Bale Kota Bandung

Nih, 6 Strategi Pemkot Bandung Atasi Banjir Cileuncang

×

Nih, 6 Strategi Pemkot Bandung Atasi Banjir Cileuncang

Sebarkan artikel ini

BALEKOTA – Sebagai bagian dari wilayah danau purba, Kota Bandung memiliki kondisi geografis yang cukup unik, yakni berbentuk seperti mangkok raksasa dan menjadi tempat aliran air selalu bermuara. Menghadapi kondisi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus cerdas mengelola air yang mengalir di wilayahnya.

Tantangan yang dihadapi oleh Kota Bandung adalah pertumbuhan penduduk yang meningkat pesat. Dengan begitu, meningkat pula resiko penataan lingkungan yang harus diwaspadai oleh pemerintah maupun masyarakat. Namun, pemkot tidak menyerah menghadapi situasi lingkungan yang terus berubah.

Terlebih lagi, Indonesia tengah berada di musim penghujan. Curah hujan yang tinggi berdampak cukup signifikan di beberapa daerah. Di Kota Bandung, curah hujan itu menimbulkan genangan “cileuncang” yang berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat. Menanggapi situasi ini, Pemkot Bandung menggagas berbagai cara untuk mengatasi masalah lingkungan ini, antara lain:

1. 2000 Pasukan Tim Gober
Pemkot Bandung mengerahkan 2000 orang petugas gorong-gotong dan kebersihan (Gober) untuk memastikan jalan dan gorong-gorong di Kota Bandung bersih dari sampah agar tidak menghambat saluran air. Tim ini ditempatkan di 151 kelurahan yang tersebar merata sesuai dengan tingkat kebutuhan wilayah.

2. Danau Retensi
Danau retensi merupakan kolam buatan yang berfungsi sebagai penahan air agar tidak langsung mengalir ke sungai utama. Kolam retensi ini telah hadir di Taman Lansia dan Sarimas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Arief Prasetya mengungkapkan, tahun ini akan ada dua danau retensi lagi yang akan dibangun, yaitu di Sirnaraga seluas 500 meter persegi dan di depan pasar Gedebage.

“Sirnaraga sedang persiapan lelang. Untuk Sirnaraga ini kita alokasikan Rp10 miliar. Gedebage masih dalam perhitungan tapi kemungkinan Rp 10-11 miliar,” ujar Arif pada Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Kamis (15/3/2018).

Baca Juga  Kolam Retensi Sirnaraga Bukan Sekedar Tekan Banjir

3. Basement Air Pagarsih
Basement air Pagarsih merupakan upaya menormalisasi aliran sungai Citepus. Sebelum pembuatan basement air, sungai ini hanya selebar 3 meter, cukup sempit untuk bisa menampung aliran air yang seringkali meluap. Kini, warga Pagarsih memiliki basement air sepanjang 220 meter dengan dimensi 5 x 3,5 meter. Pemkot Bandung menggelontorkan dana sebesar Rp 11 miliar untuk infrastruktur tersebut.

4. Tol Air
Kawasan Gedebage memiliki tol air yang digunakan manakala terjadi genangan di wilayah setempat. Tol air tersebut berfungsi untuk menyedot genangan air dengan kecepatan 200 liter perdetik dan menyalurkannya ke sungai yang aman.

5.. Tewak nu Miceun Runtah
Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandung berinovasi untuk menindak warga yang sering membuang sampah ke sungai. Inovasi tersebut adalah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap para pelaku. Operasi ini biasa dilakukan pada malam hari saat pembuangan sampah kerap terjadi.

Direktur Utama PD. Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana menuturkan, pihaknya juga sering menangkap dan menarik denda dari para wisatawan yang buang sampah sembarangan.

“Kami sering menindak para wisatawan. Biasanya, mereka yang pakai bis besar setelah berwisata di Museum Geologi. Ketika meninggalkan lokasi, mereka membuang sampah banyak di sekitar situ. Kami tentu marah, maka kami langsung denda di tempat. Sekarang mungkin mereka sudah takut didenda, diharapkan tidak membawa sampah lagi ke Kota Bandung,” tutur Deni.

