Bale Bandung

Bupati Ingin Bangun Lagi Danau Pangkalan Kamojang yang Hilang

×

Bupati Ingin Bangun Lagi Danau Pangkalan Kamojang yang Hilang

Sebarkan artikel ini
ilustrasi desain Danau Pangkalan Kamojang. by ist
ilustrasi desain Danau Pangkalan Kamojang. by ist

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Naser menyatakan keinginannya untuk membangun kembali Danau Pangkalan Kamojang yang kini sudah hilang, berganti jadi lahan perkebunan. Menurut bupati pihaknya siap untuk mengadakan lahan seluas 10 hektar untuk membuka danau tersebut. Nantinya danau ini akan jadi pangkalan air, sebagai penampung air saat musim hujan dan cadangan air saat musim kemarau.

“Kami ingin mengembalikan atau membangun kembali Danau Pangkalan di Kamojang yang saat ini sudah hilang. Kalau memungkinkan dananya dari dana Bank Dunia untuk program Citarum Harum itu. Kita ingin beli lahannya sekitar 10 hektar dulu, meski pun untuk pengadaan danau itu kewenangannya mungkin di Balai Besar Wilayah Sungai Citarum,” kata Dadang Naser kepada Balebandung.com, Kamis (28/6/19).

Menurut Dadang, pembuatan danau ini nantinya bisa dikerjasamakan dengan PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE). “Karena lahannya bersinggungan area PT PGE Kamojang, di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Selain untuk mendukung program Citarum Harum, pembangunan kembali danau tersebut juga dalam rangka pengembangan program Desa Wisata Kabupaten Bandung,” kata bupati.

Menurutnya, upaya revitalisasi danau pangkalan kini tengah diinisiasi lagi dengan pemetaan sumber air oleh PT PGE, bekerjasama dengan Pemkab Bandung.

Sebenarnya Danau Pangkalan sangat popular masyarakat di sekitar kabupaten Bandung dan Garut. Namun beberapa tahun terakhir, danau ini mulai sepi dari kunjungan masyarakat sekitar karena kondisi fisiknya sudah tidak ditemui lagi.

Padahal, menurut dokumentasi peta topografi tahun 1954 danau yang berlokasi di Dusun Kamojang, tepatnya di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut ini masih terlihat.

Kerja sama dengan masyarakat sekitar juga dilakukan sebagai upaya revitalisasi danau melalui penggalian lahan di sekitar lokasi bekas Danau Pangkalan. Hasilnya mulai muncul danau-danau kecil yang menjadi obyek wisata bagi wisatawan lokal.

Baca Juga  Kementerian ATR Sambut Baik Usulan Pemkab Bandung Tambah Kuota Program PTSL

Salah satu warga yang berdiam di sekitar Danau Pangkalan, Odo Suhada mengungkapkan, sebagian Danau Pangkalan masih ada hingga awal tahun 2000-an. Namun, sekarang sudah tidak ada lagi.

Sebagian besar lahan bekas Danau Pangkalan telah berubah fungsi menjadi lahan pertanian masyarakat. Bahkan ada yang disewakan untuk aktifitas pertanian kentang milik salah satu perusahaan swasta nasional.

“Karena banyak pembentukan kebun, jadi airnya itu dialirkan sampai kering. Tanggul-tanggulnya dibobol kemudian kering, sehingga (Danau Pangkalan) bisa dipakai untuk menanam tanaman,” ungkap Odo. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. turun langsung meninjau sekaligus membantu proses evakuasi serta penanganan warga terdampak banjir di Kampung Bojongkeusik RT 01 RW 01 Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (12/2/2026). Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah yang dipicu hujan deras sejak Rabu (11/2) malam. Air bercampur lumpur […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pemkab Bandung turut menyepakati rencana pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu). Kesepakatan Pemkab Bandung ini seiring dengan disepakatinya Exit Tol Tegalluar di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung oleh Ditjen Bina Marga Kemenpu. Dari progres terakhir pembangunan tol fase pertama Gedebage-Tasikmalaya (Getasik) ini kini memasuki tahap […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB meluncurkan visi Thought Leadership terbarunya melalui paparan strategis yang disampaikan di Kampus ITB Bandung, Selasa 11 Februari 2026. Agenda ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang posisi SBM ITB sebagai pemimpin pemikiran di kancah global sekaligus merespons refleksi atas mandat akreditasi internasional AACSB. “Kita harus mempertanyakan kembali: Apakah […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian sebagai garda terdepan dalam upaya peningkatan produksi padi di Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Temu Penyuluh Pertanian Wilayah Kerja Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Gedung Oryza Sativa, Selasa (10/2/2026). Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menekankan kontribusi penyuluh […]

Bale Bandung

CIWIDEY, balebandung.com – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mendorong musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kecamatan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai forum penyelarasan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. “Termasuk optimalisasi dengan kepesertaan yang harus bersifat inklusif melibatkan semua pihak. Jadi pesertanya jangan cenderung ekslusif yang […]

Bale Bandung

balebandung.com- Selain menjadi tempat kelahiran media cetak pribumi pertama “Medan Prijaji” (l906). Bandung juga dapat dikatakan sebagai kota tempat kelahiran media cetak bercorak “unik” dan “khas”. Selain majalah musik “Aktuil” (1970), di Bandung juga hadir surat kabar politik. Paling fenomenal tentu saja “Mahasiswa Indonesia” (1966-1974). Surat kabar mingguan yang menjadi pelopor perubahan politik yang sangat […]