Bale Bandung

Blind Judo; Dari Meraba Muncul Bantingan dan Kuncian

×

Blind Judo; Dari Meraba Muncul Bantingan dan Kuncian

Sebarkan artikel ini
Aksi paralimpian judo tunanetra pria dalam Peparnas XV 2016 di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Senin (17/10/16). by MC Peparnas
Aksi paralimpian judo tunanetra pria dalam Peparnas XV 2016 di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Senin (17/10/16). by MC Peparnas

BANDUNG – Dari 13 cabang olahraga dalam Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat, 15-214 Oktober ini, ada satu cabang beladiri yakni judo yang dihelat pertama sepanjang sejarah Perpanas.

Sebagai cabang satu-satunya, sangatlah menyentuh jika membahas bagaimana paralimpian judo tunanetra bisa piawai memainkan olahraga bantingan dan kuncian asal Negeri Sakura Jepang ini.

Setidaknya itulah yang dirasakan Budi Hidayat, pelatih paralimpian Judo Jawa Barat. Yang pertama adalah memberikan dulu gambaran lawan tanding berikut sistem permainannya. “Kami latih setahap demi tahap. Mereka diminta meraba dulu lawan, dibetulin dulu saat meraba. Jatoh, diberdiriin lagi, diraba lagi. Baru dua bulanan mereka sudah bisa jatoh-jatohan secara baik,” kata Budi di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Senin (17/10/16).

Nah, di bulan ketiga, barulah teknik permainan seperti bantingan dan kuncian diajarkan. Intinya, orientasi lapangan melalui indra peraba dan pendengar ditekankan terlebih dahulu sebelum masuk esensi pertandingan. Kepekaan beladirinya dimunculkan paling awal, sehingga butuh waktu lumayan.

Sekalipun demikian, kata Budi, dirinya tidak pernah membedakan paralimpian dan olimpian. Sewaktu masuk lapangan, dia memperlakukan semua setara saja. “Saya lepas gitu saat melatih. Jadi jangan pernah membedakan oh saya normal, dia tunanetra, tidak seperti itu. Normal aja. Ini juga tantangan besar buat saya sebagai pihak yang pertama mencetuskan blind judo,” kata dia.

Menurut Budi, tantangan berasa ketika paralimpian tak awas lingkungan sekitar. Banyak yang ketika dia melek sedikit, sang atlet sudah terbentur tembok atau jatuh. “Kadang kalo dibanting, tangan bisa ke mana, bisa patah. Nah, itu resikonya cepet gitu. Tapi, kalo mereka sering latihan, banting-banting, otomatis dia udah relax banting jatoh gitu biasa,” ujar atlet judo dalam PON XIX Jabar ini.

Baca Juga  Semarak Karnaval Budaya Bedas 2024 Meriahkan Puncak Hari Jadi ke-383 Kab Bandung

Menurut dia, pendekatan bercanda saat melatih cukup efektif diterapkan. Selain tentunya terus memberi motivasi untuk mencetak prestasi. Bahasa dia, ayo judo, daripada diam, kalo berprestasi kan bisa dapat uang hadiah. Tapi paralimpian judo selalu ditekankannya jangan latihan karena uang, itu yang paling ditentangnya keras.

Ditanya harapan ke depannya, Budi mengaku berharap cabor beladiri paralimpian ini bisa makin menyebar ke daerah dan maju ke depannya agar nanti bisa mengirim perwakilan di Para Sea Games, Para Asean Games, dan Paralympics.

“Saya minta juga pemerintah makin perhatikan kaum tunanetra, khususnya judo blind. Karena ini kan cabor pertama beladiri di Peparnas. Menpora, orang orang yang di atas (pemerintahan) bisa support lagi orang-orang tunanetra,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menyelenggarakan Safari Ramadhan 1447 H dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 10.115 paket di Dieng dan Patuha. Selain bantuan paket sembako tesebut, GeoDipa juga turut memberikan santunan kepada 404 anak yatim dan kurang mampu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Paket sembako tersebut diberikan untuk 16 Desa, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Pemkab Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk membayar THR bagi 7.550 P3K PW. Mereka terdiri P3K PW Guru dan Tenaga Kependidikan yang berjumlah 4.320 orang, […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan paket bekal ibadah Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan di Kampung Kasepen, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin 9 Maret 2026. Penyaluran paket tersebut dilakukan langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Marlan, menghadiri kegiatan Safari Ramadan 2026 yang digelar PT Geo Dipa Energi (Persero) di Grand Sunshine Soreang, Kamis 5 Maret 2026. Mengusung tema “Terus Berbenah, Memperbaiki Diri, dan Menjalankan Amanah”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab, baik sebagai individu maupun sebagai bagian […]