RANCAEKEK, balebandung.com – Wakil Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Rancaekek Ciceu Susilawati menyosialisasikan sejumlah program penguatan ekonomi dan koperasi yang tengah didorong PC Fatayat NU Kabupaten Bandung kepada kader Fatayat di tingkat ranting.
Sosialisasi tersebut disampaikan di sela pengajian rutin PAC Fatayat NU Kecamatan Rancaekek yang digelar PR Fatayat NU Desa Linggar di Masjid Besar Kaum Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu 21 Juni 2026.
“Penguatan ekonomi kader menjadi salah satu agenda penting yang dibahas dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PC Fatayat NU Kabupaten Bandung pada 31 Mei 2026 lalu. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi kader sekaligus memperkuat organisasi melalui kegiatan usaha produktif,” kata Ciceu.
Lebih lanjut ia menjelaskan, beberapa program yang telah diperkenalkan PC Fatayat NU Kabupaten Bandung antara lain penguatan UMKM kader Fatayat melalui pendataan UMKM kader Fatayat di tingkat PAC dan PR.
Setelah didata, selanjutnya dibentuk jejaring pemasaran antar kecamatan, serta peningkatan kualitas produk dan kemasan UMKM kader.

Program lain yang ditawarkan PC Fatayat Kabupaten Bandung yaitu pelatihan budidaya kopi dan barista kopi maupun peluang usaha baru berbasis kopi lainnya.
Peluang lain yang bisa ditangkap yaitu prduksi dan distribusi kaos Fatayat. Pengembangan seragam, atribut, dan merchandise organisasi yang dikelola kader.
“Silahkan bisa membuat kaos Fatayat tapi harganya jangan sampai melebihi Rp100 ribu per kaos,” tukas Ciceu.
Dalam Rakercab bidang ekonomi juga dibahas digitalisasi usaha kader seperti pelatihan pemasaran digital, pemanfaatan media sosial dan marketplace, serta peningkatan literasi keuangan digital bagi pelaku UMKM Fatayat.
Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kader menjadi bagian dari upaya Fatayat NU dalam mencetak perempuan Nahdliyin yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Melalui sosialisasi tersebut, PAC Fatayat NU Rancaekek berharap semakin banyak kader yang terlibat dalam program pemberdayaan ekonomi sehingga manfaat organisasi dapat dirasakan secara lebih luas oleh anggota Fatayat di tingkat akar rumput. ***







