Bale Bandung

Capai 81,51%, Realisasi Target PAD APBD-P 2025 Kab Bandung Terkategori Baik

×

Capai 81,51%, Realisasi Target PAD APBD-P 2025 Kab Bandung Terkategori Baik

Sebarkan artikel ini
Kepala Bapenda Kab Bandung Erwan Kusuma dan Sekretaris Bapenda Ferdie Bariansyah

SOREANG, balebandung.com – Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 tercapai 81,51% atau sebesar Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.

Realisasi sebesar 81,51% itu antara lain bersumber dari Pajak Daerah terealisasi Rp1,072 triliun; Retribusi Daerah Rp619,8 miliar; Hasil Pengelolaan Daerah yang Dipisahkan Rp82,6 miliar, dan Lain-lain PAD yang Sah Rp44,6 miliar.

“Meski masih ada kekurangan sekitar Rp412 miliar dari target APBD Perubahan 2025, namun pencapaian realisasi di atas 80% ini sudah tergolong baik bahkan terkategori ekselen. Bahkan kita tidak ada Wajib Pajak yang gagal bayar di tahun 2025,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Hermawan di Soreang, Senin 12 Januari 2026.

Erwan lantas menyebutkan beberapa hal penyebab tidak tercapainya target PAD di APBD-P 2025. Antara lain kondisi ekonomi makro yang belum pulih secara global, sehingga aktivitas jual beli pun berkurang.

“Selain itu terdapat loss potensi akibat adanya kebijakan dari pemerintah pusat seperti BPHTB untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) juga Program PTSL,” jelas Erwan.

Termasuk kebijakan dari tingkat Provinsi Jawa Barat seperti penundaan izin pembangunan perumahan, hingga berkurangnya tingkat kunjungan hotel. Lebih dari itu juga tingkat partisipasi atau kepatuhan bayar PBB dan PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) yang masih rendah.

Realisasi PAD Per Januari 2026 Capai Rp13,5 M

Sementara itu realisasi PAD Kabupaten Bandung per 9 Januari 2026 mencapai Rp13,5 miliar. PAD tersebut bersumber dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Perhotelan sebesar Rp217,7 juta; PBJT Restoran Rp2,7 miliar, PBJT Kesenian dan Hiburan Rp200,8 juta, PBJT Mineral Bukan Logam dan Batuan Rp4,6 juta; PBJT Reklame Rp115,1 juta; PBJT Parkir Rp71,9 juta; dan PBJT Air Tanah Rp176,6 juta.

Baca Juga  Hakordia 2024, Bupati Bandung: Korupsi Jadi Tindak Pidana Extra Ordinary, Butuh Penanganan Luar Biasa

Sedangkan dari Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan terealisasi Rp513,4 juta dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Rp942,6 juta.

Kontribusi PAD terbesar dari sektor Opsen Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp5,7 miliar dan Opsen Bea Balik nama Kendaraan Bermotor sebesar Rp2,7 miliar. Sehingga realisasi PAD Bapenda hingga 9 Januari tercatat sebesar Rp13,5 miliar.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *