Bale Bandung

Soal Banjir Citarum, Bupati Bandung: BBWS Jangan Hanya Diam Jadi Penonton

×

Soal Banjir Citarum, Bupati Bandung: BBWS Jangan Hanya Diam Jadi Penonton

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna usai saat Rakor Pengendalian Banjir Citarum Hulu, di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Jumat (8/10/21). by iwa/bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan curhatnya ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, saat Rapat Kordinasi Pengendalian Banjir Citarum Hulu (Cekungan Bandung), di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Jumat (8/10/21).

Pada kesempatan itu Bupati Bandung mempertanyakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), tanggung jawab serta kewenangan BBWS Citarum dalam menyikapi persoalan banjir akibat luapan air Sungai Citarum yang melintasi sejumlah titik di Kabupaten Bandung.

Karena itu pihaknya mengundang BBWSC dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Barat untuk membahas secara serius permasalahan banjir di Kabupaten Bandung.

“Artinya kita harus melakukan langkah-langkah yang dengan pola strategi pentahelix tentunya, sehingga ini akan menjadi suatu solusi. Saya iri dengan daerah lain seperti Sragen dan Solo yang bisa menuntaskan banjir luapan Sungai Bengawan Solo, hanya dalam dua tahun. Sementara Kabupaten Bandung 20 tahun belum selesai juga,” ungkap bupati.

Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini berharap, dari hasil rakor ini bisa menghasilkan tindak lanjut untuk duduk bersama dengan Gubernur Jawa Barat bersama lima kepala daerah di Bandung Raya, anggota DPR RI, serta stakeholder terkait seperti perwakilan dari pengusaha.

Melalui rakor ini pula ia ingin jadi awal untuk menemukan solusi pengurangan banjir di Kabupaten Bandung.

“Kita duduk bersama, dengan konsep pentahelix. Jangan sampai ada ego sektoral lagi dalam penanganan banjir Sungai Citarum, yang akhirnya malah tidak menyelesaikan masalah,” tandasnya.

Penanganan kontruksi dan kontur Sungai Citarum menurutnya menjadi fokus dalam pengendalian banjir. Kedua hal teknis ini kata Kang DS, kewenangannya berada di BBWS.

“Harus diperjelas lagi, tugas pokok dan fungsi masing-masing. Kewenangan dan tanggung jawab BBWS apa, kewenangan Kabupaten Bandug apa. Kalau memang BBWS alasannya tidak ada anggaran untuk penanganan Citarum, kita bisa bahas bersama 10 anggota DPR RI dari dapil Kabupaten Bandung,” paparnya.

Baca Juga  Wabup : “PHBS di Sekolah, Harus Jadi Kebiasaan Sehari-hari di Rumah

Menurutnya, para anggota DPR RI tersebut pasti akan ikut memperjuangkan anggaran untuk BBWS dalam penanganan banjir, kalau mereka diajak bicara.

“Saya bukannya kesal atau marah ke BBWS. Tapi kondisinya memang seperti ini. Kita harus menyampaikan aspirasi masyarakat ke BBWS dan PSDA apa adanya. Sebab saya sendiri korban banjir. Rumah saya di Sapan Bojongsoang selalu kebanjiran,” ujar Kang DS.

Kedua, Kang DS pun mempertanyakan konsep-konsep dari BBWS dan PSDA, sehingga bisa menggambarkan apa yang harus dilakukan oleh BBWS untuk menemukan solusi penuntasan masalah banjir.

Kang DS juga mengungkapkan upaya swadaya masyarakat dan kalangan pengusaha yang melakukan pengerukan Sungai Citarik dan Sungai Cikeruh, yang melintasi di enam kecamatan antara lain Kecamatan Cikancung, Cicalengka, Rancaekek, Solokanjeruk, Bojongsoang, dan Kecamatan Majalaya.

“Sudah sepanjang 12 kilometer yang dikeruk secara swadaya. Punten, kalau sudah ada gerakan dari masyarakat seperti ini, lho kenapa BBWS diam terus? Kenapa BBWS hanya diam jadi penonton? Kenapa ada pembiaran dari BBWS? Lah, kalau ada pembiaran seperti ini, kalau begitu apa fungsinya BBWS?” tanya Kang DS dengan nada mencecar.

