Bale Bandung

Perang Rusia dan Ukraina Berpengaruh Pada Pengadaan Pupuk

×

Perang Rusia dan Ukraina Berpengaruh Pada Pengadaan Pupuk

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Dr. Ir. H. A. Tisna Umaran, M.P., (kanan)./bb2/bbcom/

SOREANG,balebandung.com – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Dr. Ir. H. A Tisna Umaran, M.P., mengatakan alokasi pupuk bersubsidi itu trennya semakin turun. Hal itu salah satunya dipicu atau dipengaruhi oleh perang Rusia dan Ukraina, karena salah satu bahan baku untuk pembuatan pupuk itu dari Ukraina, sehingga terjadi kenaikan harga produksi.

“Memang kebijakan pemerintah pusat adalah mengurangi pupuk subsidi,” kata Tisna di Soreang, Selasa (3/1/2023).

Oleh karena itu, lanjut Tisna Umaran, Bupati Bandung HM Dadang Supriatna sudah jauh-jauh hari mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Bandung. Yaitu dengan cara mengalokasikan anggaran hibah untuk kelompok tani tahun 2023 ini sebesar Rp 25 miliar.

“Anggaran hibah itu diperuntukan untuk 50.000 petani di Kabupaten Bandung. Diharapkan itu menjadi stimulan, bagaimana petani masih bisa produksi membeli pupuk nonsubsidi,” ujar Tisna Umaran.

Bupati Bandung, lanjut Tisna Umaran, sudah memerintahkan untuk mencari sumber-sumber lain, terkait dengan pengadaan pupuk. “Tahun ini, insya Allah, barang kali kami sedang koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan kita akan mengajukan bantuan pupuk organik cair yang diusulkan untuk 15.000 hektare lahan pertanian padi,dan 15.000 hektare lainnya untuk lahan pertanian sayuran dan palawija,” jelas Tisna Umaran.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan pengawalan, termasuk bagaimana pelaksanaan bimteknya. “Supaya aplikasi di lapangannya, sesuai dengan harapan,” katanya.

Kenapa pupuk cair yang didapatkan, kata dia, karena pupuk cair dengan pupuk pabrikan, komposisinya bisa memenuhi kebutuhan tanaman. “Nah tinggal bagaimana aplikasinya di lapangan. Nah, teknisnya kita akan lakukan guide kepada para petani,” ucapnya.

Kemudian, katanya, petani belum terbiasa dengan menggunakan pupuk cair itu, pihaknya akan mencoba supaya para petani ada alternatif lain selain penggunaan pupuk pabrikan tadi.

Baca Juga  Cegah Klaster Perkantoran, Pemkab Bandung Lakukan Gakpin

“Pupuk cair itu sifatnya hibah. Mudah-mudahan secepatnya, kita sudah mengajukan ke Kementerian Pertanian. Minggu ini, kita akan kirimkan permintaannya. Mudah-mudahan bisa segera diverifikasi dan bisa sesegera mungkin didistribusikan ke kelompok tani,” harapnya.

Ia mengungkapkan, bahwa pupuk subsidi itu lebih murah harganya, sedangkan pupuk nonsubsidi lebih mahal. “Karena murah tadi, sehingga permintaan tinggi dan selayaknya petani mendapatkan pupuk subsidi. Tapi ya itu tadi karena alokasinya berkurang, sehingga ketersediaan di lapangan pun berkurang,” katanya.

Ia mengatakan ketersediaan pupuk subsidi semakin berkurang, seperti pada tahun kemarin dan tahun ini juga berkurang lagi. “Ketersediaan pupuk subsidi itu hanya 30 persen dari kebutuhan di Kabupaten Bandung, dari luas lahan eksisting 24.000 hektare. Jadi kita hanya mendapatkan alokasi pupuk subsidi hanya 30 persen,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]