Bale Jabar

Banjir Bandung Selatan Kesalahan ‘Berjamaah’

×

Banjir Bandung Selatan Kesalahan ‘Berjamaah’

Sebarkan artikel ini
Wagub jabar Deddy Mizwar didampingi Wabup Bandung Gun Gun Gunawan usai Ngariung 'Bincang-bincang Banjir Bandung Selatan', di Aula Barat ITB, Kamis (26/5). by Humas Pemprov Jabar
Wagub jabar Deddy Mizwar didampingi Wabup Bandung Gun Gun Gunawan usai Ngariung ‘Bincang-bincang Banjir Bandung Selatan’, di Aula Barat ITB, Kamis (26/5). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan banjir Bandung Selatan merupakan kesalahan bersama, atau ‘berjamaah’. Banyak pemukiman tak berizin dibangun di lingkungan sungai dan tak terkontrol oleh pemerintah salah satunya. Selain itu, masalah sampah, penebangan pohon di hulu sungai, dan limbah industri, tentu jadi penyumbang tercemarnya lingkungan, dan memperkuat potensi bencana banjir di Bandung Selatan.

“Bicara soal banjir atau bencana di Bandung Selatan itu tidak berdiri sendiri, beberapa ordo sungai bermuara di Citarum. Rata-rata di setiap ordo pun sudah ada pabrik. Jadi kalau ada kerusakan di ordo-ordo sungai dan airnya mengalir di Citarum, Bandung Selatan pasti tenggelam. Jadi bicara banjir Bandung Selatan itu tidak hadir sendiri. Siapa yang salah? ya, ini sudah kesalahan berjamaah,” ungkap Deddy saat Ngariung ‘Bincang-bincang Banjir Bandung Selatan’, di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (26/5/16).

Maka, lanjut wagub, Bandung Selatan tak hanya urusan Kabupaten Bandung. Diperlukan kerjasama lintas sektor untuk menyelesaikannya. Menurut Deddy, bencana hadir dari perbuatan manusia sendiri. Sementara itu, telah banyak pihak yang menyumbang terjadinya bencana di Bandung Selatan.

Hal yang sangat penting menurutnya adalah komitmen pemerintah. Baik pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota. Tanpa ada komitmen yang kuat, sangatlah mustahil bisa menyelesaikan masalah banjir Bandung Selatan ini. “Bagaimana sinergi antar pemerintah tadi harus sangat tinggi. Kemudian juga masyarakat komunikasi juga diperlukan,” sebutnya.

Di samping itu, imbuh Deddy, kotornya Citarum dan banjir Bandung Selatan, itu merupakan ‘Wajah Peradaban Manusia Saat Ini’. Karena bencana sejatinya adalah ulah manusia. “Untuk membentuk peradaban, yang dibentuk dari ‘habit’ atau kebiasaan yang baik. Maka sikap ‘peduli lingkungan’ perlu disuarakan pula lewat sistem pendidikan,” kata dia.

“Makanya kalau bicara peradaban, kita harus bicara lewat sistem pendidikan. Sehingga melahirkan generasi yang memang peduli lingkungan. Peradaban kan luas sekali, Citarum wajah peradaban Jawa Barat, bukan hanya Kabupaten Bandung, termasuk pemerintah provinsi, dan pusat. Citarum sungai terkotor di dunia. Mau predikat apa lagi yang lebih memalukan?” ujar Deddy retoris.

Sementara saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah membentuk kelompok ‘Ecovillager’ yang kini jumlahnya mencapai 3.800 orang yang tersebat di 192 desa di sekitar Citarum. Orang-orang ini bertugas mengedukasi masyarakat tentang ‘Desa Peduli Lingkungan’ di daerah -daerah tersebut. Ini dilakukan guna mensinkronkan masyarakat terhadap program ‘Super-Prioritas,’ yang telah dibentuk Pemprov Jabar yaitu ‘Citarum Bestari’.

Program ini pun melibatkan berbagai instasi diantaranya kementrian/lembaga (KLHK, BBWS, PU, BPDAS, dan BBKSDA), perusahaan (PT Perkebunan, PJT, Perum Perhutan, Organisasi Perangkat Daerah (BAPPEDA, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, UMKM, PSDA, ESDM, BAKORWIL, BPMPD, Dinas Kehutanan, dll), ( Dispertasih, BLH, BPMPD, Diskimrum, BPLH, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan), dan lainnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]