Bale Bandung

Penanganan Sampah Rumah Tangga Tanggung Jawab Bersama

×

Penanganan Sampah Rumah Tangga Tanggung Jawab Bersama

Sebarkan artikel ini
Sejumlah unsur saat menangani tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah sementara di RW 23 Kelurahan/Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Selasa (3/1/2023)./itimewa/

BALEENDAH,balebandung.com – Penanganan sampah rumah tangga menjadi salah satu komponen penting dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Bandung. Penanganan sampah di RW 23 Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Selasa (3/1/2023), dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan banyak pihak. Yaitu dari pihak Kelurahan dan Camat Baleendah hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.

Salah satu tokoh masyarakat yang turut serta hadir yakni H. Tarya Witarsa, Sekretaris Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bandung yang sengaja turut rembuk dalam kerja bakti penanganan sampah tersebut. Tarya mengatakan, penanganan sampah menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, tatkala diundang untuk gerakan penanganan sampah, Tarya pun langsung turun tangan.

“Iya sampah ini kan problem bersama. Seperti halnya yang dikatakan oleh Bupati Bandung H.M Dadang Supriatna beberapa pekan lalu dalan siaran radio bahwa unsur kebersamaan sangat diperlukan sehingga tidak ada saling tuding ketika sampah berserakan,” ujar Tarya di Baleendah.

Tarya menyebutkan bahwa volume sampah rumah tangga memang tinggi di Kabupaten Bandung, sehingga gerakan penanganan bersama ini menjadi penting meskipun dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup dengan adanya alat berat wheel loader pengeruk sampah.

Ia menilai setiap rumah harusnya melakukan edukasi sampah agar tidak berserakan di pinggir jalan dengan tidak menyalahkan keterbatasan tempat pembuangan sementara.

“Sangat jijik sekali kalau kita lihat perilaku membuang sampah sembarangan, tidak beradab sekali. Padahal agama sudah mengatur hal-hal terkait kebersihan. Mestinya, para ajengan atau pun ulama yang ada di wilayah mulai mengkaji fikih lingkungan agar juga membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sampah,” katanya.

Tarya mengatakan penanganan sampah di RW 23 Kelurahan Baleendah itu berawal dari keprihatinannya.

Baca Juga  Jadi Peringkat Pertama BK Porprov, Bupati Kang DS Bangga dan Ucapkan Selamat ke Tim Voli Indoor Putra dan Putri Kab Bandung

“Sudah sejak lama, sampah menumpuk di tempat pembuangan sampah sementara itu. Tempat itu sudah hampir selama 10 tahun digunakan warga untuk tempat pengolahan sampah, karena volume sampah semakin banyak, sehingga banyak yang tidak tertangani akhirnya menumpuk,” tutur Tarya yang juga pengelola Yayasan Santri Peduli Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.

Ia berharap dengan adanya penanganan sampah di lokasi tersebut, ada tindaklanjut untuk solusi penanganan kedepan.

“Bagaimana pun sampah ini bisa dikelola dan bermanfaat bagi masyarakat walaupun nantinya harus membuang dalam bentuk residu,” katanya.

Tarya menyebutkan awalnya tempat pembuangan sampah itu, hanya untuk warga di lingkungan RW 23 Kelurahan Baleendah. “Tapi akhirnya banyak juga warga dari luar RW 23 yang membuang sampah ke tempat itu,” katanya.
Ia mengatakan di lokasi tempat pembuangan sampah itu, ada tempat pembakaran sampah. Karena sampahnya terlalu banyak, akhirnya tidak tertangani.

“Kita berharap setelah sampah itu ditangani, kedepannya ada pembinaan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah. Dengan adanya penanganan sampah itu diharapkan ada solusi kedepannya, dan bisa mengurangi risiko penumpukan sampah,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]