Bale Bisnis

OJK Jabar-Pemkab Cirebon Siap Berantas Mafia Pangan dan Perkuat Literasi Keuangan

×

OJK Jabar-Pemkab Cirebon Siap Berantas Mafia Pangan dan Perkuat Literasi Keuangan

Sebarkan artikel ini

CIREBN, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memberantas praktik mafia pangan dan tengkulak, melalui peningkatan literasi keuangan serta perluasan akses pembiayaan formal guna mendorong pemerataan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Hal itu terungkap saat pertemuan Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman dengan Bupati Cirebon Imron Rosyadi di Kantor Bupati Cirebon, Senin(15/12/2025).

Pada kesempatan itu Darwisman menyampaikan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon pada triwulan III 2025 sebesar 6,16 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Barat. Pertumbuhan ini ditopang konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 80,20 persen terhadap PDRB. Namun, tingkat kemiskinan masih relatif tinggi yakni 10,23 persen, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 229,64 ribu jiwa.

“Kondisi ini menunjukkan perlunya langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan kesejahteraan,” kata Darwisman.

Darwis menyampaikan Kabupaten Cirebon dapat dikembangkan sebagai Kawasan Komoditas Unggulan dan Perkotaan Non-Metropolitan Jawa Barat, dengan produk unggulan dari sektor Pertanian (Buah Mangga) dan sektor Peternakan (Domba dan Itik), serta Industri Pengolahan (manufaktur batu alam, sendal karet, dan konveksi) dan Penyedia Akomodasi, Makan, dan Minum.

“Ada juga komoditas unggulan yang dapat dikembangkan untuk mendukung Kabupaten Cirebon sebagai Kawasan Perkotaan antara lain garam, Ikan Kerapu, rajungan, kepiting, dan produk-produk Perikanan,” sebut Darwis.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi menegaskan potensi ekonomi Cirebon sangat besar, namun karakter masyarakat perlu diberi landasan pengertian yang kuat.

“Orang tua nelayan sering mempertanyakan mengapa anaknya harus sekolah kalau nantinya tetap menjadi nelayan. Padahal pendidikan dan literasi keuangan penting agar generasi nelayan bisa lebih sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menyoroti fenomena masyarakat yang masih banyak terjerat praktik bank emok dan bergantung pada tengkulak yang menentukan harga di pelelangan ikan maupun komoditas pertanian.

Menurut Imron, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi solusi untuk meningkatkan ekonomi rakyat apabila ekosistemnya berbasis usaha kerakyatan. Namun, ia menegaskan seluruh stakeholder di Kabupaten Cirebon harus bersatu memerangi mafia pangan dan Pemerintah Kabupaten Cirebon siap berkolaborasi dan bersinergi dengan OJK untuk memajukan pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

“Pelaku UMKM banyak, tetapi penerima KUR sedikit, sehingga masyarakat lari ke tengkulak. Untuk memutus praktik ini, diperlukan program menyeluruh, misalnya pupuk subsidi dan dukungan pembiayaan yang lebih luas,” ungkap bupati.

Sementara itu, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menekankan tantangan utama di Kabupaten Cirebon bukan hanya soal akses pembiayaan, tetapi juga bagaimana membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan formal.

“Banyak masyarakat kita masih merasa lebih mudah berhubungan dengan tengkulak atau pinjaman informal karena prosesnya cepat, meski merugikan. Tugas kami adalah memastikan bahwa layanan keuangan resmi hadir dengan cara yang sederhana, dekat dengan masyarakat, dan sesuai kebutuhan mereka,” ujar Agus.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui Financial Expo (FinExpo) 2026 yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Trans Studio Mall Bandung. Kegiatan puncak peringatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 ini berhasil mencatat 27.417 pengunjung dan nilai transaksi Rp15,76 miliar. FinExpo 2026 […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com — Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah pemain judi online (judol) tertinggi di Jawa Barat. Kabupaten Bandung menempati posisi kedua dengan 182.450 pemain berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2024 yang diolah dalam paparan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat. Data tersebut menunjukkan jumlah pemain judol di Kabupaten Bogor […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com — Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatat pembukaan 27,23 juta rekening dan akun produk jasa keuangan sepanjang Oktober. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri jasa keuangan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Berdasarkan data OJK, pembukaan tersebut terdiri atas 7,21 juta rekening perbankan, 2,07 juta […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR), yakni PT BPR Sejahteraartha Sembada, PT BPR Mitra Rakyat Riau, dan PT BPR Mitradana Madani, ke dalam PT BPR Arthaguna Mandiri. Konsolidasi yang efektif sejak 10 Agustus 2026 ini diarahkan untuk memperkuat permodalan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas akses pembiayaan bagi […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com — Permata Bank membekali siswa SMP Ganesha Bandung dengan kecakapan mengelola uang dan mengenali risiko transaksi digital melalui program Permata CERITA 2026. Program edukasi keuangan yang melibatkan lebih dari 500 employee volunteers ini digelar di 24 kota di Indonesia dalam rangka perayaan ulang tahun Permata Bank ke-24. Melalui program bertema “24 Tahun, 24 Kota, […]

Bale Bisnis

JAKARTA, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperluas penelusuran rekening yang terindikasi terkait judi online. Perbankan tidak hanya diminta melakukan pemblokiran atau Enhanced Due Diligence (EDD) terhadap rekening yang dilaporkan, tetapi juga menelusuri rekening lain yang memiliki kesesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dalam siaran pers RDK September 2026, OJK mencatat sekitar 38.796 rekening terindikasi melakukan […]