Bale Bandung

Jabar Butuh 5.000 Ruang Kelas Belajar

×

Jabar Butuh 5.000 Ruang Kelas Belajar

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar menyalami para mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018, di Stadion Jati Padjadjaran Unpad Jatinangor, Senin (21/8). by Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar menyalami para mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018, di Stadion Jati Padjadjaran Unpad Jatinangor, Senin (21/8). by Humas Pemprov Jabar

SOREANG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyebut angka kebutuhan ruang kelas belajar di Jabar minimal 5.000 unit untuk tingkat SMA dan SMK. Bahkan kini banyak sekolah di beberapa kabupaten di Jabar yang masih menumpang ruang belajarnya ke sekolah lain.

Saat meninjau SMKN 1 Soreang yang kekurangan ruang kelas, Deddy menuturkan anggaran untuk pembangunan kelas akan dicanangkan tahun 2018. Ditemani istrinya, Giselawati Wiranegara, Deddy melihat-lihat beberapa ruangan kelas dan ruang praktek siswa.

SMKN 1 Soreang sendiri, masih memberlakukan dua shift jadwal belajar. Meski memiliki 24 rombongan belajar, hanya 13 kelas yang tersedia. Selain, itu bengkel atau ruang praktek siswa (RPS) masih kekurangan dua. Pasalnya, RPS untuk teknik kendaraan ringan (TKR) dilakukan secara filial atau kelas yang dibuka di luar sekolah induk karena keterbatasan ruang kelas.

Melihat hal itu, Deddy mengatakan, kondisi tersebut tak hanya terjadi di SMKN 1 Soreang saja. Namun juga di sejumlah SMP dan SMK yang jumlah keseluruhannya mencapai 4.400 sekolah.

“Kemarin pun kita tetap sama (membangun) 5.000 unit ruang kelas untuk tingkat SD hingga, SMA dan SMK. Untuk tahun depan karena kewenangan SMA dan SMK berada di provinsi, kita akan lebih fokus lagi membangun dengan jumlah yang sama, tapi penganggarannya tahun-tahun berikutnya,” kata Deddy.

Oleh karena itu, Deddy mendorong agar pihak sekolah tidak segan-segan untu membuat pengajuan ke provinsi. “Bisa jadi karena lahannya kurang, nah provinsi siap membantu membelikan lahan dan membangun ruangannya,” ungkap Demiz.

Prioritas provinsi saat ini adalah menyebarkan pendidikan seluas mungkin agar anak bisa menunaikan haknya untuk bersekolah. “Ada tiga faktor integrasi, bagaimana pendidikan bisa diraih secara dini, meraih pendidikan setinggi-tingginya, dan kemudian seluas-luasnya, makanya multi kampus ini harus disegerakan,” urainya.

Baca Juga  Perlu Inpres Bereskan 190.513 Kelas Rusak

Kepala Sekolah SMKN 1 Soreang, A.R Sumirat mengatakan pihaknya pun telah menyampaikan kekurangan sarana dan prasarana yang dialami sekolahnya. “Kalau bangunan kelas dan RPS bisa terpenuhi, insya Allah tahun depan bisa pagi semua, jadi tidak ada dua shift,” kata Sumirat.

Ia mengatakan setiap tahunnya jumlah peminat terus bertambah. Diprediksi tahun depan bisa mencapai 1.000 siswa dari jumlah 885 saat ini. “Alat-alat untuk TKJ sudah ada, tapi TKR-nya masih belum dibandingkan dengan angka ideal. Saat ini kita sedang membangun 4 bangunan kelas, 1 kantor dan 1 bengkel,” sebutnya.

Kendati begitu, Sumirat mengklaim proses kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung kondusif. “Hanya ada pengurangan lima menit, kalau 45 menit nanti sampai jam 10 malam. Shift siang bisa baru keluar jam 17.00 – 19.00,” kata dia.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]