Bale Bandung

Bupati Bandung : Penerapan Kantung Plastik Berbayar Belum Ada Perbup-nya

×

Bupati Bandung : Penerapan Kantung Plastik Berbayar Belum Ada Perbup-nya

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser
Bupati Bandung Dadang Naser
Bupati Bandung Dadang Naser

SOREANG – Bupati Bandung Dadang M Naser menyatakan penerapan kantung plastik berbayar di Kabupaten Bandung sebenarnya sudah disepakati sejak lama antara Pemkab Bandung dengan para pengelola ritel atau minimarket dan supermarket. Bahkan hal tersebut menurut bupati sudah tercantum dalam lembaran moratorium pembangunan minimarket sejak tahun 2012 silam.

Dalam lembaran moratorium disebutkan dana hasil penjualan kantong plastik berbayar dari konsumen di minimarket, supermarket, dan tempat niaga lainnya di Kabupaten Bandung rencananya akan digunakan untuk penanggulangan masalah kebersihan dan lingkungan hidup di Kabupaten Bandung.

“Sebenarnya rencana penerapan kantung plastik berbayar itu sudah lama disepakati antara Pemkab Bandung dengan para pengelola ritel atau minimarket dan supermarket. Hasil dari dana kantung plastik berbayar itu nantinya akan digunakan untuk penanggulangan masalah kebersihan dan lingkungan hidup di Kabupaten Bandung,” terang Dadang kepada wartawan di Soreang, Jumat (4/3/16).

Selain penerapan kantung plastik berbayar, dalam moratorium itu juga disebutkan minimarket atau supermarket di Kabupaten Bandung harus ikut memasarkan produk usaha lokal, menjadi grosir bagi toko atau warung di sekitarnya.

Kendati begitu, tukas Dadang, kantung plastik berbayar belum bisa diberlakukan di wilayah Kabupaten Bandung sebab belum ada peraturan atau payung hukum yang menaunginya

“Jadi, ini sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dengan para pengusaha retail sebelum peraturan tentang kantung plastik berbayar ini dikeluarkan pemerintah pusat. Di Kabupaten Bandung, kami tinggal membuat peraturan bupatinya, supaya bisa lebih cepat diterapkan,” ungkap Dadang.

Komitmen tersebut menurutnya baru bisa dilakukan setelah payung hukum mengenai pemungutan biaya kantong plastik berbayar ini dibuat. Jangan sampai, kata Dadang, dana hasil penjualan plastik berbayar ini malah menjadi keuntungan lebih bagi para pengusaha.

Menurut bupati rencananya dana hasil penjualannya akan disalurkan kepada sebuah lembaga yang ditunjuk bersama oleh pemerintah dan pengusaha retail untuk melaksanakan program penanggulangan masalah kebersihan dan lingkungan di Kabupaten Bandung.

“Tentunya ini harus diawasi dengan ketat oleh berbagai pihak agar masyarakat dapat merasakan hasilnya. Tidak boleh gegabah juga dalam melaksanakan ini. Kedepannya program ini akan membantu pemerintah dalam menangani masalah kebersihan dan lingkungan di Kabupaten Bandung,” kata Dadang.

Sementara itu di wilayah timur Kabupaten Bandung sudah banyak minimarket yang memberlakukan kantung plastik berbayar ini terhadap konsumennya. Meski belum ada peraturan yang jelas, nyaris semua minimarket yang ada di Kecamatan Rancaekek misalnya, sudah kompak memberlakukan kantung plastik berbayar. Hal ini tentu meresahkan konsumen.

“Kok aneh belum diberlakukan di Kabupaten Bandung, ini malah sudah banyak minimarket yang sudah memberlakukan. Terus, kalau kita bayar Rp 200, hasil pengumpulan dana itu dikemanakan? Buat pengusahanya?” kata Ny Azmi, warga Rancaekek.  (iwa)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com – Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) mendorong Syarikat Islam (SI) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memperluas peluang usaha, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta membuka akses pendidikan bagi masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan KDS saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kabupaten Bandung di Kecamatan Ciparay, Minggu […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Konsistensi menjalankan gerakan sosial dan kemanusiaan mengantarkan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Organisasi Kepemudaan Terbaik di Bidang Sosial se-Kabupaten Bandung. Penghargaan dari Bupati Bandung tersebut diberikan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat Kabupaten Bandung di Lapang Upakarti, Soreang, Rabu (28/10/2026). Ketua PC Fatayat NU Kabupaten […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Job Fair Bandung Bedas Festival 2026 disambut antusias para pencari kerja. Sejak hari kedua pelaksanaan, Sabtu (31/10/2026), di Thee Matic Mall, Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, masyarakat berdatangan untuk mencari peluang kerja dari sejumlah perusahaan peserta. Job fair dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini digelar Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Budaya membaca dan kemampuan berpikir kritis menjadi perhatian dalam diskusi dan bedah buku kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang digelar Sinergi Generasi Muda (SIGMA) di Canz Cafe, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jumat (30/10/2026) malam. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta dari kalangan mahasiswa dan komunitas tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dede Yusuf […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) mengapresiasi terselenggaranya Bandung Bedas Festival 2026 dengan semangat “Festivalnya Pemuda Kabupaten Bandung” yang digelar KNPI Kabupaten Bandung dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-98. Semarak kegiatan Bandung Bedas Festival 2026 ini dilangsungkan di Thee Matic Mall Majalaya Desa Majasetra Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Jumat (30/10/2026). Bupati KDS […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabar baik bagi pencari kerja di Kabupaten Bandung. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung membuka akses terhadap 600 lowongan pekerjaan melalui Job Fair 2026 yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober 2026, di The Matic Majalaya. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis. Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram […]