Bale Bandung

Pengelolaan Sampah Masuk Kurikulum Pendidikan, Bupati Bandung : Saya Setuju

×

Pengelolaan Sampah Masuk Kurikulum Pendidikan, Bupati Bandung : Saya Setuju

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dr. HM Dadang Supriatna saat melaksanakan Rembug Bedas di Desa/Kecamatan Cimaung Kab Bandung, Minggu (2/4/2023)./foto diskominfo kab bandung/

CIMAUNG,balebandung.com – Pelaksanaan Rembug Bedas Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna menjadi ajang menyampaikan aspirasi, unek-unek, harapan maupun masukan informasi dari masyarakat kepada pemerintah Kabupaten Bandung. Rembug Bedas ke-25 kali ini dilaksanakan di Desa Cimaung Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Minggu (2/4/2023).

Pada kesempatan itu, sejumlah warga menyampaikan aspirasinya, di antaranya kurikulum pendidikan tentang pengelolaan sampah minta dimasukkan pada kurikulum tambahan di sekolah SD-SMA. Aspirasi lainnya masih ada guru ngaji yang belum terakomodir dalam program insentif guru ngaji, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk memfasilitasi anak putus sekolah, kader PKK yang belum mendapatkan uang insentif, dan aspirasi lainnya.

Terkait dengan aspirasi sejumlah warga itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung meresponnya. Bupati Bandung sangat setuju pengelolaan sampah dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran di sekolah.

“Saya setuju, bila perlu di-Perbub-kan. Kurikulum pendidikan pengelolaan sampah menjadi tambahan di sekolah-sekolah. Saya berharap Kadis Pendidikan membuat surat edaran, untuk disampaikan ke sekolah-sekolah,” katanya.

Untuk meningkatkan pengelolaan sampah, Bupati Bandung akan membuat empat lokasi pengolahan sampah di Kabupaten Bandung. “Untuk mengurangi sampah ke TPA,” katanya.

Sampah bisa digunakan untuk maggot, sampah bisa jadi pengganti bahan bakar batu bara. “Saya berharap pengolahan sampah ada di setiap dapil,” katanya.

Bupati Bandung langsung menginstruksikan kepada perangkat daerah mulai dari kecamatan, desa, RW, dan RT untuk mensosialisasikan tiga program prioritas kepada masyarakat sekitar. Di antaranya program insentif guru ngaji, pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dan program kartu tani.

Dadang Supriatna mengatakan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan akan berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu dapat mengurangi angka pengangguran.

Baca Juga  Dirjen Kementan: Kalau Semua Bupati Seperti Kang DS, Indonesia Tak Perlu Impor Beras

“Kita melaksanakan Rembug Bedas di masing-masing desa supaya lebih dekat silaturahmi. Mengingat dalam pelaksanaan Rembug Bedas itu dihadiri oleh para ketua RT, RW, aparatur desa, Kader PKK, BPD, MUI, dan unsur lainnya,” kata Dadang Supriatna.

“Rembug Bedas ini untuk menyampaikan program yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilakukan. Sesuai dengan RPJMD ada 13 program strategis, dan di antaranya 3 program unggulan, yaitu insentif guru ngaji dengan anggaran Rp 109 miliar,” kata Bupati Bandung.

Bupati Bandung sudah melaksanakan insentif guru ngaji. Selain itu, kader PKK setiap desa 20 orang mendapatkan uang insentif dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Jika ada Ketua RT dan RW sudah habis masa jabatannya, sementara BPJS bisa terus digunakan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Bupati Bandung mengatakan, bahwa ustad-ustadzah yang belum terdaftar dalam program insentif guru ngaji untuk dilakukan pendataan. Termasuk para ustadz (bukan guru ngaji) untuk didata, nanti bisa dibantu melalui program BAZNAS.

“Saya minta para kepala desa untuk mendata guru ngaji yang belum terakomodir dalam program insentif guru ngaji. Termasuk ustad yang bukan guru ngaji, untuk dilakukan pendataan dan datanya dipilah dengan guru ngaji. Yang belum terdaftar segera didata oleh kades dan disampaikan ke camat,” katanya.

Bupati Bandung mengatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi PKBM untuk pelayanan paket A, paket B dan paket C. Hal ini untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia dalam bidang pendidikan.

Sementara itu, Engkus Kusnadi, warga Desa Cimaung Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung berharap kepada pemerintah atau pemegang kebijakan untuk memasukkan pendidikan pengelolaan sampah pada kurikulum pendidikan di sekolah, mulai dari SD-SMA.

Engkus mengungkapkan hal itu pada kegiatan Rembug Bedas ke-25 Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna di Desa Cimaung.

Baca Juga  Investasi Kabupaten Bandung Terus Meningkat, Hingga Akhir 2023 Catat Rp 30,3 Triliun

“Persoalan sampah bukan hanya di khusus di Desa Cimaung. Tapi juga terjadi secara nasional. Saya berharap pengelolaan sampah dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah. Supaya anak anak sekolah bisa belajar memilah dan mengelola sampah,” kata Engkus.

Teknis pembelajarannya di sekolah, kata dia, apakah belajarnya seminggu sekali, dua Minggu sekali atau satu bulan sekali. “Saya berharap ada kurikulum pendidikan dalam pengelolaan sampah dari mulai sekolah SD sampai SMA,” katanya.

Pada Bupati Bandung, warga lainnya berharap, guru ngaji yang mengajar mengaji anak-anak di rumah dan masjid yang belum terekrut dalam program pemberian insentif guru ngaji.

“Yang belum terakomodir, mohon untuk diperhatikan,” katanya.
Kurnia Muslim, warga lainnya mengatakan, terkait guru ngaji di dalam tahapan verifikasi guru ngaji. Masih menemukan guru ngaji yang belum masuk program guru ngaji.

“Mereka sudah mengajar mengaji di rumah-rumah tapi belum masuk program insentif guru ngaji,” katanya.

Ia juga berharap ada kegiatan PKBM untuk memfasilitasi-anak putus sekolah.
Tuti, kader Desa Cimaung mengatakan bahwa PKK atau kader ujung tombak atau garda terdepan dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Tapi kami seorang ibu ibu punya anak dan suami. Minta perhatiannya. Kader itu bukan enggak ikhlas, kami ikhlas mengabdi secara sosial. Sekarang banyak program yang dibebankan pada kader PKK. Tapi honornya yang tidak memadai,” tuturnya.

Warga lainnya yang mempertanyakan program BPJS Ketenagakerjaan. Bagaimana RT dan RW yang sudah berhenti dari jabatannya, apakah BPJS-nya masih bisa digunakan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]