“Jadi, kami minta bantuan kepada BBWS agar ada program-program yang konkrit dalam pengendalian banjir Citarum,” imbuhnya.

Kendati begitu, Bupati Bandung berpesan agar dalam permasalahan banjir ini jangan sampai jadi saling tuding kesalahan.

Ketua Panitia Pengerukan Sungai Citarik dan Sungai Cikeruh, Tatang Syarifudin menambahkan, pihaknya berharap agar BBWS Citarum untuk bisa melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh masyarakat, sehingga ke depannya pengerukan anak-anak Sungai Citarum ini tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat.

“Kami berharap kepada BBWS, tolog tindaklanjuti pekerjaan kami selama ini. Agar jangan sampai jadi PR besar bagi masyarakat Kecamatan Rancaekek dan Kabupaten Bandung umumnya,” pinta Tatang.

Baca Juga  Bupati Bandung Apresiasi Koperasi Warga Pencegah Rentenir

Menanggapi hal ini , Kepala BBWS Citarum, Bastari mengapresiasi forum yang diinisiasi oleh Bupati Bandung yang dengan semangatnya untuk mencarikan solusi bagaimana menyelesaikan masalah banjir di Kabupaten Bandung.

Bastari mengatakan, penuntasan banjir di Kabupaten Bandung diselesaikan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran di BBWSC.

“Kita memang perlu duduk bersama untuk berkolaborasi menyelesaikan permasalah banjir di Kabupaten Bandung ini. Dalam memecahkan suatu masalah kita memang harus komprehensif dan terintegrasi,” ucap Bastari.

Ia pun mengakui kendala selama ini adalah masalah anggaran. Bahkan menurutnya untuk tahun 2022 pun, anggaran untuk BBWS Citarum masih terimbas refokusing penanganan Covid-19.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna senantiasa menyambut baik dan membuka sinergi dengan kalangan legislatif khususnya anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung, demi pembangunan di daerahnya. Salah satu yang intens yakni menjalin kolaboarsi yaitu dengan Wakil Ketua DPR RI KH Dr Cucun Ahmad Syamsurijal. Belakangan ini, Bupati Bandung mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih […]

Bale Bandung

SURABAYA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna sangat concern terhadap isu lingkungan yang ia jabarkan ke dalam salah satu misi Kabupaten Bandung yaitu penguatan lingkungan hidup. Dalam rangka kampanye perubahan iklim, Bupati Bandung yang juga menjabat Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) mengunjungi Kebun Raya Mangrove Surabaya Kamis, 12 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung kembali memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat melalui pelatihan Z-Cosmetic Beauty Class Facial, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Minggu 15 Februari 2026. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Marizk Cosmetics sebagai mitra pelatihan di bidang kecantikan. Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali […]

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Istighotsah, Doa Bersama sekaligus Munggahan yang digelar Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat, di Ponpes Darul Marif, Kecamatan Margaasih, Minggu 15 Februari 2026. Kegiatan Istighotsah ini dihadiri perwakilan Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah dari beberapa provinsi seperti Aceh, NTT, Bali, serta kabupaten/kota se-Jawa Barat. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

PACET, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pacet yang memiliki Kantor Sekretariat yang cukup megah di Komplek MWC NU Pacet, Kampung Salamnunggal Desa Pangauban, Kecamatan Pacet. Gedung MWC Pacet yang representatif ini menurutnya menjadi ikon NU Kabupaten Bandung dan menjadi simbol kolaborasi antara ulama dan umarah. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap agar Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC Muslimat NU) Kabupaten Bandung dapat berperan aktif dan menjadi penggerak dalam pelaksanaan program pembangunan Pemkab Bandung, bukan sekadar hanya jadi penonton. Selain itu, Muslimat juga diharapkan makin menggelorakan konsep atau ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), ke setiap kecamatan oleh PAC […]