Bale Bandung

LAZISNU Gelar Sosialisasi dan Penguatan Program Koin NU di Bandung

×

LAZISNU Gelar Sosialisasi dan Penguatan Program Koin NU di Bandung

Sebarkan artikel ini

PACET, balebandung.com – Dalam upaya memperkuat kemandirian organisasi sekaligus mengoptimalkan program Koin NU, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) bersama NU Online menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Program Koin NU, di Sekretariat MWCNU Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Ahad 14 September 2025.

Wakil Direktur Fundraising, Humas, dan IT NU Care-LAZISNU, Anik Rifqoh menjelaskan, profesi amil kini diakui negara.

“Ada sertifikasi amil zakat yang diwajibkan oleh negara melalui regulasi BAZNAS. Hal ini menunjukkan bahwa amil adalah profesi yang diatur secara resmi,” jelas Anik Rifqoh.

Anik mengungkapkan roh gerakan Koin NU lahir dari Jawa Barat. Gerakan ini bermula dari inisiatif almarhum KH R Abdul Basith di Desa Nangerang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Adapun nama Koin NU digagas oleh KH Ma’ruf Islamuddin.

Menurut Anik, aksi sosial yang dilakukan NU juga harus dimaknai sebagai aksi spiritual. Karena itu, LAZISNU perlu hadir dalam pendampingan sosial masyarakat.

“Peruntukan dana umat dibagi, 80 persen untuk masyarakat, 20 persen untuk organisasi. Ada tiga pilar aman LAZISNU, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” urai Anik.

Ia menerangkan, LAZISNU kini memiliki peta jaringan luas dengan 236 cabang, 14 PCINU, serta lebih dari 14 juta donatur tercatat. Capaian itu didukung akuntabilitas pengelolaan.

“LAZISNU diaudit dengan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Bahkan melalui audit ISO yang menghasilkan kebijakan mutu bernama MANTAP (Modern, Akuntabel, Transparan, Amanah, dan Profesional),” ujarnya.

Anik juga menuturkan, LAZISNU menjalankan lima pilar program yakni NU Care Cerdas, Berdaya, Sehat, Damai, dan Hijau. Publikasi menjadi hal penting agar kinerja program dapat dilihat jamaah.

Ia menyebutkan, perolehan ZIS nasional mencapai Rp2,3 triliun dan melampaui capaian BAZNAS. “Digitalisasi, transparansi, dan akuntabilitas harus terus dijaga. Jangan takut disebut pamer, karena publikasi adalah syiar,” kata Anik.

Manajer Fundraising dan Marcomm NU Care-LAZISNU, Wahyu Noerhadi menjelaskan, tata kelola Koin NU. Wahyu menyebut, penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kini sudah terintegrasi dengan berbagai platform digital.

“Melalui website bisa terkumpul Rp200 juta, sementara lewat aplikasi NU Online mencapai Rp300 juta. Selain itu, ada juga penghimpunan melalui Tokopedia dan Shopee,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, Koin NU telah memberikan manfaat nyata, di antaranya untuk lampu desa, peternakan, hingga pemberdayaan difabel.

Di Blora, tutur Wahyu, komunitas difabel binaan LAZISNU bahkan berhasil mengembangkan usaha batik hingga mendapat perhatian Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Wahyu menegaskan Koin NU memiliki potensi besar selama distribusinya jelas. Metode penghimpunan dilakukan dengan sistem jemput koin atau setor mandiri melalui UPZIS/JPZIS dengan petugas dari Muslimat, Fatayat, Banser, maupun PLPK (Petugas Lapangan Pengumpul Koin).

Dana yang dihimpun disalurkan untuk pendidikan, kesehatan, sosial-keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Program konkret misalnya beasiswa untuk yatim dan dhuafa berprestasi, santunan kesehatan, bantuan beras untuk guru ngaji, renovasi rumah dhuafa, sampai bantuan modal usaha kecil,” jelas Wahyu.

Menurutnya, generasi Z juga banyak berkontribusi melalui delapan subprogram utama, mulai dari bantuan bencana, santunan yatim, beasiswa, hingga dukungan kemanusiaan untuk Palestina.

Sosialisasi Koin NU, lanjut Wahyu, dilakukan melalui pengajian, majelis taklim, bahkan kotak amal masjid sebelum shalat Jumat.

“Setiap enam bulan harus ada laporan pertanggungjawaban kepada LAZISNU PCNU. SK UPZISNU diterima dari MWCNU, sedangkan izin operasional dari LAZISNU PCNU,” jelasnya.

Dalam sesi diskusi, perwakilan UPZISNU MWCNU Ciparay, Mansur Setiawan, menyampaikan pentingnya adanya kesamaan regulasi dari Aceh hingga Papua.

“Kami berharap ada satu draf pedoman resmi yang bisa dikirimkan ke PCNU, lalu diteruskan hingga ranting. Strategi bisa berbeda, tapi arah dan platform harus sama,” harap Mansur.

Mansur juga mengingatkan setiap sistem memiliki risiko dan konsekuensi. Karena itu, diperlukan parameter jelas dalam menjalankan program, termasuk canvasing, form monitoring dan Key Performance Indicator (KPI) yang terukur.

Kegiatan bertema Membangun Kemandirian NU Kabupaten Bandung melalui Inovasi dan Penguatan Program Koin NU ini diadakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi organisasi dan jamaah sekaligus mengoptimalkan program Koin NU agar lebih kuat dan lebih bermanfaat.***(NU Online)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]