Bale Bandung

Dedikasi Seorang Honorer di Pelosok; ‘Yang Penting Murid Saya Pintar’

×

Dedikasi Seorang Honorer di Pelosok; ‘Yang Penting Murid Saya Pintar’

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip memberikan penghargaan kepada Setia Rusmana, S.Pd.I sebagai Guru Honorer Berdedikasi pada upacara HUT Korpri, Hari Guru Nasional, Hari Kesehatan, Hari Bhakti PU dan HUT PGRI di Lapangan Upakarti Soreang, Kamis (29/11/18). by Humas Pemkab
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip memberikan penghargaan kepada Setia Rusmana, S.Pd.I sebagai Guru Honorer Berdedikasi pada upacara HUT Korpri, Hari Guru Nasional, Hari Kesehatan, Hari Bhakti PU dan HUT PGRI di Lapangan Upakarti Soreang, Kamis (29/11/18). by Humas Pemkab

SOREANG – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November kemarin, Pemkab Bandung memberikan penghargaan kepada Setia Rusmana, S.Pd.I sebagai guru honorer berdedikasi.

Semangatnya dalam mendidik siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukamanah Pasirjambu, dinilai dapat memberikan motivasi kepada semua guru di Kabupaten Bandung.

Setia yang sudah 14 tahun menjadi guru honorer SDN Sukamanah Pasirjambu mengaku, mengajar dan mencerdaskan siswa-siswi penerus bangsa sudah menjadi bagian dari hidupnya, walaupun tak sedikit rintangan yang harus ia hadapi.

Pengabdiannya membuat ia menerima penghargaan dari Bupati Bandung sebagai Guru Honorer Berdedikasi pada acara Pengibaran Bendera dalam rangka HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Hari Guru Nasional, Hari Kesehatan, Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Lapangan Upakarti Soreang, Kamis (29/11/18).

“Saat semua guru di sini pindah ditambah penghasilan yang sedikit, saya juga sempat ingin keluar. Tapi kalau saya ikut keluar, bagaimana nasib murid-murid saya. Dengan keadaan sekarang saya hanya ingin murid-murid saya pintar,” ungkap Setia usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan, selama sebulan terakhir dirinya bersama Kepala Sekolah SDN Sukamanah harus mengajar enam kelas dan menyampaikan seluruh mata pelajaran kepada seluruh siswa-siswinya.

“Terpaksa semua mata pelajaran kami berikan kepada sekitar 50 siswa-siswi, mulai dari kelas satu sampai kelas enam. Sekarang kepala sekolah juga ngajar tiap hari. Yang terpenting murid-murid kami bisa baca, tulis dan berhitung,” imbuhnya.

Setia menceritakan, sebelumnya ada empat guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tiga guru honorer yang mengajar di SDN Sukamanah. Akan tetapi karena adanya mutasi, semua guru honorer di SD tersebut harus pindah dan tersisa dirinya dengan kepala sekolah.

Baca Juga  Bupati Minta Syarat Usia CPNS Guru Honorer Dicabut

“Awalnya ada emat PNS, tapi tahun 2016 kemarin kena mutasi. Sementara tiga guru honorer lainnya pindah karena gaji yang rendah, belum lagi lokasi SD di pegunungan. Kalau lihat gaji yang kami dapat, semuanya langsung habis buat ongkos,” tuturnya.

Untuk menambah biaya hidup, dirinya mengaku berkebun jagung dengan menyewa lahan orang lain. Dipilihnya jagung karena dinilai tidak memerlukan modal yang banyak.

“Saya hanya dapat 500 ribu per bulan. Kalau ditanya cukup, yah pasti engga. Untuk menutupi pengeluaran, sehabis pulang sekolah, saya langsung ke kebun. Lumayan buat nambah biaya sehari-hari,” tutur Setia.

Pada acara kali ini, Pemkab Bandung juga memberikan sejumlah penghargaan kepada guru, kepala sekolah, pengawas dan penilik berprestasi tingkat Kabupaten Bandung. Sementara di bidang kesehatan, diberikan penghargaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama (FKTP) kepada puskesmas dan klinik terbaik.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bandung Drs. H. Agus Firman Zaini, M.Si mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung agar permasalahan tersebut dapat segera diatasi.

“Ini adalah potret pendidikan di Kabupaten Bandung. Di daerah lain juga mungkin terjadi, tapi tidak terekspos. Permasalahan ini merupakan pekerjaan rumah bagi organisasi, dan Disdik sebagai leading sector-nya. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan Disdik agar semuanya bisa segera diselesaikan,” kata Agus.

Ia mengungkapkan, sosok Setia Rusmana patut diteladani oleh semua ASN di lingkungan Pemkab Bandung.“Potret Pak Setia ini layak menjadi teladan. Bukan hanya diekspos menjadi teladan, tapi bagaimana kebijakan pemerintah dalam hal ini Disdik harus disuarakan,” imbuhnya.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip mengimbau agar Disdik segera menyikapi persoalan tersebut. “Hal ini musti disikapi oleh Disdik. Rata-rata guru itu bertumpuk di perkotaan. Seharusnya penyebaran guru harus merata ke setiap daerah di Kabupaten Bandung. Dengan sejumlah infrastruktur yang telah dibangun, harusnya tidak ada lagi daerah-daerah yang dinilai pelosok,” papar Bupati.

Baca Juga  Pemkab Bandung Siapkan Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Ciwidey

Dalam rangka memperingati Hari Guru dan HUT PGRI, Bupati meminta seluruh guru di Kab Bandung untuk meningkatkan profesionalisme yang diikuti peningkatan kesejahteraan dan dedikasi dalam menjalankan tugasnya.

“Hal ini sesuai dengan tema Hari Guru Nasional yakni ‘Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI’. Tantangan pendidikan di abad 21 ini semakin berat. Oleh karena itu peningkatkan profesionalisme baik dalam sikap, mental serta komitmen sangat diperlukan, agar guru di Kabupaten Bandung memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.***

Guru Honorer Ini Sendirian Mengajar dari Kelas 1-6 SD di Pelosok Desa

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]