Bale Bandung

Massa Tuntut PNBB Tidak Eksekusi Tanah Sengketa

×

Massa Tuntut PNBB Tidak Eksekusi Tanah Sengketa

Sebarkan artikel ini
Aksi demo kasus sengketa tanah dan bangunan, di depan Pengadilan Negeri Bale Bandung, Senin (14/5).

BALEENDAH – Puluhan massa yang tergabung dalam LSM GMBI bersama masyarakat Margaasih menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Bale Bandung (PNBB), Senin (14/5/18).

Mereka menuntut agar majelis hakim yang menangani perkara terkait sengketa tanah di wilayah Margaasih Kabupaten Bandung, untuk tidak mengabulkan tuntutan penggugat untu mengeksekusi tanah dan bangunan yang disengketakan.

Sengketa yang dipersoalkan yaitu soal aset hak tanggungan berupa tanah dan bangunan milik tergugat Setiaji Tanumiharja yang sudah dijaminkan di bank, yang digugat menjadi sita jaminan oleh penggugat Leslie Hermawan.

“Kami datang untuk mengingatkan Ketua PNBB dan Ketua Majelis Hakim agar di dalam memberikan sebuah keputusan harus mengacu bahwa yang benar itu benar, dan jangan hanya melihat muatan kepentingannya saja. Kami meminta majelis hakim untuk merubah dan menolak permohonan sita jamin Nomor 243/PDT/G/2017/PN.PLB, yang tidak berdasarkan data-data dan fakta di persidangan,” kata M Mashur, Ketua Korwil Jabar 1 LSM GMBI kepada wartawan di sela aksi demo.

Lebih dari itu, imbuh Abah Mashur, pihaknya pun menuntut kepada majelis hakim agar memutuskan perkara dengan tetap berpihak kepada kebenaran dan tanpa ada pendzoliman maupun penindasan. “Kami siap mendukung putusan hakim selama di posisi yang benar. Kami pun siap menurunkan pasukan untuk membela kebenaran dan melawan penindasan,” tegasnya.

Mashur menuturkan sengketa bermula saat terjadi transaksi jual beli tanah dan bangunan antara tergugat dan penggugat. Waktu itu penggugat memberikan down payment kepada tergugat dan untuk pengurusan perijinan dilakukan oleh penggugat, sesuai PPJB kepada penggugat, untuk menguruskan perijinan tanah. Apabila penggugat tidak sanggup membereskan perijinan dalam jangka waktu tertentu, maka transaksi dibatalkan dan mengembalikan DP dengan adendum dan kesepakatan yang ditandatangani bersama.

Baca Juga  Korban Keracunan Cikancung Mencapai 63 Orang

“Padahal, persoalan ini sudah selesai dengan adanya surat pernyataan dari kedua belah pihak, ada bukti-buktinya. Tapi kenapa pengaduan penggugat masih diterima oleh pengadilan?” tukas Bah Mashur.

Karena itu pihaknya meminta agar majelis hakim memutuskan untuk membebaskan aset hak tanggungan yang sudah dijaminkan di bank, dari segala tuntutan dari sita jamin dan klaim atau pengakuan dari penggugat Lesli, karena tidak sesuai dengan data dan fakta persidangan, juga tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Sudah jelas dalam Undang-undang Nomor 4 tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-benda yang Berkaitan dengan Tanah, ditegaskan bahwa aset bergerak atau tak bergerak yang disita jamin bank, maka pengadilan mana pun tidak boleh ada yang menyita atau mengeksekusinya,” ungkap Mashur.

Yang lebih mengherankan lagi, imbuh dia, kenapa pihak pengadilan akan menyita dua objek sengketa dari yang seharusnya satu objek. Sementara satu objek tersebut bukan milik tergugat.

“Makanya sebelum hakim memutuskan, maka kami mengingatkan, coba aspirasi kami ini dijadikan sebagai rekomendasi, sebelum majelis hakim memberikan keputusan. Sebab apabila ini tetap diputuskan oleh hakim, maka ini akan jadi preseden buruk bagi penegakan hukum,” pungkasnya.

Pihaknya pun mengancam jika tuntutan aksi ini tidak dihiraukan, maka akan menggelar demo dengan massa yang lebih besar lagi. Aksi demo ini berjalan tertib dengan penjagaan dari aparat kepolisian. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]