Bale Bandung

Cucun A Syamsurijal: Hakim Tidak Membuat Keputusan Tanpa Pengawasan

×

Cucun A Syamsurijal: Hakim Tidak Membuat Keputusan Tanpa Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal bersama Ketua KY saat melaksanakan edukasi publik di Ponpes Sa'adatuddaroin Kec Solokanjeruk, Kab Bandung, Kamis (23/9/21). by iwa/bbcom

SOLOKANJERUK, Balebandung.com – Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan adagium hakim sering disebut sebagai wakil Tuhan di muka bumi. Namun hakim pun tidak serta merta membuat keputusan tanpa pengawasan.

Sehingga lahirlah lembaga Komisi Yudisial (KY) dari rahim reformasi, yang tugasnya mengawasi kinerja hakim. Cucun menjelaskan KY bertugas mulai dari proses seleksi hakim, pengawasan kinerja hakim dan mengawasi putusan yang diambil oleh hakim.

“KY juga bertugas meningkatkan kompetensi hakim,” kata Kang Cucun saat edukasi publik “Peran dan Fungsi KY dalam Pemenuhan Hak atas Keadilan Masyarakat” di Ponpes Sa’adatuddaroin Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (23/9/21).

Ketua Fraksi PKB ini mengatakan, hakim diawasi oleh KY, dan KY diawasi oleh anggota DPR RI, khususnya Komisi III dan masyarakat.

“Tak ada lembaga yang lepas dari pengawasan. Semuanya diawasi. Hakim juga tidak terhindar dari khilaf dan salah, maka check and balance itu harus ada,” tandasnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan, yang namanya maklum Tuhan tak lepas dari salah. Cucun pun menyikapi perjalanan hakim dalam memutus perkara karena ada intervensi dari pihak lain, sehingga masyarakat tidak bisa menerima dengan putusan itu karena tak memenuhi rasa keadilan.

“Atas dasar itu, KY yang mengawasi hakim. Termasuk jika terjadi obral putusan dalam putusan perkara dalam proses peradilan yang merusak rasa keadilan masyarakat,” tegas Cucun.

Kang Cucun juga menyebutkan sudah cukup banyak aduan dari masyarakat yang diterima KY, terkait dalam proses peradilan di Indonesia.

“KY ini menjadi wasit dan pengawas wakil Tuhan. Prinsip hukum itu, semua kedudukan di depan hakim itu sama,” ucapnya.

Ia juga berharap, para peserta yang hadir dalam edukasi publik menjadi bagian dari pengawasan hakim yang bertugs di Pengadilan Negeri Bale Bandung.

Baca Juga  HAB Kemenag ke-80, Kang DS: Kerukunan Umat Beragama Jadi Energi Kebangsaan 

“Kita berharap kedepannya, masyarakat yang perlu didampingi, bisa kita dampingi dalam mencari keadilan pada proses hukum atau peradilan. Insya Allah keadilan bisa ditegakkan di muka bumi ini,” harapnya.

Ketua KY Mukti Fajar Nur Dewata

Sementara itu, Ketua KY Mukti Fajar Nur Dewata menyatakan, KY mengawasi sistem peradilan dan hakim, dan sebelumnya hakim di bawah Kementerian Kehakiman RI.

“Sistem peradilan perlu diawasi, supaya memberikan kepercayaan. Menumbuhkembangkan kepercayaan masyarakat,” kata Mukti.

Ia menyebutkan, hakim dalam memutus perkara tidak diintervensi pihak lain. Mukti pun menyebutkan, jika tak ada pengawasan, kekuasaan kehakiman bisa disalahgunakan. “Hakim harus independent,” tandasnya.

Dikatakan Mukti, hakim itu harus orang-orang yang mempunyai integritas, mempunyai akhlak dan memiliki kemampuan ilmu yang bagus.

“Hakim dalam memutus perkara harus memberikan rasa keadilan karena disebut wakil Tuhan,” ujarnya.

Ia mengatakan, hakim dalam mengambil keputusan harus yang seadil-adilnya, demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Hakim bertanggungjawab kepada orang yang diputus perkaranya, bertangungjawab kepada masyarakat, dunia dan akhirat,” kata dia.

Menurut Mukti, hakim itu harus beretika dan berperilaku baik. Hakim juga harus mentaati hukum acara, mentaati kode etik hakim dan hal lainnya. “Hakim harus etika yang baik, akhlak yang baik,” ucapnya.

Dikatakannya, KY lahir untuk menjadi pengawas hakim, memilih hakim dan menjaga martabat hakim. “Setelah diawasi dilakukan peningkatan kapasitas. Tes akhlaknya. Integritas hakimnya. Kinerja KY menjaga kredibilitas hakim, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat pada sistem hukum dan peradilan,” kata Mukti.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. turun langsung meninjau sekaligus membantu proses evakuasi serta penanganan warga terdampak banjir di Kampung Bojongkeusik RT 01 RW 01 Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (12/2/2026). Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah yang dipicu hujan deras sejak Rabu (11/2) malam. Air bercampur lumpur […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pemkab Bandung turut menyepakati rencana pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu). Kesepakatan Pemkab Bandung ini seiring dengan disepakatinya Exit Tol Tegalluar di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung oleh Ditjen Bina Marga Kemenpu. Dari progres terakhir pembangunan tol fase pertama Gedebage-Tasikmalaya (Getasik) ini kini memasuki tahap […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB meluncurkan visi Thought Leadership terbarunya melalui paparan strategis yang disampaikan di Kampus ITB Bandung, Selasa 11 Februari 2026. Agenda ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang posisi SBM ITB sebagai pemimpin pemikiran di kancah global sekaligus merespons refleksi atas mandat akreditasi internasional AACSB. “Kita harus mempertanyakan kembali: Apakah […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian sebagai garda terdepan dalam upaya peningkatan produksi padi di Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Temu Penyuluh Pertanian Wilayah Kerja Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Gedung Oryza Sativa, Selasa (10/2/2026). Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menekankan kontribusi penyuluh […]

Bale Bandung

CIWIDEY, balebandung.com – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mendorong musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kecamatan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai forum penyelarasan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. “Termasuk optimalisasi dengan kepesertaan yang harus bersifat inklusif melibatkan semua pihak. Jadi pesertanya jangan cenderung ekslusif yang […]

Bale Bandung

balebandung.com- Selain menjadi tempat kelahiran media cetak pribumi pertama “Medan Prijaji” (l906). Bandung juga dapat dikatakan sebagai kota tempat kelahiran media cetak bercorak “unik” dan “khas”. Selain majalah musik “Aktuil” (1970), di Bandung juga hadir surat kabar politik. Paling fenomenal tentu saja “Mahasiswa Indonesia” (1966-1974). Surat kabar mingguan yang menjadi pelopor perubahan politik yang sangat […]