6. Angkut Sampah Besar
Inovasi lainnya dari PD. Kebersihan adalah program Angkut Sampah Besar. Selama ini, banyak warga yang membuang sampah besar seperti lemari bekas, kasur, bahkan sofa ke sungai. Hal ini tentu bukan sesuatu yang baik. Maka, PD. Kebersihan menyelenggarakan layanan angkut sampah besar di tempat pembuangan sementara yang telah ditunjuk.

Baca Juga  Warga Pagarsih Dukung Pembuatan Saluran Air Bawah Tanah

Warga bisa memilih, mau diantarkan sendiri ke TPS atau dijemput oleh petugas PD Kebersihan. Program tersebut efektif untuk mengurangi sampah-sampah besar yang ada di sungai

Kolaborasi Warga
Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin mengutarakan bahwa program-program tersebut hanya akan menjadi angin lalu jika warga juga tidak berpartisipasi dalam upaya penyelamatan lingkungan di Kota Bandung. Warga juga harus turun tangan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Sekarang tinggal warganya. Pemkot Bandung sudah banyak upaya, tapi akan percuma kalau warga masih buang sampah seenaknya saja,” tutur Solihin.

Ia mengimbau kepada masyarakat, warga sharus selalu menjaga kebersihan dimana pun tengah berada. Meskipun itu bukan tempat tinggalnya. “Mungkin ia tidak merasakan dampak yang ia lakukan, tapi banyak orang lain yang dirugikan,” tegas Solihin.

Hal senada diungkapkan oleh Relawan Bandung Clean Action, Hanny Sumarno. Ia menegaskan bahwa para pembuang sampah itu layak jika dihukum sebagai pencuri. “Karena mereka telah mencuri hak-hak orang lain untuk bisa mendapatkan lingkungan yang bersih dan sehat. Hukum tegas saja,” kata Solihin. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Kota Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Untuk Individu Spesial (YBUIS) berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia Jawa Barat (DPW IPTI Jabar) menggelar kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, di Galeri PlaAstro, Jalan Moh. Toha, Kota Bandung, Jumat 13 Februari 2026. Kegiatan bertajuk “Mozaik Imlek Nusantara” ini menekankan semangat persatuan dengan membuka ruang […]

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Wahana Bina Insani bekerjasama dengan Tim Dosen DKV FIK Telkom University menggelar pelatihan bagi 20 guru TK dan TA se-Kota Bandung, di PUSDAI Kota Bandung ?Jumat, 28 November 2025. “Pelatihan komprehensif bertujuan memperkuat peran guru di kelas. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi penguatan kualitas pengajaran para guru di […]

UJUNGBERUNG, balebandung.com- Gelaran Sasihung Fest 4 kembali mengguncang Alun-alun Ujungberung, Jumat 28 November 2025. Festival yang mengusung semangat kolaborasi dan pelestarian budaya ini menghadirkan ragam kesenian tradisi hingga modern, dengan nafas kuat dari para seniman lokal Bandung Timur. Ketua Sasihung Ujungberung sekaligus pemerhati budaya, Dadang Hendra menjelaskan, Sasihung, singkatan dari Sayunan Seniman Hurip Ujungberung hadir […]

Bale Kota Bandung

LENGKONG, balebandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam penyelesaian berbagai persoalan kota melalui sikap peduli dan kebersamaan. “Lawan dari cinta bukan benci, tapi tidak peduli. Kalau sudah tidak peduli, berarti sudah tidak ada rasa. Bandung membutuhkan rasa dan karsa,” kata Farhan saat meresmikan Masjid Al-Ikhlas PC Nahdlatul Ulama Kota […]

Kota Bandung, Balebandung.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Pemkot Bandung akan terus mengawal berlangsungnya renovasi Teras Cihampelas. Hal itu ia sampaikan di tengah-tengah kunjungannya, Jumat 11 Juli 2025. Farhan menyebut, pembenahan kawasan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi bentuk amanat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Ini bukan cuma proyek renovasi biasa. Teras Cihampelas […]

KOTA BANDUNG, Balebandung.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung menggelar rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah sebagai momentum spiritual dan sosial untuk memperkuat soliditas umat sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat. Dengan mengangkat tema “Hijrah Menuju Kemandirian Umat: Meneguhkan Nilai Keislaman, Membangun Kekuatan Ekonomi”, kegiatan digelar di Gedung BUMNU PWNU Jabar JL. […]