Bale Bandung

“Elod” Si Renyah yang Kurang Menyebar

×

“Elod” Si Renyah yang Kurang Menyebar

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Rancakole, Kec Arjasari, Kab Bandung sedang mengemas elod. by Yaman didu/bbcom
Warga Desa Rancakole, Kec Arjasari, Kab Bandung sedang mengemas elod. by Yaman didu/bbcom
Warga Desa Rancakole, Kec Arjasari, Kab Bandung sedang mengemas elod. by Yaman didu/bbcom

ARJASARI, Balebandung.com – Jumlah warga yang memproduksi elod makin berkurang karena pasarnya yang kurang berkembang. Mendengar nama “Elod”, makanan sejenis kerupuk ini mungkin masih asing. Selain renyah, elod memiliki citarasa asam yang khas yang bersumber dari hasil fermentasi singkong yang telah diparut selama dua hari.

Elod lebih enak dijadikan teman makan saat menyantap bakso, bisa juga dijadikan pelengkap makan nasi. Namun dikonsumsi sebagai cemilan biasa pun citarasa Elod tetap mantap di lidah.

Sekilas tampilannya seperti kerupuk, namun dari sisi bentuk elod memiliki rongga sama halnya seperti kerupuk dorokdok (kerupuk kulit). Namun yang membedakannya bahan dasar elod ini terbuat dari singkong.

Popularitas elod memang kurang berkibar, dibanding makanan sejenis lainnya apakah itu kerupuk atau dorokdok. Hal ini lantaran warga yang memperoduksi elod jumlahnya makin berkurang. Elod berasal dari Desa Rancakole Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Tahun 2011 elod banyak diproduksi warga Rancakole dalam skala industri rumahan. Sayangnya saat ini hanya empat warga saja yang masih bertahan memproduksi elod.

Salah seorang pengrajin elod, Popon (45) mengaku berkurangnya jumlah warga yang memproduksi elod karena penjualan elod yang tidak menentu dan kurang berhasil menembus pasar yang lebih luas. “Pasarnya belum tersebar luas ke luar desa,” ujar Popon di rumahnya, di RW 14 Desa Rancakole, Kec Arjasari, Kab Bandung, Minggu (28/8/16).

Untuk sekali produksi elod dibutuhkan satu kwintal singkong. Singkong kemudian diolah dan menghasilkan sebanyak 25 sampai 30 kg Elod. Setiap kali produksi Popon mengeluarkan modal sebesar modal Rp200 ribu. Dengan modal tersebut rata-rata keuntungan bersih yang didapat Popon sebesar Rp85 ribu.

Popon berharap ada bantuan untuk memperkenalkan elod secara lebih luas lagi. Saat ini ia bersama tiga warga lainnya yang masih memproduksi elod tidak mengerti bagaimana cara memperomosikan elod dengan baik.

Baca Juga  Kasus Kartu BPJSKes Palsu Arjasari, 2 Pelaku Masih DPO

“Ya, mohon dibantu saja promosinya biar elod bisa dikenal banyak orang. Kalau dikenal pasti yang beli bertambah,” harapnya. *** by Yaman Didu

Example 300250

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. turun langsung meninjau sekaligus membantu proses evakuasi serta penanganan warga terdampak banjir di Kampung Bojongkeusik RT 01 RW 01 Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (12/2/2026). Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah yang dipicu hujan deras sejak Rabu (11/2) malam. Air bercampur lumpur […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pemkab Bandung turut menyepakati rencana pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu). Kesepakatan Pemkab Bandung ini seiring dengan disepakatinya Exit Tol Tegalluar di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung oleh Ditjen Bina Marga Kemenpu. Dari progres terakhir pembangunan tol fase pertama Gedebage-Tasikmalaya (Getasik) ini kini memasuki tahap […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB meluncurkan visi Thought Leadership terbarunya melalui paparan strategis yang disampaikan di Kampus ITB Bandung, Selasa 11 Februari 2026. Agenda ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang posisi SBM ITB sebagai pemimpin pemikiran di kancah global sekaligus merespons refleksi atas mandat akreditasi internasional AACSB. “Kita harus mempertanyakan kembali: Apakah […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian sebagai garda terdepan dalam upaya peningkatan produksi padi di Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Temu Penyuluh Pertanian Wilayah Kerja Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Gedung Oryza Sativa, Selasa (10/2/2026). Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menekankan kontribusi penyuluh […]

Bale Bandung

CIWIDEY, balebandung.com – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mendorong musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kecamatan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai forum penyelarasan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. “Termasuk optimalisasi dengan kepesertaan yang harus bersifat inklusif melibatkan semua pihak. Jadi pesertanya jangan cenderung ekslusif yang […]

Bale Bandung

balebandung.com- Selain menjadi tempat kelahiran media cetak pribumi pertama “Medan Prijaji” (l906). Bandung juga dapat dikatakan sebagai kota tempat kelahiran media cetak bercorak “unik” dan “khas”. Selain majalah musik “Aktuil” (1970), di Bandung juga hadir surat kabar politik. Paling fenomenal tentu saja “Mahasiswa Indonesia” (1966-1974). Surat kabar mingguan yang menjadi pelopor perubahan politik yang sangat […]