Bale Bandung

Sosialisasi 4 Pilar, Najib Bicara Tenggang Rasa Perbedaan

×

Sosialisasi 4 Pilar, Najib Bicara Tenggang Rasa Perbedaan

Sebarkan artikel ini
Anggota MPR RI Ahmad Najib Qodratullah,SE menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Padepokan Kisunda Ngalalana, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (11/5/16).
Anggota MPR RI Ahmad Najib Qodratullah,SE menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Padepokan Kisunda Ngalalana, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Minggu (23/7/17).

MARGAHAYU – Anggota MPR RI Ahmad Najib Qodratullah,SE menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Padepokan Kisunda Ngalalana, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Minggu (23/7/17).

Di hadapan ratusan warga Kabupaten Bandung, Najib menerangkan sosialisasi berbangsa dan bernegara dengan empat pilar yang selalu digaungkan MPR, berupa Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Bhineka Tunggal Ika, UUD NKRI 1945 sebagai Konstitusi Negara & Ketetapan MPR, dan NKRI.

Pada kesempatan itu Najib juga bicara soal tenggang rasa.”Kalau kita menghormati perbedaan, maka Indonesia bisa jadi bangsa besar,” ujar Najib. Anggota DPR RI dari Fraksi PAN ini juga mencontohkan sifat-sifat yang mengamalkan Pancasila. Satu diantaranya yaitu, kedepankanlah musyawarah ketika ada perbedaan.

“Kalau Pancasilais jangan membakar masjid jika ada perbedaan. Membakar orang yang mempunyai perilaku menyimpang, kalau ada perbedaan musyawarah mufakat. Tujuan hidup kita bukan individualistis, hidup bersama dan bermanfaat bagi orang lain,” terangnya.

“Ketika Bapak Ibu paham Pancasila, bila ada tetangga yang kesusahan dibantu. Jangan diolok-olok. Itulah Pancasila. Pancasila yang sosialisasi harus semua, MPR, camat, bupati, polisi, TNI,” sambung Najib.

Wawasan dan pandangan terhadap 4 pilar tersebut dijabarkannya tanpa perlu dihafal, namun cukup untuk dimengerti dan kemudian diterapkan. “Melihat cerminan yang ada sekarang ini masih adakah Pancasila saat ini. Di sini pasti sudah hafal di luar kepala. Makanya saya mengajari 4 Pilar agar mudah dipahami. Pancasila merupakan saripati cinta kasih sayang, sebagai dasar negara, pandangan hidup nilai-nilai nenek moyang kita. NKRI berarti kewajiban dan hak kita sama,” ungkapnya.

Bhinneka Tunggal Ika itu, diandaikannya saat dulu jaman Orde Baru dilarang mengemukakan apa adanya, dan disuruh sama. Menurutnya, UUD ’45 yang penting itu sistem demokrasi kita Pancasila, yang berdaulat rakyat. “Tujuannya untuk kesejahteraan rakyatnya. Itulah konsensus dasar berbangsa bernegara,” pungkas Najib. [ADV]

Example 300250
Baca Juga  Coca-Cola Berbagi Momen Keceriaan di SMAN 1 Cikancung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]