Bale Bandung

Tekan Kemacetan Jalan Raya Bojongsoang, Dishub Rekayasa Lalu Lintas Pada Peak Hours

×

Tekan Kemacetan Jalan Raya Bojongsoang, Dishub Rekayasa Lalu Lintas Pada Peak Hours

Sebarkan artikel ini
Kadishub Kab Bandung Hilman Kadar.

SOREANG, Balebandung.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung melakukan rekayasa lalu lintas untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi di jalur Jalan Raya Bojongsoang yang lebar jalannya 13 meter.

Kemacetan atau terhambatnya laju kendaraan kerap terjadi sejak dari Gate Tol Buahbatu sampai ke persimpangan atau crossing Jalan Cikoneng, yang panjang jalannya mencapai 4 kilometer.

Upaya rekayasa dilakukan antara lain dengan menyiagakan atau plotting anggota Dishub di mana setiap harinya ada 22 petugas Dishub yang jaga. Mereka siaga di Pos Pengamanan (Pospam) di dua titik yakni Transmart dan Podomoro.

“Kedua, kita lakukan rekayasa pada peak hours atau jam sibuk yaitu pukul 06.30 WIB sampai jam 9.30 WIB. Sementara untuk sore harinya mulai pukul 16.00 sampai dengan 19.00 WIB,” kata Kepala Dishub Kabupaten Bandung Hilman Kadar kepada wartawan, Selasa (21/1/2025).

Untuk pagi hari, sambung Hilman, maka intervensi lajur dibuat menjadi tiga lajur dari arah Bojongsoang ke arah Kota Bandung, dan satu lajur dari arah Bandung ke Bojongsoang.

“Sementara untuk sore harinya, jadi tiga lajur arah dari Bandung ke arah ujung Bojongsoang, dan satu lajur dari Bojongsoang ke arah kota Bandung, karena melihat dari eskalasi pergerakan kendaraan pada peak hours,” kata Kadishub.

Menurut kadis, Rekayasa jalan serupa juga dilakukan di ruas jalur Jalan Kopo Margahayu dan Jalan Rancamanyar Baleendah yang kerap timbul kemacetan pada peak season.

Terkait penyebab kemacetan Jalan Raya Bojongsoang, Hilman menjelaskan hasil analisa VCR (Volume, Capacity, Ratio) Jalan Raya Bojongsoang mencapai angka 0,9.

“Artinya 0,9 itu sangat padat atau bernilai E (buruk), dengan kapasitas maksimal jalan yang sebanyak 4.918 unit kendaraan per jam. Sementara Jalan Raya Bojongsoang  volume kendaraan yang melintasinya itu sudah mencapai 4.613 kendaraan per jam. Jadi, sudah mendekati ambang batas maksimal jalan,” jelas Hilman.

Baca Juga  Mulai 2024, Dishub Kab Bandung Hapus Rp6 Miliar dari Pajak Retribusi

VCR dengan angka 0,9 ini menimbulkan laju atau kecepatan kendaraan menjadi sangat terbatas, sehingga jarak tempuhnya pun lebih memakan waktu lama.

“Nah, dengan rekayasa lalu lintas ini, Dishub mengoptimalkan layanan ruas jalan. Jadi, meskipun volume kendaraan masih tetap sama, tetapi yang paling penting adalah kelancaran lalu lintasnya,” terangnya.

Dari hasil evaluasi rekayasa lalu lintas Jalan Bojongsoang pada peaks hours, kata Hilman, hasilnya menunjukan peningkatan waktu tempuh.

“Dari yang tadinya dari Tol Buahbatu sampai Bojongsoang itu memakan waktu 24 menit, sekarang sudah bisa ditempuh dalam 18 menit,” ujar Hilman. Karena cukup efektif, menurutnya rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan hingga 8 bulan ke depan.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat lebih banyak menggunakan transportasi publik daripada kendaraan pribadi. Apalagi saat ini tersedia layanan angkutan massal Bus Rapid Transit (BRT) yang melintasi Jalan Raya Bojongsoang dengan titik halte atau low deck bus stop di Podomoro, yang bisa melayani masyarakat dengan nyaman dalam bertransportasi.

Hilman menyebut Koridor BRT yang sekarang sudah berjalan di Kabupaten Bandung adalah Soreang-Leuwipanjang, Baleendah-BEC dan Majalaya-Leuwipanjang, yang ke depannya akan terus ditambah sampai 8 koridor.

Menurut Hilman, BRT ini bisa berdampingan dengan angkutan kota (angkot) lokal yang akan difungsikan sebagai feeder atau pengumpan pada jalur-jalur yang dilalui BRT.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]