Bale Bandung

RUU Pesantren Diharap Setarakan Kesejahteraan Guru Pesantren

×

RUU Pesantren Diharap Setarakan Kesejahteraan Guru Pesantren

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., saat reses masa persidangan ke-I tahun sidang 2018-2019 di GOR Desa Sangiang, Kec Rancaekek, Kab Bandung, Sabtu (2/11/18). by pungkit
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., saat reses masa persidangan ke-I tahun sidang 2018-2019 di GOR Desa Sangiang, Kec Rancaekek, Kab Bandung, Sabtu (2/11/18). by pungkit

RANCAEKEK – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang masih dalam proses pembahasan diharapkan bisa meningkatkan kualitas pesantren sekaligus kesejahteraan para gurunya.

Sekretaris Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., mengungkapkan, selama ini guru-guru pesantren sering kali tidak diperhatikan kesejahteraannya seperti halnya para guru-guru sekolah formal. Karena itulah, kata Cucun, melalui RUU Pesantren ini pihaknya akan berupaya agar kesejahteraan para pengajar pendidikan keagamaan bisa ditingkatkan.

“Melalui RUU Pesantren ini kita juga akan berupaya agar alokasi anggaran baik dari pemerintah pusat maupun daerah untuk pendidikan keagamaan itu ditingkatkan. Ya, mungkin nantinya kita akan upayakan alokasi anggarannya 60 persen untuk pendidikan umum misalnya, dan alokasi untuk pendidikan keagamaan 40 persen. Seperti Dana Desa itu kan dalam undang-undangnya ditentukan minimal harus 10 persen dari total anggaran,” ungkap Cucun kepada wartawan usai menggelar reses di Aula Desa Sangiang Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/11/18).

Dia menganalogikan, jika guru formal dijamin kesejahteraannya dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan upah jutaan rupiah per bulan, maka guru pesantren selama hanya memperoleh Bantuan Operasional Daerah (Bosda) yang tidak lebih dari Rp 200 ribu per bulan. Padahal, tukas Cucun, guru-guru pesantren memiliki pengaruh dan kontribusi yang tak kalah dengan guru sekolah formal.

“Guru-guru pesantren memiliki kontribusi besar tentang penanaman pondasi agama bagi generasi bangsa. Itu yang perlu dipikirkan,” tegas anggota Komisi IV DPR RI ini.

Hal itu sebenarnya yang diharapkan dari RUU pesantren ini. Sebab kalau sudah ada payung hukumnya, maka pesantren bisa memiliki hak untuk memperoleh hak yang semestinya. “Karena itu, kita akan perjuangkan insentif guru honorer maupun gaji pengajar sekolah keagamaan ini ditingkatkan melalui RUU Pesantren,” tandas Cucun.

Baca Juga  110 Peserta Dinyatakan Lolos Pengkaderan Makesta XI PAC IPNU Rancaekek

Jika dilihat dari porsi APBN yang ada, Cucun menyatakan memang ada ketidakadilan antara alokasi untuk pendidikan umum dan pendidikan keagamaan.

“Ya, memang selama ini nggak adil. Dalam belanja RAPBN 2019 yang mencapai Rp 2.439 triliun itu hanya sekitar Rp800 miliar lebih untuk penyelenggaraan pendidikan di pesantren dan madrasah. Jadi, tidak sampai Rp 1 triliun untuk pendidikan pesantren dan madrasah. Ini ada satu hal yang tak adil, dari ratusan triliun APBN yang digulirkan ke pendidikan umum,” ungkap Cucun.

Ia mengatakan pada Selasa (6/11/18) besok pihaknya telah mengagendakan pertemuan dengan Menteri Agama RI untuk membahas draf RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Jakarta.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna senantiasa menyambut baik dan membuka sinergi dengan kalangan legislatif khususnya anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung, demi pembangunan di daerahnya. Salah satu yang intens yakni menjalin kolaboarsi yaitu dengan Wakil Ketua DPR RI KH Dr Cucun Ahmad Syamsurijal. Belakangan ini, Bupati Bandung mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih […]

Bale Bandung

SURABAYA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna sangat concern terhadap isu lingkungan yang ia jabarkan ke dalam salah satu misi Kabupaten Bandung yaitu penguatan lingkungan hidup. Dalam rangka kampanye perubahan iklim, Bupati Bandung yang juga menjabat Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) mengunjungi Kebun Raya Mangrove Surabaya Kamis, 12 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung kembali memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat melalui pelatihan Z-Cosmetic Beauty Class Facial, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Minggu 15 Februari 2026. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Marizk Cosmetics sebagai mitra pelatihan di bidang kecantikan. Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali […]

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Istighotsah, Doa Bersama sekaligus Munggahan yang digelar Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat, di Ponpes Darul Marif, Kecamatan Margaasih, Minggu 15 Februari 2026. Kegiatan Istighotsah ini dihadiri perwakilan Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah dari beberapa provinsi seperti Aceh, NTT, Bali, serta kabupaten/kota se-Jawa Barat. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

PACET, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pacet yang memiliki Kantor Sekretariat yang cukup megah di Komplek MWC NU Pacet, Kampung Salamnunggal Desa Pangauban, Kecamatan Pacet. Gedung MWC Pacet yang representatif ini menurutnya menjadi ikon NU Kabupaten Bandung dan menjadi simbol kolaborasi antara ulama dan umarah. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap agar Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC Muslimat NU) Kabupaten Bandung dapat berperan aktif dan menjadi penggerak dalam pelaksanaan program pembangunan Pemkab Bandung, bukan sekadar hanya jadi penonton. Selain itu, Muslimat juga diharapkan makin menggelorakan konsep atau ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), ke setiap kecamatan oleh PAC […]