Bale Bandung

Jumat Curhat di Desa Rancamanyar Baleendah Bahas Peredaran Miras, Kemacetan dan Pos Polisi

×

Jumat Curhat di Desa Rancamanyar Baleendah Bahas Peredaran Miras, Kemacetan dan Pos Polisi

Sebarkan artikel ini
Wakapolresta Bandung AKBP Imron Ermawan dan jajaran Forkopimcam Baleendah saat melaksanakan Jumat Curhat di Aula Desa Rancamanyar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jumat (5/5/2023).

BALEENDAH,balebandung.com – Sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya pada giat Jumat Curhat ke-19 yang dilaksanakan Polresta Bandung bersinergi dengan Danramil Ciparay/Baleendah, Kapolsek Baleendah dan Camat Baleendah di Aula Desa Rancamanyar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jumat (5/5/2023).

Di antaranya warga mengeluhkan masih ada peredaran miras, kemacetan kendaraan yang semakin parah dan sewaktu-waktu terjadi di kawasan Desa Rancamanyar. Selain itu warga menyampaikan harapannya ada Pos Polisi untuk mengurangi kemacetan kendaraan di kawasan Rancamanyar, selain berharap ada penambahan pembangunan jembatan di atas aliran Sungai Citarum, untuk mengurangi kemacetan kendaraan yang setiap hari kerap terjadi di Rancamanyar.

Aspirasi warga itu langsung ditanggapi dan direspon Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo diwakili Wakapolresta Bandung AKBP Imron Ermawan didampingi jajaran Forkopimcam Baleendah.

Imron mengatakan, permohonan dan keinginan masyarakat mendirikan Pos Polisi di sekitar Desa Rancamanyar Kecamatan Baleendah, tahap pertama dengan adanya pembuatan surat usulan dari Camat Baleendah dan diperkuat tandatangan para kepala desa, untuk disampaikan ke Polresta Bandung.
“Nanti lokasinya di mana, pembangunannya bagaimana.

Surat usulan pembangun Pos Polisi itu disampaikan oleh Pak Camat ke Polresta Bandung. Nanti oleh Polresta Bandung ditindaklanjuti ke Polda Jabar untuk dilakukan peninjauan dan evaluasi untuk direncanakan lebih lanjut keinginan masyarakat dalam mendirikan Pos Polisi tersebut,” kata Imron pada kesempatan Jumat Curhat itu.

Imron juga turut menanggapi kemacetan kendaraan yang terjadi di kawasan Rancamanyar. Ia mengatakan penyebab kemacetan kendaraan itu, karena kendaraan roda dua dan roda empat terus bertambah. “Kemacetan ini bisa terurai kalau kita bahu membahu sama-sama mengatasi hal itu. Untuk mengurai kemacetan, jangan parkir dan berhenti sembarangan. Untuk mengurangi kemacetan harus ada kesadaran semua pihak,” tutur Imron.

Baca Juga  Dalam 10 Hari, Polresta Bandung Amankan 56 Ranmor Curian

Imron mengatakan, masyarakat yang mengharapkan adanya Pos Polisi itu untuk meminimalisir tindakan kejahatan, selain itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Terkait dengan pengaduan masyarakat adanya peredaran miras dan ciu di Desa Rancamanyar, kata Imron, jajara Polresta Bandung langsung menindaklanjutinya. Imron juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyampaikan pengaduan tersebut.

“Saat ini Kasat Narkoba Polresta Bandung sudah bergerak dan hasilnya nanti insya Allah akan disampikan kepada masyarakat yang mengadu. Dan ini sudah sering kita laksanakan, ada pengaduan langsung kita sikat. Makanya, kita terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengadukan adanya peredaran miras dan obat-obatan langsung kita tindaklanjuti,” katanya.

Terkait dengan peredaran miras dan obat-obatan, kata Imron, karena sanksi bagi pengedar hanya dikenai sanksi tipiring, sehingga dendanya hanya sekitar Rp 500.000.

“Setelah diberikan sanksi tipiring, pengedar miras bisa kembali berdagang miras. Itu yang membuat pedagang miras tidak jera karena sanksinya ringan,” katanya.

Imron mengatakan, warga yang menyampaikan lokasi pengedaran miras, bisa langsung dirazia oleh jajaran Sat Narkoba Polresta Bandung.

Imron juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga diri masing-masing, karena tindak kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

“Artinya menjaga masing-masing dan mohon maaf memakai perhiasan juga, jangan mencolok dan mohon maaf menggunakan handphone juga jangan sembarangan di pinggir jalan dan sebagainya. Kemudian memakai kendaraan juga, kalau perlu di kunci ganda. Jika membutuhkan pertolongan polisi segera disampaikan ke polisi, agar kami segera bertindak. Yang jelas TNI Polri hadir untuk menjaga keamanan masyarakat,” tutur Imron.

Sementara itu, Dadang, warga RW 08 Desa Rancamanyar berharap pembangunan Pos Polisi lebih cepat dalam pemberian izinnya. Dengan adanya Pos Polisi itu, untuk mengurai kemacetan di kawasan Rancamanyar karena masyarakat sudah jenuh.

Baca Juga  Hamida Siap Turun Menangkan Paslon Dadang Supriatna-Ali Syakieb

“Kemacetan sudah lebih parah di Rancaekek,” keluhnya.
Ia pun mengeluhkan peredaran miras dan ciu sudah sangat parah di Desa Rancamanyar.

“Apa yang menjadi penyebab peredaran miras di Rancamanyar lebih parah, karena anak-anak sudah minum miras. Kami mohon Polri segera untuk menindaknya,” katanya.

Warga lainnya, Yusuf yang juga Ketua RW 08 Desa Rancamanyar, sangat setuju dengan adanya Pos Polisi. “Bisa berdiri secepatnya, Pos Polisi,” katanya.
Ia berharap kepada Polri untuk membantu dan membina para pemuda yang membantu mengatur lalulintas. “Minimal ada pembinaan dan diberikan atribut dengan tulisan relawan,” katanya.

Yusuf juga berharap kepada Dishub untuk segera mengusulkan pembangunan jembatan di Rancamanyar. “Fungsinya, untuk mengurai kemacetan di Rancamanyar,” katanya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]