar di Gedung BUMNU PWNU Jabar JL. […]

Bale Kota Bandung

Kota Bandung, Balebandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya meningkatkan nilai-nilai toleransi beragama sebagai bagian dari menyejahterakan warga. Hal itu sesuai dengan Misi 05 Bandung Utama yaitu membentuk karakter warga Kota Bandung yang agamis, moderat dan toleran. “Peningkatan sumber daya manusia yang produktif harus juga mampu meningkatkan daya saing spiritual sebagai bekal dalam percaturan dunia […]